5 Fakta Gunung Kembang Wonosobo, Jalurnya Dikenal Menantang

- Gunung Kembang berada di Desa Damarkasihan, Kecamatan Kretek, Wonosobo, dekat Gunung Sindoro. Ketinggiannya disebut mencapai 2.340 mdpl, dari sekitar 1.200 mdpl lebih dari 10 tahun lalu.
- Puncaknya menawarkan matahari terbit, lautan awan, dan Kawah Bhima Pengkok. Jalur pendakian melewati hutan pinus, kebun teh, sabana, edelweiss, serta kawasan dengan sekitar 100 spesies anggrek.
- Meski tidak terlalu tinggi, jalurnya curam, berbatu, dan dipenuhi akar pohon; cuaca juga cepat berubah. Pendaki wajib mematuhi sistem bebas sampah dengan pemeriksaan logistik dan denda sekitar Rp1 juta.
Wonosobo, Jawa Tengah memiliki banyak destinasi wisata alam yang indah. Termasuk mendaki Gunung Kembang yang pesonanya masih tersembunyi diantara gunung-gunung sekitarnya. Gunung ini memiliki pesona alam seperti vegetasi bunga anggrek hingga kawah yang bisa dilihat saat di puncak.
Tak hanya pemandangannya yang indah, Gunung Kembang juga punya julukan kecil-kecil cabe rawit. Pasalnya, Gunung Kembang tidak terlalu tinggi tapi cukup menantang bagi pendaki. Lantas, fakta Gunung Kembang apa saja sih yang perlu diketahui sebelum mendaki?
1. Lokasi dan ketinggian Gunung Kembang
Gunung Kembang berada di Dukuh Blembem Kaliurip, Desa Damarkasihan; tepatnya di Kec. Kreteg, Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung ini memiliki julukan Anak Gunung Sindoro karena berada dekat dengan Gunung Sindoro dengan ketinggian yang berbeda.
Karena Gunung Sindoro masih aktif, Gunung Kembang mengalami dampak aktivitas magma vulkanisnya. Diyakini, Gunung Kembang mengalami penambahan tinggi setiap tahun. Dulu atau sekitar lebih dari 10 tahun yang lalu, ketinggian Gunung Kembang hanya 1.200 mdpl. Kini, Gunung Kembang memiliki ketinggian mencapai 2.340 mdpl.
2. Punya pemandangan indah di puncak
Dengan lokasi dan ketinggian tersebut, Gunung Kembang menyimpan pemandangan yang indah. Apalagi jika sudah mencapai puncak, pendaki bisa menikmati pemandangan matahari terbit dikelilingi lautan awan. Sangat disarankan melakukan kemah di puncak untuk menikmati momen tersebut.
Tak hanya itu saja, dari puncak bisa melihat kawah Bhima Pengkok. Kawah tersebut tampak indah, apalagi jika dipenuhi dengan genangan air karena mirip danau kecil. Keindahan pemandangan tersebut didukung dengan sistem Zero-Waste Mountain sehingga tak hanya indah tapi juga bebas dari sampah.
3. Hutan dan vegetasi di kawasan Gunung Kembang
Selain matahari terbit, lautan awan dan kawah, sepanjang pendakian disuguhi alam yang indah. Mulai dari hutan pinus yang asri, hamparan kebun teh hijau emerald, sabana serta padang edelweiss yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan pendaki bisa bertemu bunga anggrek di sepanjang jalur.
Konon, terdapat 100 spesies bunga anggrek yang hidup di kawasan Gunung Kembang. Anggrek yang tumbuh liar tersebut dan beberapa bunga lain, bisa ditemukan di beberapa titik jalur pendakian. Selain itu, pemandangan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi juga bisa dilihat dari Gunung Kembang.
4. Gunung dengan pendakian menantang
Bukan tanpa alasan, Gunung Kembang memiliki julukan kecil-kecil cabe rawit. Gunung yang tidak terlalu tinggi ini memiliki tanjakan yang cukup curam dengan medan berbatu. Apalagi area ini termasuk hutan rapat sehingga banyak akar pohon yang perlu diwaspadai.
Selain medan yang dilalui, kondisi cuaca juga harus diperhatikan. Kawasan Gunung Kembang termasuk kawasan yang cuacanya cepat berubah. Apalagi jika sudah kabut dan hujan, membuat jalur pendakian semakin sulit dan licin. Untuk itu, perlu kesiapan fisik dan logistik yang matang sebelum mendaki.
5. Menerapkan sistem gunung bebas sampah
Selain jalur pendakian, aturan di kawasan Gunung Kembang juga harus diperhatikan. Gunung Kembang termasuk gunung yang menerapkan bebas sampah atau Zero-Waste Mountain. Ada aturan untuk menjaga kelestarian dan kebersihan di sepanjang pendakian seperti larangan membawa botol plastik atau tetra serta aturan memindah makanan kemasan plastik ke wadah ramah lingkungan. Selain itu, ada pencatatan logistik dan pemeriksaan barang yang detail sebelum dan sesudah mendaki. Sanksi yang diterapkan tidak main-main, ada denda sekitar Rp1 juta untuk barang yang tertinggal atau membuang rokok dan sampah.
Itu dia lima fakta Gunung Kembang yang menyimpan banyak keindahan. Walaupun tidak terlalu tinggi, pendaki sejati harus coba menaklukkan gunung satu ini. Jadi, kapan nih mau mendaki ke Gunung Kembang?


![[QUIZ] Cari Tahu Pokemon yang Bakal Temani Kamu Liburan](https://image.idntimes.com/post/20260827/branden-skeli-y_-pr7qldf8-unsplash_330c1a5a-fbad-49c3-afe0-802bdfb0d414.jpg)






![[QUIZ] Temukan Destinasi Dalam Negeri untuk Liburan Akhir Tahunmu!](https://image.idntimes.com/post/20260824/bunly-hort-78xkyqfe5qu-unsplash_964a7cc1-6e57-4568-b0c8-6a072eacd9d2.jpg)











