Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Nonton Piala Presiden 2026 sambil Kulineran Makanan Khas Bali

Nonton Piala Presiden 2026 sambil Kulineran Makanan Khas Bali
Potret makanan tradisional, ayam betutu khas Bali (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
Intinya Sih
  • Semifinal dan final Piala Presiden 2026 digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, membuka kesempatan suporter memadukan dukungan pertandingan dengan wisata kuliner lokal.
  • Pilihan kuliner utama mencakup ayam betutu, sate lilit, nasi campur, dan nasi tepeng, dengan cita rasa gurih, pedas, serta rempah khas Bali.
  • Untuk santapan praktis atau segar, tersedia nasi jinggo, rujak kuah pindang, dan tipat cantok yang dapat ditemukan di Gianyar, Denpasar, maupun warung lokal sekitar stadion.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gelaran Piala Presiden 2026 menyedot perhatian para pencinta sepak bola Tanah Air. Apalagi babak semifinal dan final turnamen bergengsi ini digelar di Pulau Dewata, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Suasana riuh stadion dan atmosfer pertandingan yang sengit tentu makin seru jika dipadukan dengan liburan singkat sembari menjelajahi ragam kebudayaan Bali.

Bagi kamu yang datang langsung ke Bali untuk mendukung tim kesayangan, perjalanan tentu belum lengkap tanpa melakukan petualangan kuliner. Bali sendiri punya banyak makanan tradisional yang kaya rasa dan menggugah selera.

Berikut IDN Times bagikan sederet kuliner khas Bali yang wajib kamu cicipi di sela-sela jadwal pertandingan Piala Presiden 2026!

1. Ayam betutu

Potret menu ayam betutu di Ayam Betutu Men Tempeh, Bali
Potret menu ayam betutu di Ayam Betutu Men Tempeh, Bali (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Kuliner khas Bali yang pertama adalah ayam betutu yang menjadi salah satu ikon kuliner Pulau Dewata. Sajian ini terbuat dari daging ayam yang dimasak dengan perpaduan bumbu base genep khas Bali. Daging dan rempah tersebut diungkep atau dipanggang dalam waktu lama hingga teksturnya sangat empuk, serta bumbunya yang meresap sempurna. Rasanya perpaduan pedas dan gurih.

Setiap porsi ayam betutu umumnya disajikan bersama kuah yang gurih, sambal matah, sambal embe, kacang tanah goreng, dan plecing kangkung. Jika kamu berada di sekitar Gianyar untuk menonton laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, kamu bisa mencicipinya di beberapa restoran atau tempat makan lokal di sana.

Kalau kamu sedang berada di wilayah Denpasar atau Badung, ada Ayam Betutu Khas Gilimanuk dan Ayam Betutu Men Tempeh yang wajib masuk bucket list kunjunganmu.

2. Sate lilit

Potret sate lilit
Potret sate lilit (pexels.com/G N)

Berbeda dari sate pada umumnya, sate lilit khas Bali dibuat dari olahan daging berbumbu yang dililitkan pada batang serai atau bilah bambu pipih. Bahan utamanya bisa berupa daging ayam, ikan, atau babi yang dicincang.

Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur dengan kelapa parut, santan, dan bumbu halus. Aroma wangi dari batang serai yang terbakar saat dipanggang memberikan nilai tambah pada kelezatannya.

Rasa sate lilit cenderung gurih, sedikit manis, dan kaya rempah. Teksturnya yang lembut dan berserat membuat sajian ini cocok dinikmati sebagai pengganjal perut sebelum masuk stadion dan nonton pertandingan. Kamu bisa menemukan sate lilit ini di berbagai kedai makan lokal sekitar kota Gianyar.

3. Nasi campur

Menu nasi campur di Omah Wasik Surabaya
Menu nasi campur di Omah Wasik Surabaya (IDN Times/Dewi Suci)

Nasi campur menawarkan pengalaman menikmati beragam kuliner khas Pulau Dewata hanya dalam satu piring. Hidangan ini terdiri dari nasi putih hangat yang dikelilingi aneka lauk, mulai dari ayam sisit, sate lilit, telur bumbu bali, lawar (campuran sayur dan rempah), kacang tanah, serta sambal matah yang segar. Rasa yang dihasilkan adalah kombinasi gurih, pedas, dan masam segar.

Ada banyak tempat atau rumah makan lokal untuk menikmati seporsi nasi campur sebelum menonton pertandingan tim kesayanganmu di Stadion I Wayan Dipta. Di antaranya seperti Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku di Ubud atau Nasi Campur Men Weti di kawasan Pantai Sanur.

4. Nasi jinggo

Bagi para suporter yang mencari santapan praktis, hemat, dan lezat seusai menonton pertandingan di malam hari, nasi jinggo adalah jawabannya. Kuliner rakyat ini dibungkus rapi menggunakan daun pisang dalam porsi yang pas. Di dalamnya berisi nasi putih seukuran kepalan tangan, mi goreng, orek tempe, serundeng, ayam suwir, dan sambal.

Nasi jinggo sangat mudah dijumpai di kawasan Gianyar maupun Denpasar saat malam hari. Ada banyak penjual gerobakan pinggir jalan yang menawarkannya. Kira-kira kamu habis sebungkus atau lebih, nih?

5. Rujak kuah pindang

Rujak kuah pindang (unsplash.com/Wherda Arsianto)
Rujak kuah pindang (unsplash.com/Wherda Arsianto)

Bagi pencinta kuliner dengan sensasi rasa unik dan menyegarkan, rujak kuah pindang wajib masuk ke dalam bucket list kulineranmu. Sajian ini terbuat dari buah-buahan segar, seperti mangga muda, kedondong, bengkuang, dan jambu air.

Bahan-bahan tersebut kemudian disiram dengan kuah kaldu dari ikan tuna atau tongkol (kuah pindang) yang dicampur cabai, terasi, dan garam. Kombinasi manis-asam dari buah dan rasa gurih-pedas-asin dari kuah ikan menghasilkan sensasi rasa yang segar di lidah.

Rujak kuah pindang ini dinikmati di tengah teriknya cuaca Bali sebelum masuk ke stadion. Kamu bisa menikmati sajian rujak kuah pindang di berbagaiarung lokal dekat Stadion I Wayan Dipta.

6. Nasi tepeng

Nasi tepeng merupakan kuliner khas Gianyar yang memiliki tekstur sangat unik dan berbeda dari sajian nasi pada umumnya. Berasnya dimasak dengan santan, daun salam, dan bumbu rempah khas Bali dalam waktu lama hingga lembut seperti bubur, tetapi tetap padat. Bumbunya meresap ke setiap butiran nasi hingga menghasilkan cita rasa yang kaya dan gurih.

Satu porsi nasi tepeng disajikan di atas daun pisang dengan aneka lauk yang menggugah selera, seperti ayam suwir, telur, kacang panjang, kacang merah, nangka muda, dan terung. Selanjutnya, hidangan disiram dengan bumbu pedas kaya rempah yang memberikan sensasi hangat saat disantap. Kamu bisa menemukannya di sekitar pasar tradisional di Gianyar atau warung-warung makan pagi di dekat Stadion Kapten I Wayan Dipta sebelum menonton pertandingan.

7. Tipat cantok

Potret tipat cantok
Potret tipat cantok (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

Terakhir, kamu wajib mencicipi tipat cantok. Sajian ini terbuat dari tipat (ketupat) dan aneka sayuran rebus, seperti kangkung, tauge, dan kacang panjang. Semua bahan diulek langsung bersama bumbu kacang tanah goreng yang dicampur dengan cabai, bawang putih, kencur, petis, dan perasan jeruk limau. Tekstur ketupat yang kenyal berpadu sempurna dengan sayuran dan saus kacang.

Hidangan ini sangat cocok dijadikan menu makan siang yang mengenyangkan. Kamu bisa menyantapnya sebelum berangkat ke stadion untuk mendukung tim kesayanganmu.

Demikian sederet kuliner khas Bali yang wajib kamu cicipi di sela-sela jadwal pertandingan Piala Presiden 2026. Hidangan mana yang paling membuatmu tergiur?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More