Itinerary Liburan 4 Hari di Mexico City saat Piala Dunia 2026

- Itinerary 4 hari di Mexico City saat Piala Dunia 2026 dirancang agar turis bisa menikmati suasana kota dan turnamen tanpa terjebak macet, dengan rute efisien antararea populer.
- Destinasi utama mencakup Centro Histórico, Roma Norte, Coyoacán, Chapultepec, hingga Museo Yancuic, lengkap dengan panduan transportasi metro dan rekomendasi waktu kunjungan terbaik.
- Artikel menekankan pentingnya menjaga stamina di ketinggian 2.200 meter serta tips keamanan dan kenyamanan selama menikmati fan festival dan atmosfer sepak bola di Zócalo.
Selama Piala Dunia 2026 berlangsung, Mexico City terasa seperti gabungan antara kota sejarah, pusat seni, dan pesta sepak bola terbesar dunia dalam satu tempat. Di satu sisi ada bangunan kolonial dan jalanan penuh aroma taco, di sisi lain ada mural raksasa, museum kelas dunia, sampai atmosfer suporter dari berbagai negara yang memenuhi metro sejak pagi.
Itinerary ini dirancang khusus untuk turis yang ingin menikmati atmosfer Piala Dunia tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu terjebak macet menuju stadion. Rutenya dibuat berpusat di area yang saling terhubung, sehingga perpindahan lebih efisien, sekaligus memasukkan satu lokasi alternatif yang jarang muncul dalam itinerary mainstream.
Kalau kamu berencana menghabiskan waktu di Mexico City selama Piala Dunia, cek artikel ini, deh. Ada ide itinerary liburan 4 hari di Mexico City selama Piala Dunia 2026.
1. Pagi sampai siang hari ke-1: berkunjung ke Centro Historico dan Zolaco

Pagi hari jadi waktu paling ideal untuk memulai perjalanan di Centro Histórico karena suhu masih nyaman dan antrean belum terlalu panjang. Area ini memberi gambaran paling lengkap tentang karakter Mexico City melalui bangunan kolonial hingga katedral tua. Perjalanan bisa dimulai dari Zócalo, lalu berjalan kaki ke Palacio de Bellas Artes yang terkenal dengan kubah emasnya.
Dari Bandara Benito Juárez menuju Centro Histórico, perjalanan naik Metro Line 5 lalu transit ke Line 2 memakan waktu sekitar 40—60 menit, seperti dilansir WorldCupTourism. Untuk mobilitas selama 4 hari, kartu Integrated Mobility Card sangat membantu karena bisa digunakan di metro, Metrobús, dan light rail. Harga sekali naik metro sekitar 5 MXN dan jauh lebih hemat dibanding rideshare yang tarifnya melonjak saat hari pertandingan.
2. Sore hingga malam hari ke-1: menikmati suasana Roma Norte dan Condesa

Sore sampai malam paling cocok dihabiskan di Roma Norte dan Condesa karena kawasan ini justru mulai hidup menjelang matahari terbenam. Area ini terkenal dengan deretan kafe hingga jalanan yang nyaman untuk berjalan kaki. Banyak fan gathering informal selama Piala Dunia berlangsung di sekitar kawasan ini karena lokasinya strategis dan atmosfernya lebih santai dibandingkan dengan pusat kota.
Perjalanan dari Centro Histórico ke Roma Norte memakan waktu sekitar 20 menit dengan Metro. Selama transit, suasana jalan mulai berubah dari area historis ke distrik urban. Berdasarkan panduan komunitas Reddit Mexico City, Roma Norte dan Condesa termasuk area paling nyaman untuk turis internasional karena lebih walkable dan ramai hingga malam. Untuk transportasi malam, aplikasi Uber dan DiDi dianggap lebih aman dibandingkan dengan naik taksi acak di jalan.
3. Hari ke-2: menjelajahi Coyoacán sebelum menuju Estadio Azteca

Hari kedua difokuskan pada area selatan kota supaya waktu perjalanan ke stadion lebih singkat. Pagi dimulai di Coyoacán yang suasananya jauh lebih tenang dibandingkan dengan pusat Mexico City. Jalan berbatu, pasar, dan plaza membuat area ini terasa seperti kota berbeda. Banyak turis langsung menuju stadion terlalu awal, padahal Coyoacán cocok jadi tempat menunggu sebelum pertandingan karena dekat dengan Estadio Azteca.
Dari pusat Coyoacán menuju stadion, perjalanan menggunakan Tren Ligero hanya sekitar 15—20 menit. Menurut panduan transportasi Piala Dunia 2026, rute Metro Line 2 lalu disambung dengan Tren Ligero menjadi opsi tercepat sekaligus paling murah menuju stadion dengan total biaya sekitar 10 MXN. Berangkat sekitar 3 jam sebelum kickoff lebih aman karena pemeriksaan keamanan diperkirakan akan ketat selama turnamen.
4. Hari ke-3: bersantai di Chapultepec dan berburu pameran unik di Museo Jumex

Setelah hari pertandingan yang padat, hari ketiga lebih ringan dengan fokus ke area Chapultepec. Taman kota terbesar ini cocok dikunjungi dari pagi hingga siang karena udara masih relatif segar dan belum terlalu ramai. Menurut routers, selain kastel dan danau, area ini juga dekat dengan Museo Jumex yang selama World Cup 2026 menggelar pameran bertema sepak bola dan seni.
Perjalanan dari Roma Norte ke Chapultepec hanya sekitar 15 menit dengan Metro Line 1 atau rideshare singkat. Selama transit, banyak penjual makanan jalanan muncul di sekitar pintu taman, sehingga cocok untuk sarapan. Pameran bertema sepak bola di Museo Jumex menarik karena menampilkan hubungan budaya populer dan olahraga. Ini memberi pengalaman berbeda dibandingkan dengan hanya berpindah dari stadion ke stadion.
5. Hari ke-4: menikmati Museo Yancuic dan fan festival meriah di Zócalo

Hari terakhir sengaja dibuat lebih fleksibel supaya tenaga tidak terlalu terkuras sebelum penerbangan pulang. Pertama, ada di Museo Yancuic yang berada di Iztapalapa. Lokasi ini jarang masuk itinerary, tetapi selama Piala Dunia 2026, museum tersebut mengadakan pameran besar bertema sejarah sepak bola dengan koleksi jersey, memorabilia, dan instalasi interaktif.
Dari Iztapalapa menuju Zócalo, perjalanan metro memakan waktu sekitar 35 menit. Sore hingga malam menjadi waktu terbaik untuk menikmati FIFA Fan Festival. Atmosfer suporter terasa lebih meriah.
Reuters melaporkan, Mexico City menyiapkan 18 fan festival gratis selama turnamen berlangsung. Karena area Zócalo diperkirakan sangat padat saat laga Meksiko berlangsung, menyimpan paspor di hotel dan membawa salinan digital jadi langkah yang sering diabaikan traveler.
Itinerary 4 hari ini dibuat agar perpindahan lebih efisien dan tidak terlalu melelahkan di tengah keramaian turnamen. Satu hal penting yang sering terlupakan adalah efek ketinggian kota Mexico City yang mencapai lebih dari 2.200 meter. Banyak traveler merasa cepat lelah pada hari pertama, jadi menjaga hidrasi dan tidak memaksakan jadwal terlalu padat akan sangat membantu menikmati perjalanan.



















