Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Gunung Nuptse, Tetangga Everest yang Gak Kalah Cantik

5 Fakta Gunung Nuptse, Tetangga Everest yang Gak Kalah Cantik
Gunung Nuptse (commons.wikimedia.org/Vyacheslav Argenberg)
  • Gunung Nuptse setinggi 7.861 mdpl berada di perbatasan Nepal-Tibet, China, menempati peringkat ke-38 dunia dan terhubung dengan Lhotse di kawasan Mahalangur Himal.
  • Nuptse terlihat jelas dari jalur Everest Base Camp, termasuk Lobuche, Gorak Shep, dan Kala Patthar; periode Maret-Mei serta Oktober-November menawarkan langit Khumbu yang umumnya lebih cerah.
  • Rangkaian Nuptse memiliki tujuh puncak dan medan batu, salju, serta es curam. Puncak utamanya pertama didaki Dennis Davis dan Tashi Sherpa dari ekspedisi Inggris pada 16 Mei 1961.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gunung Nuptse (dibaca noop-tseh) merupakan salah satu gunung di Pegunungan Himalaya yang berada di kawasan Mahalangur Himal, tepatnya di perbatasan Nepal dan Tibet, China. Nama Nuptse berasal dari bahasa Tibet, yakni nup yang berarti barat dan tse yang berarti puncak, sehingga Nuptse memiliki arti Puncak Barat.

Meski berada berdampingan dengan Gunung Everest, Nuptse justru lebih jarang dikenal karena tingginya tidak mencapai 8.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lantas, apa saja fakta menarik yang membuat Gunung Nuptse layak masuk daftar destinasi impian para pendaki? Simak ulasannya berikut.

  1. 1. Memiliki ketinggian 7.861 mdpl dan menjadi gunung tertinggi ke-38 di dunia

    Gunung Nuptse
    Gunung Nuptse (commons.wikimedia.org/McKay Savage)

    Gunung Nuptse memiliki ketinggian 7.861 mdpl sehingga masuk dalam daftar sekitar 40 gunung tertinggi di dunia, tepatnya berada di peringkat ke-38 berdasarkan elevasi. Gunung ini menjadi bagian dari Pegunungan Mahalangur Himal yang juga menjadi rumah bagi Everest, Lhotse, dan Pumori. Walaupun tidak termasuk kelompok gunung setinggi delapan ribu meter, ukuran Nuptse tetap sangat besar jika dibandingkan dengan sebagian besar gunung lain di dunia.

    Nuptse terhubung dengan Gunung Lhotse melalui punggungan sepanjang sekitar 2 kilometer. Posisinya berada di sisi barat Lhotse dan membentuk sisi selatan lembah glasial Western Cwm, jalur yang dilalui hampir seluruh ekspedisi menuju puncak Everest dari Nepal. Karena letaknya sangat dekat dengan Everest, banyak wisatawan yang baru pertama kali datang ke Himalaya sering mengira Nuptse merupakan bagian dari Everest.

  2. 2. Berada di jalur trekking Everest Base Camp

    Base Camp Gunung Everest
    Base Camp Gunung Everest (commons.wikimedia.org/Nepal Trek Adventures)

    Meskipun pendakian menuju puncaknya tergolong sulit, menikmati Nuptse tidak harus dilakukan oleh seorang pendaki gunung profesional. Gunung ini dapat dilihat dengan jelas dari jalur trekking menuju Everest Base Camp, terutama ketika berada di kawasan Lobuche, Gorak Shep, hingga Kala Patthar. Dari titik-titik tersebut, Nuptse menjadi salah satu gunung yang paling dominan terlihat dibandingkan dengan Everest.

    Waktu terbaik untuk mengunjungi kawasan ini adalah sepanjang bulan Maret—Mei serta Oktober—November. Pada dua musim tersebut, langit di kawasan Khumbu umumnya lebih cerah sehingga puncak Nuptse lebih sering terlihat tanpa tertutup awan. Selain itu, suhu udara juga lebih nyaman untuk trekking dibandingkan dengan musim dingin maupun musim hujan.

  3. 3. Memiliki tujuh puncak dalam satu rangkaian gunung

    Gunung Nuptse
    Gunung Nuptse (commons.wikimedia.org/Rohit Sharma)

    Banyak orang mengira Nuptse hanya terdiri dari satu puncak, padahal gunung ini memiliki tujuh puncak utama yang membentuk satu rangkaian panjang. Puncak tertingginya dikenal sebagai Nuptse I, sedangkan puncak lainnya diberi nama Nuptse II, Nuptse Central, hingga Nuptse West. Rangkaian inilah yang membuat siluet Nuptse terlihat memanjang ketika dipotret dari kawasan Everest Base Camp.

    Keberadaan beberapa puncak tersebut juga membuat jalur pendakiannya menjadi lebih rumit dibandingkan dengan banyak gunung lain di Himalaya. Pendaki harus melewati beberapa bagian punggungan sempit yang dipenuhi batu dan es sebelum mencapai puncak utama. Faktor inilah yang membuat Nuptse lebih sering menjadi tujuan ekspedisi teknis daripada pendakian wisata.

  4. 4. Pertama kali didaki pada 1961 oleh ekspedisi Inggris

    Gunung Nuptse
    Gunung Nuptse (commons.wikimedia.org/Vyacheslav Argenberg)

    Puncak Nuptse pertama kali berhasil dicapai pada 16 Mei 1961 oleh anggota ekspedisi Inggris yang terdiri dari Dennis Davis dan Tashi Sherpa. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pendakian Himalaya karena saat itu masih banyak gunung tinggi yang belum berhasil ditaklukkan manusia. Ekspedisi tersebut membuktikan bahwa Nuptse dapat didaki meski memiliki medan yang sangat menantang.

    Hingga sekarang, jumlah pendaki Nuptse masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Everest maupun Lhotse. Salah satu penyebabnya adalah jalur pendakian yang didominasi dinding batu, salju, serta es curam sehingga membutuhkan kemampuan mountaineering tingkat lanjut. Banyak pendaki profesional bahkan menilai tingkat kesulitan Nuptse lebih tinggi daripada yang terlihat dari angka ketinggiannya.

  5. 5. Menjadi bagian penting dari panorama Everest

    Gunung Nuptse
    Gunung Nuptse (commons.wikimedia.org/Pavel Novak)

    Foto-foto Everest yang sering muncul di traveling book, film dokumenter, hingga media sosial hampir selalu menampilkan Nuptse di dalam bingkai. Hal itu karena Nuptse berada di sisi barat Everest dan membentuk batas selatan Western Cwm, lembah glasial yang menjadi jalur utama ekspedisi dari Nepal. Tanpa Nuptse, bentuk kawasan Everest akan terlihat sangat berbeda.

    Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan terbaik, Kala Patthar di ketinggian sekitar 5.545 mdpl menjadi salah satu titik favorit untuk melihat Nuptse sekaligus Everest dan Lhotse dalam satu panorama. Lokasi ini juga menjadi tempat favorit para fotografer karena menawarkan sudut pandang yang lebih terbuka dibandingkan dengan Everest Base Camp. Tidak heran jika banyak orang menganggap Kala Patthar sebagai titik terbaik untuk menikmati deretan puncak tertinggi di Himalaya.

    Gunung Nuptse membuktikan bahwa kawasan Everest menyimpan lebih banyak hal menarik daripada sekadar puncak tertinggi di dunia. Jika berencana trekking ke Nepal, luangkan waktu untuk mengunjungi titik-titik pandang terbaik agar bisa melihat Nuptse dari dekat sekaligus memahami perannya dalam bentang alam Himalaya. Dari berbagai fakta tersebut, bagian mana yang paling membuatmu ingin melihat Nuptse secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More