"Pada kesempatan kali ini, kami ingin menyampaikan Desa Adat Penglipuran akan melaksanakan sebuah upacara besar, yaitu Mamungkah Agung, Ngenteg Linggih, dan Mupuk Pedagingan di bulan September yang akan datang," ujar kepala Desa Adat Penglipuran, I Wayan Bidiarta, melalui Instagram @penglipuran.village, Sabtu (22/8/2026).
Desa Wisata Penglipuran Bali Ditutup 6 September

- Desa Wisata Penglipuran di Bangli akan ditutup bagi wisatawan pada Minggu, 6 September 2026, lalu kembali beroperasi normal pada 7 September 2026.
- Penutupan dilakukan untuk menjaga kekhidmatan upacara Mamungkah Agung, Ngenteg Linggih, dan Mupuk Pedagingan; pengunjung diminta menjadwalkan ulang kunjungan.
- Wisatawan yang tetap berada di Bangli dapat mengunjungi Pura Kehen, Tirta Empul, Danau Batur, Air Terjun Tibumana, atau OKA Agriculture Bali.
Selain pantai dan pemandangan alam yang memesona, Pulau Bali juga memiliki deretan desa adat yang menawarkan pesonanya tersendiri. Salah satunya Desa Wisata Penglipuran. Berlokasi di wilayah Bangli, desa ini pernah dinobatkan sebagai salah satu Desa Terbersih di Dunia, lho. Tak heran kalau wisatawan lokal maupun mancanegara dari berbagai belahan dunia memadati Desa Penglipuran ini.
Bagi kamu yang berencana mengunjungi Desa Wisata Penglipuran pada awal September nanti alias pekan depan, ada hal penting yang harus kamu ketahui terkait jam operasionalnya. Desa ini akan tutup dari kunjungan wisatawan selama satu hari, yakni pada hari Minggu (6/9/2026).
Kira-kira apa alasan penutupan Desa Wisata Penglipuran dan di mana saja alternatif destinasi di sekitarnya? Simak informasi lengkapnya di bawah ini, yuk!
Alasan penutupan Desa Wisata Penglipuran
Alasan utama penutupan Desa Wisata Penglipuran disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi tempat tersebut.
Pihak desa, kata Budiarta, akhirnya sepakat menutup desa selama satu hari, yakni 6 September 2026 untuk menjaga kekhidmatan dalam melaksanakan upacara tersebut.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sudi kiranya Bapak, Ibu, dan wisatawan yang berkunjung pada saat itu untuk bisa me-reschedule ulang atau mengatur ulang kembali kunjungannya ke Desa Wisata Penglipuran," kata Bidiarta.
Desa wisata ini akan dibuka kembali dan beroperasi seperti biasa sehari setelahnya atau pada hari Senin (7/9/2026).
Alternatif destinasi di sekitar Desa Wisata Penglipuran

Potret liburan di Kintamani, Bali (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra) Jika kamu sudah terlanjur merencanakan liburan ke Desa Adat Penglipuran dan wilayah Bangli pada 6 September mendatang, kamu gak perlu membatalkan perjalanan tersebut. Tak jauh dari Desa Adat Penglipuran, ada beberapa destinasi wisata yang cocok kamu kunjungi. Berikut di antaranya.
- Pura Kehen.
Hanya berjarak 4 kilometer dari Desa Adat Penglipuran, Pura Kehen ini memiliki daya tarik berupa pintu masuk berbentuk candi kurung yang tak banyak digunakan di pura lainnya. Terdapta pula Bale Kulkul di tengah pohon beringin yang menambah keindahannya. - Puta Tirta Empul.
Di dalam kompleks pura ini, terdapat mata air dengan 26 pancuran yang kerap digunakan umat Hindu untuk melukat (penyucian diri). Wisatawan bisa furut melukat dengan mematuhi syarat yang berlaku dan ritual bersama pemangku agama Hindu. - Danau Batur.
Danau ini berjarak sekitar 30 menit dari Desa Adat Penglipuran. Kamu bisa menyaksikan keindahan Gunung dan Danau Batur sekaligus. Di sekitarnya juga banyak kafe estetik yang bisa dikunjungi saat ingin bersantai sembari menikmati pemandangan yang indah dan udara yang asri. - Air Terjun Tibumana.
Tempat ini terdiri dari dua air terjun yang mengalir berdampingan dan dikelilingi tebing batu yang ditumbuhi pepohonan hijau rindang. Di belakang air terjun, terdapat goa yang dipercaya sebagai jalan pintas menuju Pura Goa Raja Besakih. Wisatawan bisa berenang dan berendam di kolam alami yang ada di bawah air terjun. - OKA Agriculture Bali.
Agrowisata perkebunan kopi dan rempah ini bisa menjadi tempat belajar yang seru. Wisatawan akan diajak untuk mempelajari proses pembuatan kopi luwak, hingga melihat berbagai tanaman rempah, seperti kakao, vanila, dan kayu manis, sekaligus menikmati berbagai pilihan kopi dan teh herbal.
Jadi, gak perlu bingung lagi kalau Desa Penglipuran tutup, karena kamu bisa mengunjungi destinasi wisata lain di sekitarnya. Kamu mau mampir ke destinasi yang mana dulu, nih?
- Pura Kehen.














![[QUIZ] Pilih Lagu Tulus Favoritmu, Kamu Cocoknya Menggalau di Tempat Wisata Ini](https://image.idntimes.com/post/20251006/upload_4378f04eefa1e6e399c1bc269bae6c6a_77d7ad8d-439d-487e-bcb3-e2a31eb71796.jpg)
![[QUIZ] Langkawi atau Penang, Ini Destinasi Eksotis Malaysia yang Kamu Banget](https://image.idntimes.com/post/20260122/upload_7e71cf856b6ec81bb5b89303c442e927_ce02abae-880b-4e79-a455-0edf1d8c092b.jpg)





