5 Fakta Menarik Pokhara di Nepal, Kota Wisata di Kaki Himalaya

- Pokhara menjadi salah satu kota wisata populer di Nepal, menerima setidaknya 1 juta turis per tahun dengan pilihan danau, budaya, kuliner, perbukitan, dan panorama gunung.
- Dijuluki Kota Danau Nepal, Pokhara memiliki sembilan danau; Danau Phewa menjadi pusat wisata dengan pulau berkuil dan pemandangan Annapurna saat cuaca cerah.
- Pokhara merupakan gerbang menuju Annapurna dan Himalaya, sekaligus destinasi paragliding serta lokasi Devi's Falls, air terjun yang alirannya menghilang ke terowongan bawah tanah.
Berada di bawah bayang-bayang Annapurna, Pokhara merupakan salah satu kota yang wajib dikunjungi jika kamu berlibur ke Nepal. Bagi rakyat Nepal, Pokhara sendiri merupakan surga. Mereka bahkan gak ragu menyebut kota ini sebagai salah satu tempat terindah di Nepal.
Bagi para pendaki, Pokhara bukan kota yang asing lagi. Pasalnya, Pokhara merupakan pintu gerbang menuju Annapurna, titik awal pendakian menuju gunung-gunung di Himalaya. Namun, Pokhara bukan hanya soal danau dan pendakian saja. Berikut beberapa fakta menarik Pokhara di Nepal!
Table of Content
1. Pokhara merupakan salah satu kota paling populer di Nepal

Pokhara, Nepal (unsplash.com/Sanjay Hona) Pokhara memang bukan Kathmandu yang berstatus sebagai ibu kota negara. Meski begitu, kota ini sangat populer, bukan hanya di kalangan pendaki, tetapi juga di kalangan turis asing. Saking populernya, kota ini menerima setidaknya 1 juta turis setiap tahun. Banyaknya turis yang berkunjung ke Pokhara sebenarnya bukan sesuatu yang aneh.
Mengingat Pokhara sendiri memiliki banyak hal yang ditawarkan. Mulai dari danau-danau yang indah, perbukitan tempat di mana kamu bisa menyaksikan sunrise dan gunung-gunung tertinggi, pendakian, mempelajari budaya serta tradisinya, hingga mencicipi makanan tradisional khas Nepal dari restoran-restoran yang ada di setiap sudut kota.
2. Mendapatkan julukan “Kota Danau Nepal”

ilustrasi Danau Phewa yang berkabut (unsplash.com/Mariam G) Nama Pokhara sendiri berasal dari kata pokhari, atau danau dalam bahasa Nepal. Nyatanya, nama ini dipilih bukan tanpa alasan. Pokhara sendiri memang memiliki 9 danau menakjubkan dengan pemandangan terbaik. Mulai dari Danau Phewa, Danau Begnas, Danau Rupa, Khaste, Kamal Pokhari, dan beberapa danau lainnya.
Dari danau-danau ini, Danau Phewa adalah yang paling populer, bahkan disebut sebagai jantung wisata Pokhara. Danau ini memiliki sebuah pulau kecil dengan bangunan kuil yang dapat dicapai menggunakan perahu kayu warna-warni. Jika kamu beruntung datang saat langit cerah, kamu bisa melihat Pegunungan Annapurna yang tertutup salju di kejauhan. Indah banget!
3. Pokhara merupakan pintu gerbang menuju Pegunungan Annapurna

ilustrasi Pegunungan Annapurna dari kejauhan (unsplash.com/Raimond Klavins) Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Pokhara bukan hanya populer di kalangan turis biasa. Nyatanya, kota ini justru lebih populer di kalangan para pendaki. Ini dikarenakan Pokhara memang menjadi gerbang menuju Pegunungan Annapurna dan Himalaya. Pegunungan Annapurna sendiri merupakan rangkaian puncak yang membentang sepanjang 55 kilometer.
Puncak tertingginya, Gunung Annapurna I, memiliki ketinggian 8.091 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan gunung tertinggi kesepuluh di dunia. Selain puncak Annapurna I, terdapat puncak Annapurna II dengan ketinggian 7.937 mdpl dan puncak Annapurna III dengan ketinggian 7.555 mdpl. Selain ketiga puncak ini, Pegunungan Annapurna juga memiliki belasan puncak lain dengan ketinggian berkisar antara 7.000 mdpl dan 6.000 mdpl.
4. Surganya wisata paragliding

ilustrasi wisatawan melakukan paragliding di tepian Danau Phewa (unsplash.com/Kaushal Subedi) Selain mendaki, Pokhara juga dikenal sebagai salah satu tempat favorit banyak orang untuk melakukan paragliding. Pokhara sendiri berada di ketinggian 827 mdpl, yang menjadikannya jauh lebih rendah daripada sebagian besar kota lainnya di Nepal. Bukan hanya soal ketinggian yang membuat kota ini sesuai, tetapi juga karena pemandangannya.
Berbeda dengan kota metropolitan lain yang sarat akan bangunan tinggi dan polusi udara, Pokhara berada di tepian Danau Phewa yang luar biasa, dan memantulkan puncak Pegunungan Machhapuchhre yang tertutup salju. Selain itu, Pokhara juga memiliki kondisi angin dan termal yang stabil pada sebagian besar waktu. Asyiknya, bukan hanya mereka yang berpengalaman yang bisa mencoba wisata ini, melainkan pemula juga bisa ikutan!
5. Pokhara merupakan rumah bagi salah satu air terjun paling unik di dunia

Devi's Falls di Pokhara (unsplash.com/Sharad Acharya) Kebanyakan air terjun akan mengalir bebas ke hilir sungai. Namun, di Pokhara, kamu akan menemukan air terjun yang sangat unik. Penduduk sekitar mengenal air terjun ini dengan nama Patale Chhango, sedangkan wisatawan lebih sering menyebutnya dengan nama Devi's Falls.
Air terjun dianggap berbeda karena aliran airnya yang menghilang ke terowongan bawah tanah. Selama musim hujan, volume air yang meningkat drastis menciptakan kesan yang dramatis.
Layaknya air terjun lain, Devi's Falls juga dikelilingi oleh rimbunnya tanaman hijau dan formasi batuan yang menawarkan suasana yang menyenangkan. Ditambah lokasinya yang mudah diakses, gak heran kalau air terjun ini menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Banyak orang mengenal Nepal hanya karena pegunungan tingginya yang menjulang. Padahal kota-kota di bawahnya juga sangat menarik untuk dikunjungi. Terutama Pokhara yang memang dikenal sebagai kota wisata di negara ini.























