ilustrasi Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, Indonesia (pexels.com/Tom Fisk)
Memasuki Agustus 2026, pengelola GWK memperkirakan jumlah pengunjung harian berada di kisaran 3.000-3.500 orang. Target tersebut menunjukkan bahwa GWK tidak memasang proyeksi yang terlalu jauh dari kondisi kunjungan saat ini. Fokus utamanya adalah menjaga agar jumlah wisatawan tetap berada pada level tersebut meski harga tiket pesawat masih menjadi perhatian. Dengan begitu, penurunan kunjungan diharapkan tidak semakin dalam.
Buat kamu yang berencana berlibur ke Bali, kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih menghadapi tantangan dari sisi biaya perjalanan. Harga tiket pesawat bisa memengaruhi keputusan wisatawan bahkan sebelum mereka menentukan destinasi yang ingin dikunjungi.
Di sisi lain, strategi seperti program kunjungan sekolah memperlihatkan upaya GWK untuk mengandalkan pasar lokal sebagai penopang kunjungan. Ke depan, keberhasilan strategi tersebut akan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga jumlah wisatawan tetap stabil.
Penurunan jumlah pengunjung GWK sekitar 20 persen menunjukkan bahwa mahalnya tiket pesawat dapat memberikan efek berantai terhadap destinasi wisata. Wisatawan domestik yang menjadi kelompok pengunjung terbesar ikut berkurang ketika biaya perjalanan menuju Bali meningkat. Meski begitu, GWK masih berupaya mempertahankan jumlah kunjungan melalui berbagai strategi, termasuk program khusus untuk sekolah di Bali. Dengan target 3.000-3.500 pengunjung per hari pada Agustus 2026, pengelola berharap kondisi kunjungan tetap stabil di tengah tantangan pariwisata domestik.