Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Wisata Alam di Gianyar Dekat Venue Piala Presiden 2026

7 Wisata Alam di Gianyar Dekat Venue Piala Presiden 2026
Potret Air Terjun Uma Anyar, Bali (instagram.com/uma_anyar_waterfall)
Intinya Sih
  • Piala Presiden 2026 berlangsung 25 Juli-6 Agustus dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi lokasi semifinal serta final turnamen yang diikuti delapan klub Indonesia dan Asia Tenggara.
  • Di sekitar venue, wisatawan dapat mengunjungi empat air terjun: Blangsinga, Uma Anyar, Kanto Lampo, dan Tegenungan, dengan akses, fasilitas, jam operasional, serta harga tiket yang berbeda.
  • Pilihan wisata lain mencakup Kemenuh Butterfly Park, Tegal Linggah Cliff Temple, dan Goa Gajah; pengunjung perlu berhati-hati di jalur licin serta mematuhi aturan berpakaian di kawasan suci.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Piala Presiden 2026, edisi ke-8 turnamen pramusim sepak bola resmi PSSI ini diikuti delapan klub dari Indonesia dan Asia Tenggara. Ajang ini berlangsung selama 25 Juli-6 Agustus 2026.

Stadion Kapten I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar, Bali, menjadi venue untuk babak semifinal dan final Piala Presiden 2026. Stadion ini merupakan salah satu fasilitas olahraga utama di Bali yang berstandar internasional.

Nah, bagi kamu yang ingin menonton langsung pertandingan di stadion, perjalanan ke Gianyar bisa sekaligus dimanfaatkan untuk liburan. Ada berbagai destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi di sekitar venue. Mulai dari air terjun, taman, hingga pura yang berada di tengah alam.

Jadi, setelah menyaksikan pertandingan, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati suasana Gianyar. Lantas, apa saja wisata alam di Gianyar di sekitar venue Piala Presiden 2026? Simak rekomendasinya berikut ini, ya!

1. Air Terjun Blangsinga

Air Terjun Blangsinga merupakan salah satu air terjun populer di Gianyar. Menawarkan pemandangan aliran air di antara tebing batu dan pepohonan hijau. Air terjun ini sebenarnya berasal dari sumber aliran yang sama dengan Air Terjun Tegenungan, tetapi dikelola pihak yang berbeda.

Akses menuju ke air terjun cukup mudah. Dari area parkir, kamu hanya perlu berjalan sekitar 10 menit untuk menjangkau lokasi. Air terjun setinggi sekitar 15 meter ini juga memiliki sejumlah spot yang menarik.

Selain menikmati pemandangan air terjun, kamu bisa mengunjungi area River Club di sekitar lokasi. Tempat wisata ini memiliki kolam, restoran, bar, dan area bersantai dengan pemandangan alam.

Lokasi: Jalan Raya Blangsinga, Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 07.00-18.00 WIB.

Harga tiket: Rp30 ribu per orang.

2. Air Terjun Uma Anyar

Kalau kamu mencari tempat wisata yang lebih tenang, Air Terjun Uma Anyar bisa menjadi pilihan. Air terjun ini memiliki dua tingkat dengan dua area yang bisa dikunjungi.

Area pertama berada di bagian atas. Sedangkan, area kedua berada di bawah dan terhubung langsung dengan aliran sungai. Jalur menuju lokasi air terjun cukup mudah dengan akses jalan yang rapi.

Untuk mencapai air terjun, kamu perlu melewati area perkampungan dan berjalan sekitar 10 menit. Sesampainya di lokasi, kamu bisa bermain air atau berenang di sungai sambil menikmati suasana alam yang asri.

Fasilitasnya berupa toilet, ruang ganti, dan tempat duduk. Namun, belum banyak warung makan di sekitar lokasi. Jadi, kamu bisa membawa makanan dan minuman sendiri.

Lokasi: Jalan Gading Wani, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB.

Harga tiket: Rp20 ribu per orang.

3. Air Terjun Kanto Lampo

Air Terjun Kanto Lampo, Bali
Air Terjun Kanto Lampo, Bali (indonesia.travel)

Air Terjun Kanto Lampo menawarkan pemandangan air yang mengalir di antara tebing batu. Air terjun ini memiliki aliran yang tidak terlalu tinggi dan membentuk kolam alami di beberapa bagian.

Pengunjung bisa bermain air di sepanjang aliran sungai yang tidak terlalu dalam. Selain itu, kamu bisa menikmati suasana di sekitar natural pool. Kawasan ini juga memiliki sejumlah spot foto yang menarik.

Jika ingin berfoto di spot utama air terjun, kamu mungkin perlu mengantre karena area tersebut cukup ramai wisatawan. Di sekitar lokasi juga ada warung yang menjual makanan dan minuman, area parkir, serta akses jalan yang cukup mudah.

Lokasi: Jalan Kanto Lampo Waterfall, Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 06.30-17.30 WIB.

Harga tiket: Rp25 ribu per orang.

4. Kemenuh Butterfly Park

Kemenuh Butterfly Park menawarkan pengalaman menikmati taman hijau yang dihuni berbagai jenis kupu-kupu. Suasananya cukup tenang dengan area yang tertata rapi sehingga cocok untuk berjalan santai.

Kamu juga bisa menemukan berbagai spot foto dengan latar tanaman hijau dan kupu-kupu. Selain area taman, destinasi ini memiliki kolam renang untuk dewasa dan anak-anak.

Kolam renang tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas permainan air. Lokasinya juga dikelilingi area persawahan yang membuat suasananya terasa lebih sejuk.

Lokasi: Jalan Ir. Sutami, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 09.00-18.00 WIB.

Harga tiket: Rp70 ribu per orang.

5. Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Gianyar. Lokasinya cukup mudah diakses dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti area parkir, toilet, dan warung makan.

Untuk menjangkau air terjun, pengunjung perlu menuruni sejumlah anak tangga. Sesampainya di bawah, kamu bisa menikmati pemandangan air terjun dan bermain air di area yang diperbolehkan.

Jika ingin menikmati suasana yang lebih tenang, sebaiknya datang pada pagi hari. Perhatikan tanda dan arahan petugas sebelum bermain air. Saat kondisi tertentu, arus air bisa menjadi lebih deras, sehingga pengunjung perlu berhati-hati.

Lokasi: Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 06.30-18.30 WIB.

Harga tiket: Rp30 ribu per orang.

6. Tegal Linggah Cliff Temple

Tegal Linggah Cliff Temple bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mengunjungi tempat wisata yang lebih tenang. Situs ini berada di kawasan Tegallinggah dan menawarkan suasana alami yang jauh dari keramaian.

Area ini memiliki jalan setapak yang dikelilingi lingkungan hijau. Suasananya cocok untuk kamu yang ingin bersantai atau menikmati ketenangan sambil melihat sisi lain wisata budaya di Gianyar.

Kamu perlu berhati-hati saat melewati sejumlah anak tangga menuju ke area pura. Ada beberapa bagian yang bisa menjadi licin, terutama setelah hujan.

Lokasi: Tegallinggah, Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB.

Harga tiket: Rp30 ribu per orang.

7. Goa Gajah

Goa Gajah, Gianyar (unsplash.com/@axcreativeagency)
Goa Gajah, Gianyar (unsplash.com/@axcreativeagency)

Goa Gajah merupakan salah satu situs bersejarah dan tempat suci yang berada di kawasan Gianyar. Destinasi ini dikenal dengan kompleks pura dan goa yang memiliki nilai sejarah serta budaya Bali.

Selain melihat goa, pengunjung juga bisa menemukan area pura, kolam pemandian, serta alam di sekitar kompleks. Jika mengikuti jalur trekking hingga ke bagian bawah, kamu juga bisa menemukan aliran sungai dan air terjun.

Karena Goa Gajah merupakan kawasan suci, pengunjung perlu mengenakan pakaian yang sopan dan mengikuti aturan yang berlaku. Wisatawan juga perlu mengenakan kain saat memasuki area tertentu.

Lokasi: Bedulu, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-18.00 WIB.

Harga tiket: Rp30 ribu per orang.

Menonton Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta bisa menjadi kesempatan untuk sekaligus mengunjungi berbagai destinasi di Gianyar. Setelah pertandingan, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke air terjun, taman, atau pura yang menawarkan pengalaman berbeda.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More