Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Paris Ramai Aksi Demonstrasi, Apakah Masih Aman buat Liburan?
Potret Menara Eiffel (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)
  • Demonstrasi di Paris terkait biaya hidup, harga bahan bakar, dan pendidikan terkonsentrasi di titik tertentu; kota, kafe, restoran, serta destinasi wisata umumnya tetap beroperasi.

  • Wisatawan disarankan menghindari penginapan dekat République, Bastille, Nation, dan Place de Clichy, lalu memilih kawasan Rive Gauche seperti arrondissement 13, 14, atau 15.

  • Pantau pembaruan transportasi dan keamanan melalui Bonjour RATP, Préfecture de Police, Le Monde, atau Franceinfo; pilih museum serta lokasi foto alternatif bila area utama terdampak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kamu memiliki impian liburan ke Paris? Menyusuri Menara Eiffel, minum kopi estetik di pinggir jalan, hingga keliling museum kelas dunia selalu bikin siapa saja pengin terbang ke Prancis.

Namun, belakangan ini Paris sedang mengalami kondisi politik yang memanas. Beredar aksi demonstrasi dan kerusuhan yang berpengaruh terhadap keamanan para turis di sana.

Buat kamu yang sudah memiliki tiket atau merencanakan liburan dalam waktu dekat, mungkin panik dan bertanya-tanya soal keamanan di Paris. Melansir dari situs berita perjalanan Condé Nast Traveler, situasi di Paris saat ini tidak lantas menjadikannya sebagai zona terlarang.

Kamu masih bisa menikmati liburan yang aman dengan rutin memantau informasi dan siap melakukan penyesuaian strategi. Lantas, apakah masih aman buat liburan ke Paris? Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!

1. Paris tidak sepenuhnya lockdown atau berbahaya

Potret kota Paris (pexels.com/Darya Sannikova)

Kamu perlu tahu dulu bahwa aksi unjuk rasa tidak terjadi di seluruh sudut kota. Gelombang protes yang dipicu isu biaya hidup, kenaikan harga bahan bakar, dan fasilitas pendidikan ini hanya terkonsentrasi di titik-titik tertentu.

Mengutip laporan jurnalis Condé Nast Traveler, Paris masih beroperasi seperti biasa. Kafe, restoran, hingga tempat wisata populer tetap buka. Kuncinya cuma satu, yakni pintar-pintar menghindari lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya massa.

2. Pilihlah area menginap yang tenang di kawasan Rive Gauche

Potret penginapan di Paris (instagram.com/appartcity)

Saat ada demonstrasi, menginap di pusat kota yang dekat dengan alun-alun utama bukanlah ide yang bijak. Berdasarkan saran pakar travel di situs tersebut, hindari memesan hotel di sekitar area République, Bastille, Nation, atau Place de Clichy.

Sebagai gantinya, pilihlah akomodasi di kawasan pemukiman yang lebih tenang di seberang Sungai Seine (Rive Gauche). Kamu direkomendasikan menginap di area seperti Distrik (Arrondissement) ke-13, 14, atau 15. Khususnya di 15th arrondissement, ada banyak pilihan boutique hotel yang lucu dan dekat dengan museum-museum cantik seperti Musée Bourdelle.

3. Cek rute transportasi umum secara real time

Potret kota Paris (pexels.com/Kadir Avşar)

Aksi massa kerap berdampak pada penutupan sementara beberapa stasiun metro, pembatasan lalu lintas, hingga penerapan jam malam (curfew) di titik tertentu. Supaya agenda jalan-jalanmu gak terganggu, pastikan kamu rutin memantau portal informasi resmi Prancis.

  • Aplikasi transportasi: unduh dan cek aplikasi atau situs Bonjour RATP untuk update langsung mengenai rute metro yang beroperasi.

  • Informasi keamanan: pantau rilis dari Préfecture de Police atau media lokal terpercaya seperti Le Monde dan Franceinfo untuk mengetahui pembaruan situasi keamanan terkini.

4. Pilih destinasi niche yang tak kalah estetik

Potret Museum Nasional Gustave Moreau (instagram.com/museeegustavemoreau)

Saat situasi seperti ini, sebaiknya hindari berkunjung ke museum besar yang rawan pengamanan ketat atau penutupan mendadak seperti Musée du Louvre dan area Élysée Palace. Ini saatnya kamu menjelajahi museum-museum niche di Paris.

Seperti yang direkomendasikan Condé Nast Traveler, kamu bisa berkunjung ke Musée Gustave Moreau di distrik ke-9 atau Musée Zadkine di distrik ke-6. Selain suasananya jauh lebih tenang, kamu bisa menikmati karya seni tanpa perlu berdesak-desakan.

5. Pilih area alternatif untuk latar foto

Potret Sungai Seine (pexels.com/Stephen Leonardi)

Liburan ke Paris rasanya kurang lengkap tanpa berfoto dengan latar belakang Menara Eiffel. Namun, kalau area utama seperti Champ de Mars sedang ramai atau dijaga ketat, kamu tak perlu berkecil hati.

Cobalah mempir ke Île aux Cygnes, sebuah pulau kecil di tengah Sungai Seine. Dari lokasi ini, kamu bisa menikmati pemandangan Menara Eiffel yang megah dari jarak aman. Selain itu, bisa berfoto dengan tiruan Patung Liberty versi mini. Dua ikonik lanskap sekaligus dalam satu jepretan.

Nah, itu dia beberapa tips mengenai liburan ke Paris saat situasi politik sedang memanas. Kamu tidak perlu membatalkan bucket list impianmu. Sebaiknya sering cek informasi terbaru dan selalu mengutamakan keselamatan. Jadi, sudah siap packing koper buat jalan-jalan ke Paris?

Curated For You

Editorial Team

Related Article