Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Great Wall vs. Forbidden City, Mana yang Lebih Ikonik di China?

Great Wall vs. Forbidden City, Mana yang Lebih Ikonik di China?
potret Great Wall of China (pixabay.com/ELG21)
  • Great Wall merupakan simbol China yang dikenal global, dibangun berbagai dinasti untuk pertahanan dan menawarkan benteng panjang dengan lanskap pegunungan, padang rumput, hingga gurun.
  • Forbidden City pernah menjadi pusat pemerintahan serta kediaman kekaisaran selama ratusan tahun, menampilkan kompleks istana, aula, gerbang, dan arsitektur tradisional China yang megah.
  • Great Wall cocok untuk wisata outdoor yang aktif dan membutuhkan perjalanan dari pusat Beijing, sedangkan Forbidden City lebih mudah diakses di pusat kota untuk sejarah, budaya, serta fotografi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau sedang merencanakan liburan ke China, Great Wall dan Forbidden City pasti masuk dalam daftar tempat yang ingin dikunjungi. Keduanya sama-sama punya sejarah panjang dan menjadi ikon wisata China, tapi menawarkan pengalaman yang cukup berbeda. Lantas, kalau hanya boleh memilih satu, mana yang lebih ikonik dan layak didatangi terlebih dahulu?

Great Wall dikenal lewat benteng panjang yang membentang di antara pegunungan dan menjadi salah satu bangunan paling terkenal di dunia. Sementara itu, Forbidden City menawarkan kemegahan istana kekaisaran dengan arsitektur tradisional China yang masih terjaga hingga kini. Supaya tidak semakin bingung menentukan pilihan, yuk bandingkan keduanya dari beberapa sisi berikut ini.

  1. 1. Sejarah dan nilai ikonik

    potret Forbidden City, Beijing
    potret Forbidden City, Beijing (pexels.com/征宇 郑)

    Great Wall atau Tembok Besar China dibangun secara bertahap oleh berbagai dinasti untuk membantu mempertahankan wilayah China dari serangan. Benteng ini membentang sangat panjang melewati pegunungan, padang rumput, hingga kawasan gurun sehingga memiliki daya tarik sejarah sekaligus lanskap yang luar biasa. Tak heran jika Great Wall menjadi salah satu simbol China yang paling mudah dikenali wisatawan dari berbagai negara.

    Forbidden City atau Kota Terlarang memiliki sejarah yang tidak kalah menarik karena pernah menjadi pusat pemerintahan dan kediaman kekaisaran selama ratusan tahun. Kompleks istana ini menyimpan berbagai bangunan bersejarah yang memperlihatkan kemegahan kehidupan para kaisar pada masa lalu. Jika berbicara tentang simbol China secara global, Great Wall mungkin lebih unggul, tapi Forbidden City sangat kuat dalam menggambarkan sejarah kekaisaran China.

  2. 2. Pengalaman wisata yang ditawarkan

    potret Great Wall of China
    potret Great Wall of China (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

    Mengunjungi Great Wall memberikan pengalaman yang lebih banyak melibatkan aktivitas fisik dan eksplorasi alam. Wisatawan dapat berjalan menyusuri bagian tembok, menaiki anak tangga, sekaligus menikmati pemandangan pegunungan dari ketinggian. Sensasi tersebut membuat perjalanan ke Great Wall terasa seperti petualangan, terutama bagi wisatawan yang menyukai wisata outdoor.

    Berbeda dengan Great Wall, Forbidden City menawarkan pengalaman wisata sejarah dan budaya di tengah kawasan perkotaan Beijing. Pengunjung dapat menyusuri halaman luas, gerbang megah, aula kekaisaran, hingga berbagai bangunan dengan detail arsitektur khas China. Tempat ini lebih cocok untuk kamu yang ingin menikmati sejarah, fotografi, dan suasana kerajaan tanpa harus melakukan pendakian.

  3. 3. Keindahan arsitektur dan pemandangan

    potret Forbidden City, Beijing
    potret Forbidden City, Beijing (pexels.com/Mic Oller)

    Great Wall memiliki daya tarik utama berupa perpaduan antara bangunan bersejarah dan panorama alam yang mengelilinginya. Dari atas tembok, pemandangan pegunungan yang membentang luas dapat menjadi latar foto yang sangat menarik. Setiap bagian Great Wall juga memiliki karakter lanskap berbeda sehingga pengalaman berkunjung bisa terasa unik.

    Forbidden City justru menonjolkan keindahan arsitektur tradisional China yang sangat detail. Warna merah dan emas, atap khas bangunan kekaisaran, serta halaman luas membuat kompleks ini terlihat megah dari berbagai sudut. Bagi pencinta arsitektur dan fotografi, Forbidden City menawarkan banyak spot menarik untuk mengeksplorasi visual khas China.

  4. 4. Akses dan tingkat kenyamanan

    potret Tembok Besar China
    potret Tembok Besar China (pexels.com/Mehmet Yasin Kabaklı)

    Akses menuju Great Wall bergantung pada bagian tembok yang dipilih karena lokasinya berada di luar pusat Kota Beijing. Beberapa bagian yang populer dapat ditempuh dengan kendaraan dari Beijing, tapi perjalanan tetap membutuhkan waktu dan biasanya dilanjutkan dengan berjalan kaki. Kondisi jalur dan banyaknya anak tangga juga perlu diperhatikan, terutama jika kamu bepergian bersama lansia atau anak kecil.

    Forbidden City memiliki lokasi yang lebih strategis karena berada di pusat Beijing dan relatif mudah dimasukkan ke dalam itinerary wisata kota. Setelah mengunjungi tempat ini, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai atraksi populer di kawasan pusat Beijing. Namun, area kompleksnya sangat luas sehingga tetap diperlukan waktu dan tenaga yang cukup untuk menjelajahinya.

  5. 5. Mana yang lebih cocok untuk kamu?

    potret Forbidden City, Beijing
    potret Forbidden City, Beijing (pexels.com/Jumbo Jin)

    Kalau kamu ingin melihat salah satu simbol China yang paling terkenal sekaligus menikmati pemandangan pegunungan, Great Wall bisa menjadi pilihan utama. Tempat ini juga cocok bagi wisatawan yang senang berjalan kaki, berpetualang, dan mencari pengalaman liburan yang lebih aktif. Mengabadikan momen di atas Great Wall tentu menjadi pengalaman yang sulit digantikan oleh destinasi wisata lainnya.

    Sementara itu, Forbidden City lebih tepat dipilih jika kamu tertarik dengan sejarah kekaisaran, budaya, dan arsitektur tradisional China. Lokasinya yang berada di pusat Beijing juga membuat tempat ini praktis dipadukan dengan destinasi lain dalam satu hari. Jadi, pilihan terbaik sebenarnya kembali pada pengalaman liburan yang ingin kamu rasakan selama berada di China.

    Kalau itinerary-mu sudah penuh dengan destinasi di Beijing, tinggal tentukan dahulu, ingin mengejar pemandangan pegunungan dari atas Great Wall atau menjelajahi lorong-lorong megah bekas istana kekaisaran? Apapun pilihannya, jangan lupa siapkan ruang ekstra di galeri ponsel karena Beijing punya banyak sudut yang terlalu sayang untuk dilewatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More