Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Panduan Naik Bus di Tokyo bagi Pemula, Wajib Tahu Cara dan Sistem Bayarnya

Panduan Naik Bus di Tokyo bagi Pemula, Wajib Tahu Cara dan Sistem Bayarnya
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/1688)
Share Article

Saat pertama kali liburan ke Tokyo, banyak wisatawan merasa bingung dengan sistem transportasi umumnya, terutama bus. Padahal, bus di Tokyo bisa menjadi pilihan praktis untuk menjangkau area yang tidak dilewati kereta. Kalau kamu berencana jalan-jalan ke Jepang dalam waktu dekat, memahami cara naik bus di Tokyo tentu akan sangat membantu perjalananmu.

Berbeda dengan beberapa negara lain, sistem naik bus di Jepang punya aturan dan prosedur yang cukup tertib. Mulai dari pintu masuk, cara membayar, hingga tombol pemberhentian memiliki aturan tersendiri yang perlu diperhatikan. Supaya tidak salah langkah dan tetap nyaman selama perjalanan, yuk simak panduan lengkap naik bus di Tokyo bagi pemula berikut ini.

1. Perhatikan jalur dan nomor bus sebelum naik

potret bus di Tokyo
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/103momo)

Di Tokyo, setiap bus memiliki nomor dan tujuan yang berbeda sehingga penting untuk memeriksa rute terlebih dahulu. Informasi tujuan biasanya ditampilkan di bagian depan bus menggunakan tulisan Jepang dan terkadang disertai bahasa Inggris. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi navigasi seperti Google Maps untuk memastikan bus yang akan kamu naiki sudah benar.

Halte bus di Tokyo juga dilengkapi papan informasi yang cukup detail dan rapi. Jadwal kedatangan bus biasanya ditampilkan dengan jelas sehingga penumpang bisa memperkirakan waktu tunggu. Kalau masih ragu, jangan sungkan melihat peta rute yang tersedia di halte sebelum naik bus.

2. Ketahui pintu masuk dan pintu keluar bus

potret bus di Tokyo
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/Mutimaro)

Salah satu hal yang sering membuat wisatawan bingung adalah posisi pintu masuk dan pintu keluar bus di Jepang. Pada sebagian besar bus di Tokyo, penumpang biasanya masuk melalui pintu belakang dan keluar melalui pintu depan. Aturan ini diterapkan agar proses pembayaran dan arus penumpang menjadi lebih tertib.

Setelah masuk ke dalam bus, penumpang disarankan segera mencari tempat duduk atau berdiri di area yang aman. Jangan lupa untuk tetap menjaga ketenangan karena suasana transportasi umum di Jepang cenderung tenang. Mengobrol terlalu keras atau menelepon di dalam bus juga sebaiknya dihindari agar tidak mengganggu penumpang lain.

3. Pahami sistem pembayaran bus di Tokyo

potret bus di Tokyo
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/Ipdejima)

Sistem pembayaran bus di Tokyo umumnya menggunakan kartu elektronik seperti Suica atau PASMO. Kartu tersebut cukup ditempelkan pada mesin pembaca saat masuk atau keluar bus, tergantung sistem yang berlaku pada rute tertentu. Cara ini dianggap lebih praktis karena kamu tidak perlu repot menyiapkan uang tunai setiap saat.

Beberapa bus juga masih menerima pembayaran tunai meski penggunaannya mulai jarang. Jika membayar dengan uang cash, biasanya penumpang perlu memasukkan uang pas ke mesin pembayaran di dekat sopir. Mesin penukar uang kecil juga tersedia di beberapa bus untuk membantu penumpang yang membawa uang pecahan besar.

4. Tekan tombol saat akan turun

potret bus di Tokyo
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/Suikotei)

Berbeda dengan kereta yang berhenti di setiap stasiun, bus di Tokyo hanya akan berhenti jika ada penumpang yang ingin turun. Oleh karena itu, tombol pemberhentian perlu ditekan beberapa saat sebelum halte tujuan tiba. Tombol ini biasanya tersedia di dekat kursi dan pegangan tangan sehingga mudah dijangkau.

Setelah tombol ditekan, akan muncul pemberitahuan suara dan lampu tanda berhenti di dalam bus. Penumpang kemudian bisa bersiap menuju pintu depan secara perlahan agar tidak terburu-buru. Pastikan tetap memperhatikan keseimbangan tubuh karena bus mungkin masih berjalan saat kamu berdiri.

5. Utamakan etika dan aturan selama di dalam bus

potret bus di Tokyo
potret bus di Tokyo (commons.wikimedia.org/Comyu)

Masyarakat Jepang sangat menghargai ketertiban di transportasi umum, termasuk saat menggunakan bus. Penumpang biasanya menjaga suara tetap pelan dan menghindari makan di dalam kendaraan. Kebiasaan sederhana ini membuat suasana perjalanan terasa nyaman bagi semua orang.

Kursi prioritas juga perlu diperhatikan selama berada di dalam bus. Area tersebut diperuntukkan bagi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan penumpang yang membutuhkan. Jika bus sedang penuh, memberikan tempat duduk kepada orang yang membutuhkan akan dianggap sebagai bentuk sopan santun yang sangat dihargai di Jepang.

Naik bus di Tokyo sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan jika sudah memahami alurnya sejak awal. Selain lebih hemat, pengalaman menjelajahi sudut kota dengan bus juga bisa memberikan suasana berbeda selama liburan di Jepang. Jadi, jangan ragu memasukkan transportasi bus ke dalam daftar petualanganmu saat menikmati ramainya Tokyo, ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More

Panduan Naik Bus di Tokyo bagi Pemula, Wajib Tahu Cara dan Sistem Bayarnya

21 Mei 2026, 14:45 WIBTravel