Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kota di Eropa yang Bebas Overtourism, Pemandangannya Indah

5 Kota di Eropa yang Bebas Overtourism, Pemandangannya Indah
Mostar, Bosnia-Herzegovina (pexels.com/Esma Nur Büyükgüçlü)
Intinya Sih
  • Lima kota tersembunyi di Eropa seperti Ghent, Mostar, Colmar, Ljubljana, dan Ronda menawarkan keindahan arsitektur bersejarah serta suasana damai tanpa keramaian turis.
  • Setiap kota memiliki daya tarik unik, mulai dari kanal romantis dan kastil abad pertengahan hingga jembatan ikonik serta kawasan pejalan kaki yang ramah lingkungan.
  • Destinasi ini cocok bagi pelancong yang mencari pengalaman autentik, tenang, dan estetis jauh dari hiruk-pikuk kota besar yang sering dilanda overtourism.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menghabiskan pagi dengan berjalan santai di tepi kanal kuno yang tenang, siang hingga sore hari mengagumi arsitektur bergaya Gotik abad pertengahan, lalu malam hari bersantai di kedai kopi lokal yang ramah. Kombinasi seperti itu bukan hal yang sulit diwujudkan di kota-kota tersembunyi yang tersebar di daratan Eropa.

Selain terbebas dari masalah kepadatan turis, alias overtourism, yang kerap melanda kota-kota besar, banyak destinasi hidden gem di Eropa menawarkan atmosfer romantis dan keindahan lanskap yang layak masuk dalam itinerary. Bagi pelancong yang menyukai ketenangan sekaligus pencinta arsitektur, ini menjadi kesempatan menarik untuk menikmati pengalaman liburan yang lebih intim dan autentik.

Buat kamu yang ingin berpetualang dengan suasana yang lebih damai dan jauh dari keramaian, berikut lima pilihan kota hidden gem di Eropa yang bebas dari overtourism. Gak kalah menawan dari Paris, lho!

1. Ghent, Belgia

Ghent, Belgia
Ghent, Belgia (pexels.com/Vihan Patil)

Sebagai salah satu kota bersejarah yang sering kali terlewati oleh ketenaran Brussels atau Bruges, Ghent menawarkan pengalaman wisata Abad Pertengahan yang luar biasa menawan. Kota pelabuhan di Belgia ini punya banyak ruang publik ikonik yang dapat dikunjungi dengan tenang, mulai dari jembatan kuno St. Michael's Bridge hingga kawasan tepi air Graslei dan Korenlei yang dilapisi bangunan-bangunan tua berarsitektur indah.

Selain itu, kamu juga bisa menikmati suasana magis di Kastil Gravensteen, sebuah kastil batu peninggalan abad ke-12 yang berdiri megah di tengah kota. Bagi yang ingin merasakan atmosfer khas kota ini, berjalan kaki di sepanjang jalan setapak berbatu di kawasan Patershol menjadi pilihan menarik untuk menikmati pusat kuliner lokal, kanal yang sunyi, serta kehidupan warga setempat tanpa perlu berdesakan dengan rombongan turis massal.

2. Mostar, Bosnia-Herzegovina

Mostar, Bosnia-Herzegovina
Mostar, Bosnia-Herzegovina (pexels.com/Jocelyn Erskine-Kellie)

Tidak hanya dikenal sebagai jembatan pertemuan antara budaya Barat dan Timur yang eksotis, Mostar juga memiliki daya pikat visual yang benar-benar menakjubkan di kawasan Balkan. Landmark paling populer di kota ini adalah Stari Most, yakni jembatan tua mahakarya arsitektur Kesultanan Utsmaniyah abad ke-16 yang berdiri kokoh melintasi Sungai Neretva berwarna hijau toska yang jernih.

Pilihan wisata menarik lainnya ada di sekitar jalanan tua Kujundziluk (Old Bazaar) yang menawarkan pemandangan toko-toko kerajinan tradisional bermotif oriental yang estetik. Jika ingin menikmati pemandangan panorama kota Mostar dari ketinggian secara gratis, kamu bisa berjalan ke tepi sungai atau naik ke bukit di sekitarnya yang terkenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam yang memantul di atas jembatan batu legendaris tersebut.

3. Colmar, Prancis

Colmar, Prancis
Colmar, Prancis (pexels.com/Pierre Blaché)

Bagi pencinta kisah dongeng klasik, Colmar menjadi salah satu destinasi terbaik yang wajib dikunjungi jika ingin merasakan sisi lain Prancis yang damai. Terletak di wilayah Alsace yang dekat dengan perbatasan Jerman, kota kecil ini menyimpan pesona rumah-rumah kayu beraneka warna (half-timbered houses) peninggalan Abad Pertengahan dan Renaisans yang terawat dengan sangat sempurna.

Kamu bisa datang ke kawasan "La Petite Venise" (Venesia Kecil) untuk melihat langsung aliran kanal-kanal kecil yang membelah kota secara anggun. Lalu, kamu juga bisa berjalan santai menyusuri distrik lama Tanner’s Quarter yang dipenuhi hiasan bunga-bunga gantung yang cantik di sepanjang jendela rumah warga. Setelah itu, suasana santai bisa ditemukan di Place de l'Ancienne Douane yang menawarkan area publik berarsitektur klasik untuk duduk menikmati suasana kota tanpa kebisingan metropolitan.

4. Ljubljana, Slovenia

Ljubljana, Slovenia
Ljubljana, Slovenia (pexels.com/detait)

Ljubljana menawarkan kombinasi unik antara tata kota hijau yang ramah lingkungan dan warisan sejarah yang kaya. Bahkan, ibu kota Slovenia ini sering disebut sebagai salah satu kota paling nyaman untuk pejalan kaki di Eropa karena seluruh area pusat kotanya bebas dari kendaraan bermotor, sehingga menghadirkan suasana yang sangat tenang dan bebas polusi.

Salah satu destinasi paling terkenal di sini adalah Triple Bridge, sebuah kompleks tiga jembatan unik yang menghubungkan kota tua bersejarah dengan kawasan modern. Selain itu, terdapat Kastil Ljubljana yang berdiri di atas bukit sebagai spot terbaik untuk melihat cakrawala kota, serta Tivoli Park yang menghadirkan perpaduan area hijau luas untuk berjalan kaki santai dan pameran seni ruang terbuka di sepanjang jalurnya.

5. Ronda, Spanyol

Ronda, Spanyol
Ronda, Spanyol (pexels.com/David Vives)

Sebagai salah satu kota tertua di Spanyol, Ronda menawarkan pemandangan alam dan arsitektur yang benar-benar dramatis sekaligus menantang batas logika. Kota tersembunyi di wilayah Andalusia ini dibangun tepat di atas tepi tebing batu vertikal yang curam, memisahkan permukiman kota menjadi dua bagian di atas ngarai El Tajo sedalam 120 meter.

Landmark paling ikonik yang menjadi penghubung kedua tebing tersebut adalah Puente Nuevo (Jembatan Baru), sebuah jembatan batu raksasa abad ke-18 yang menawarkan pemandangan jurang alam yang megah dan mendebarkan. Bagi kamu pencinta suasana santai, berjalan-jalan menyusuri Taman Alameda del Tajo akan menyajikan panorama hamparan lembah hijau yang luas sejauh mata memandang. Sementara itu, kamu dapat menjelajahi kawasan kota tua La Ciudad yang terkenal dengan arsitektur beraksen putih khas Spanyol yang tenang dan penuh kedamaian.

Liburan ke Eropa bukan hanya tentang mengunjungi menara ikonik atau museum yang selalu penuh antrean panjang, tetapi juga tentang menemukan keindahan tersembunyi yang menawarkan kedamaian. Kelima kota hidden gem di atas menawarkan pengalaman wisata yang luar biasa indah tanpa membuatmu merasa lelah akibat kepadatan kota. Jadi, mau ke mana dulu, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More