Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Fakta Unik Pergamon Theatre, Teater Kuno Tercuram di Dunia

4 Fakta Unik Pergamon Theatre, Teater Kuno Tercuram di Dunia
Pergamon Theatre (pixabay.com/Yusufk53)
Intinya Sih
  • Pergamon Theatre di Bergama, Turki dikenal sebagai teater kuno paling curam di dunia dengan kemiringan sekitar 70 derajat yang memaksimalkan pandangan dan akustik penonton.
  • Dibangun pada akhir abad ke-3 SM di masa Kerajaan Attalid Pergamon, teater ini mampu menampung hingga 10 ribu penonton untuk pertunjukan drama, musik, dan upacara keagamaan.
  • Panggung kayunya yang bisa dibongkar pasang serta lokasi teater menghadap lembah menjadikannya simbol kecerdikan arsitektur kuno sekaligus destinasi wisata berpanorama spektakuler.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jika membahas bangunan kuno peninggalan peradaban Yunani, kebanyakan orang mungkin akan membayangkan kuil megah atau stadion raksasa. Padahal, ada satu tempat bersejarah yang tidak kalah bikin melongo, yaitu Pergamon Theatre. Teater kuno ini populer karena desainnya yang ekstrem dan tidak biasa.

Pergamon Theatre berdiri di kawasan kota kuno Pergamon yang kini berada di wilayah Bergama, Turki. Dari kejauhan, deretan tribun batunya sudah tampak menempel spektakuler di lereng bukit curam. Nah, kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang teater ini, simak artikel berikut!

1. Memiliki kemiringan yang super curam

Wisatawan di Pergamon Theatre
Wisatawan di Pergamon Theatre (commons.wikimedia.org/Atriplex82)

Pergamon Theatre dikenal sebagai teater kuno dengan tingkat kemiringan paling ekstrem di dunia. Bangunan ini terletak di lereng bukit curam dengan sudut kemiringan sekitar 70 derajat. Kalau dilihat dari atas, deretan tempat duduknya terlihat hampir tegak lurus ke bawah. Tidak sedikit wisatawan yang merasa deg-degan ketika menaiki atau menuruni anak tangganya.

Di masa itu, masyarakat memanfaatkan kontur alami bukit agar semua penonton bisa melihat panggung dengan jelas. Desain bertingkat tersebut juga membantu suara pertunjukan menyebar lebih baik ke seluruh area tribun. Walau ekstrem, rancangan teater ini ternyata efektif bagi kebutuhan hiburan pada zamannya.

2. Dibangun pada masa Kerajaan Pergamon

Pergamon Theatre
Pergamon Theatre (commons.wikimedia.org/Mulazimoglu)

Pergamon Theatre dibangun pada akhir abad ke-3 SM di era Kerajaan Attalid Pergamon. Kala itu Pergamon termasuk salah satu pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan penting di dunia Helenistik. Kota ini punya perpustakaan besar, bangunan megah, serta perkembangan seni yang cukup maju.

Dilansir Geomerid, Pergamon Theatre digunakan untuk berbagai pertunjukan, mulai dari drama, musik, sampai upacara keagamaan. Teater ini diperkirakan sanggup menampung hingga 10 ribu penonton dengan 80 baris kursi dalam satu waktu. Bayangkan saja suasana riuh pertunjukan di atas bukit ribuan tahun silam, pasti luar biasa megah.

3. Panggungnya pernah terbuat dari kayu

Pergamon Theatre
Pergamon Theatre (pixabay.com/MemoryCatcher)

Fakta unik lain dari Pergamon Theatre ada pada bagian panggungnya yang dahulu menggunakan material kayu. Berbeda dengan teater kuno berbahan batu permanen, area pertunjukan di tempat ini dirancang semi-sementara. Bagian depan teater pun dimanfaatkan untuk pertemuan atau aktivitas publik di luar pementasan. Itulah kenapa struktur panggung dapat dibongkar lalu dipasang kembali sesuai kebutuhan.

Meski terdengar sederhana, sistem semacam ini justru menunjukkan kecerdikan arsitektur masyarakat kuno. Mereka mampu menciptakan ruang multifungsi tanpa mengurangi kualitas pertunjukan yang berlangsung. Selain hemat tempat, konsep tersebut bikin area teater tetap fleksibel dipakai dalam berbagai acara.

4. Pemandangannya langsung menghadap lembah

Pergamon Theatre
Pergamon Theatre (commons.wikimedia.org/Atriplex82)

Pergamon Theatre terasa semakin spesial berkat lokasinya yang berada di ketinggian. Dari area tempat duduk penonton, pengunjung bisa melihat pemandangan lembah dan kota di bawahnya secara langsung. Bahkan sejumlah wisatawan mengaku betah duduk lama hanya demi menikmati view.

Suasana di sekitar teater begitu tenang dengan hamparan lanskap hijau yang membentang luas. Kombinasi bangunan batu kuno dan panorama alamnya menghadirkan nuansa dramatis yang sulit dilupakan. Tidak heran area ini kerap jadi spot favorit wisatawan untuk berfoto maupun menikmati matahari terbenam.

Pergamon Theatre hadir membawa jejak panjang peradaban Yunani kuno yang masih memikat perhatian sampai sekarang. Keunikan arsitektur, fungsi ruang yang cerdas, serta lanskap alam di sekelilingnya sukses memberi pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Bila suatu hari kamu berkunjung ke Turki, tempat bersejarah satu ini rasanya sayang banget dilewatkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More