- Changshan UNESCO Global Geopark, China,
- Mount Siguniang UNESCO Global Geopark, China,
- Terres d'Hérault UNESCO Global Geopark, Prancis,
- Nisyros UNESCO Global Geopark, Yunani,
- Joyce Country and Western Lakes Global Geopark, Irlandia,
- Miné-Akiyoshidai Karst Plateau UNESCO Global Geopark, Jepang,
- Lenggong UNESCO Global Geopark, Malaysia,
- Sarawak Delta UNESCO Global Geopark, Malaysia,
- Algarvensis UNESCO Global Geopark, Portugal,
- Toratau UNESCO Global Geopark, Rusia,
- Dahar UNESCO Global Geopark, Tunisia, dan
- Manantiales Serranos UNESCO Global Geopark, Uruguay.
UNESCO Rilis 12 Global Geopark Baru, Ada Indonesia?

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) resmi mengumumkan daftar 12 Global Geopark baru yang masuk ke dalam jaringan konservasi warisan geologi dunia mereka pada Rabu (22/4/2026).
Pengumuman ini tentu menjadi sorotan global, mengingat status tersebut bukan sekadar label prestisius, tetapi juga bentuk pengakuan internasional terhadap keunikan situs alam, keragaman hayati, hingga kekayaan budaya yang dimiliki suatu negara.
Melansir situs resmi UNESCO, saat ini terdapat 241 situs di 51 negara yang masuk ke dalam Jaringan Geopark Global UNESCO. "Setiap formasi batuan, setiap ngarai, dan setiap fosil menceritakan kisah yang menjadi milik seluruh umat manusia. Hanya dalam 10 tahun, UNESCO Global Geoparks telah menunjukkan bahwa melindungi warisan geologi juga berarti memajukan sains, memperkuat pendidikan, dan membangun ketahanan lokal," kata Direktur Jenderal UNESCO, Khaled El-Enany, dikutip dari laman resmi UNESCO, Rabu (22/4/2026).
Keberadaan situs-situs tersebut, kata Khaled, menjadi bentuk komitmen bersama untuk mewariskan pengetahuan, dengan komunitas lokal sebagai pusatnya. Bagi negara yang memiliki situs dengan dengan status global geopark tidak hanya bisa meningkatkan standar perlindungan alamnya, tetapi juga mendongkrak daya tarik wisata.
Penasaran mana saja tempat yang terpilih dan apakah Indonesia kembali menambah koleksi geopark kelas dunia miliknya? Simak daftar lengkap 12 UNESCO Global Geopark terbaru di bawah ini, yuk!
Daftar UNESCO Global Geopark terbaru

Sebanyak 12 global geopark baru yang ditetapkan UNESCO tahun 2026 ini terletak di 10 negara, yakni China, Prancis, Yunani, Irlandia, Jepang, Malaysia, Portugal, Rusia, Tunisia, dan Uruguay. Ada pun daftarnya sebagai berikut:
Indonesia belum "lolos" tahun ini

Tidak ada nama Indonesia dalam daftar UNESCO Global Geopark tahun ini. Meski demikian, Indonesia sudah memiliki 12 global geopark yang diakui UNESCO dan dunia per 2025. Berikut di antaranya:
- Geopark Raja Ampat, Papua Barat Daya,
- Geopark Belitong, Kepulauan Bangka Belitung,
- Geopark Maros Pangkep, Sulawesi Selatan,
- Geopark Merangin, Jambi,
- Geopark Ijen, Jawa Timur,
- Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara,
- Geopark Meratus, Kalimantan Selatan,
- Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat,
- Geopark Gunung Sewu, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,
- Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jawa Barat,
- Geopark Kebumen, Jawa Tengah, dan
- Geopark Batur, Bali.
Dari 12 daftar UNESCO Global Geopark di Indonesia, tiga di antaranya adalah Geopark Rinjani, Geopark Kaldera Toba, dan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, memperoleh status “green card” dari UNESCO Global Geoparks Council untuk periode empat tahun berikutnya (2026–2029).
Artinya, ketiga geopark tersebut dinyatakan berhasil mempertahankan kualitas pengelolaan sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap tujuan UNESCO dalam penguatan ilmu kebumian, mitigasi risiko bencana, serta pembangunan berkelanjutan berbasis warisan alam.
Demikian daftar 12 UNESCO Global Geopark terbaru tahun 2026. Semoga ke depannya makin banyak tempat di Indonesia yang masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geopark dan kamu bisa mengunjungi banyak di antaranya!

















![[QUIZ] Wisata Dekat Jakarta yang Cocok untuk Long Weekend Kamu](https://image.idntimes.com/post/20240620/20240614-092427-55ae9c09800d0bca4f9d93b3cb51d867.jpg)