Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemakaman Unik di Dunia yang Menarik untuk Dikunjungi
Greyfriars Kirkyard (Pexels.com/Sonny Vermeer)
  • Cementiri de Cadaqués di Spanyol memadukan makam putih, panorama Laut Mediterania, dan patung modernis Josep Llimona; lokasinya juga dekat Museum Rumah Salvador Dalí.
  • Green-Wood Cemetery di New York, berdiri sejak 1838, menjadi pemakaman bersejarah sekaligus arboretum bagi lebih dari 600 ribu orang, dengan tur, konser, dan perayaan budaya.
  • La Recoleta di Argentina, Greyfriars Kirkyard di Edinburgh, dan Willow Cemetery di New Hampshire menawarkan mausoleum, kisah tokoh serta legenda, hingga jejak kehidupan masyarakat masa lalu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemakaman identik dengan suasana yang sunyi dan penuh duka. Namun, di berbagai belahan dunia, ada kompleks pemakaman yang justru menjadi destinasi wisata sejarah karena menyimpan arsitektur indah hingga pemandangan alam yang memukau. Tempat-tempat ini menawarkan pengalaman berbeda, mengajak pengunjung merenungkan kehidupan sekaligus mengenal sejarah dari sudut pandang yang unik.

Setiap lokasi memiliki vibes unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Beberapa bahkan menjadi sumber inspirasi bagi seniman, penulis, hingga lokasi penyelenggaraan berbagai acara budaya. Jika ingin menjelajahi destinasi yang kaya nilai sejarah sekaligus memiliki suasana tenang, berikut lima pemakaman unik di dunia yang layak masuk ke daftar kunjunganmu selanjutnya!

1. Cementiri de Cadaqués, Spanyol

Cementiri de Cadaqués (pexels.com/Jan van der Wolf)

Terletak di Cadaqués, Catalonia, Cementiri de Cadaqués menawarkan suasana yang jauh dari kesan menyeramkan. Pemakaman yang dibuka pada 1893 ini berdiri di dekat Pertapaan Sant Baldiri dengan latar belakang Laut Mediterania yang membentang luas. Pemandangan laut berpadu dengan bangunan makam berwarna putih menciptakan suasana damai yang membuat siapa pun betah berjalan santai.

Meski ukurannya tidak terlalu besar, tempat ini memiliki daya tarik artistik yang kuat. Beberapa patung pemakaman bergaya modernis karya pematung Catalan Josep Llimona i Bruguera menambah nilai seni di setiap sudutnya. Lokasinya yang tidak jauh dari Museum Rumah Salvador Dalí juga membuat banyak wisatawan menyempatkan diri mampir setelah menikmati karya-karya sang maestro surealisme.

2. Green-Wood Cemetery, New York

Di tengah hiruk-pikuk Kota New York, Green-Wood Cemetery justru menjadi salah satu tempat paling tenang untuk melepas penat. Berdiri sejak 1838, kompleks pemakaman ini termasuk salah satu pemakaman pedesaan tertua di Amerika Serikat. Dengan pepohonan rindang, jalan setapak yang luas, dan kolam-kolam cantik, suasananya lebih menyerupai taman kota daripada area pemakaman.

Green-Wood menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 600 ribu orang, termasuk tokoh terkenal seperti Jean-Michel Basquiat dan Leonard Bernstein. Selain memiliki nilai sejarah tinggi, kawasan ini juga berfungsi sebagai arboretum yang menjadi habitat berbagai jenis burung, bunga liar, hingga satwa lainnya.

Menariknya lagi, Green-Wood rutin mengadakan tur sejarah, konser musik, hingga perayaan Hari Orang Mati yang membuat tempat ini terasa hidup sepanjang tahun.

3. La Recoleta Cemetery, Argentina

La Recoleta Cemetery (unsplash.com/Frans Ruiter)

La Recoleta Cemetery sering disebut sebagai salah satu pemakaman paling indah di dunia. Didirikan pada 1822 sebagai pemakaman umum pertama di Buenos Aires, kawasan ini berkembang menjadi kompleks makam megah milik keluarga-keluarga paling berpengaruh di Argentina.

Saat memasuki lorong-lorongnya, pengunjung akan disambut oleh deretan mausoleum bergaya Gotik, patung marmer, hingga kapel kecil yang terlihat seperti kota mini penuh karya seni. Salah satu makam yang paling banyak dikunjungi adalah makam Eva Perón atau Evita, tokoh legendaris Argentina yang kisah hidupnya masih dikenang hingga kini.

Selain itu, terdapat pula makam Rufina Cambaceres yang terkenal karena legenda menyeramkan tentang dirinya yang diduga dikubur dalam keadaan masih hidup. Berbagai cerita di balik setiap makam membuat La Recoleta bukan sekadar tempat pemakaman, tetapi juga museum terbuka yang menyimpan sejarah bangsa Argentina.

4. Greyfriars Kirkyard, Edinburgh

Greyfriars Kirkyard merupakan pemakaman tua yang menjadi salah satu ikon kota Edinburgh. Sekilas, tempat ini tampak seperti kompleks makam bersejarah biasa. Namun, begitu melangkah masuk, suasana klasik dengan batu nisan tua, mausoleum kuno, dan dinding batu yang mengelilinginya menghadirkan atmosfer yang khas.

Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk melihat arsitekturnya, tetapi juga merasakan nuansa sejarah yang begitu kuat. Pemakaman ini semakin terkenal karena disebut-sebut menginspirasi beberapa nama karakter dalam seri Harry Potter karya J.K. Rowling, seperti Tom Riddle dan Minerva McGonagall.

Selain itu, Greyfriars Kirkyard juga memiliki berbagai kisah mistis yang membuatnya populer di kalangan pencinta wisata horor. Terlepas dari cerita-cerita tersebut, berjalan menyusuri kompleks ini memberikan kesempatan untuk mengenal sejarah Edinburgh sekaligus merenungkan perjalanan hidup manusia dari masa ke masa.

5. Willow Cemetery, New Hampshire

Willow Cemetery (Pexels.com/RDNE Stock Project)

Willow Cemetery menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan pemakaman megah lainnya. Berada di kawasan berhutan di Franconia, New Hampshire, pemakaman ini menyimpan batu nisan sederhana yang berasal dari abad ke-18 dan ke-19. Suasananya begitu tenang karena jauh dari keramaian kota, sehingga pengunjung dapat menikmati perjalanan sejarah dalam lingkungan yang alami.

Banyak makam di sini merupakan makam keluarga yang mencatat nama, usia, serta tanggal lahir dan wafat beberapa generasi sekaligus. Ada pula makam Luke Brooks, orang pertama yang menemukan formasi batu terkenal Old Man of the Mountain, serta beberapa tokoh lokal dengan kisah hidup yang menarik.

Mengunjungi Willow Cemetery memberikan gambaran tentang kerasnya kehidupan masyarakat Amerika pada masa awal pembentukan negara tersebut, ketika perang, penyakit, dan keterbatasan medis menjadi bagian dari keseharian.

Dari pemandangan Laut Mediterania di Spanyol hingga lorong-lorong bersejarah di Argentina dan Skotlandia, pemakaman mana yang paling ingin kamu kunjungi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article