4 Tips Mencegah Kelelahan setelah Penerbangan Jarak Jauh

Penerbangan jarak jauh mungkin kerap menjadi pengalaman yang melelahkan karena tubuh harus dalam posisi duduk selama berjam-jam. Selain itu, perubahan pada zona waktu, kualitas tidur yang mungkin kurang baik, hingga kondisi kabin pesawat bisa saja membuat tubuh jadi terasa lemas pada saat tiba di bandara tujuan.
Kelelahan setelah penerbangan bukan hanya terasa mengganggu kenyamanan, namun juga bisa mempengaruhi aktivitas yang tidak direncanakan sebelumnya. Tidak heran apabila penting untuk mengetahui beberapa tips sederhana berikut ini yang dapat membantumu menghindari kelelahan setelah penerbangan panjang agar kondisi tubuh tetap segar.
1. Pastikan tubuh tetap terhidrasi

ilustrasi botol minum (pexels.com/Anna Shvets) Salah satu penyebab utama kelelahan setelah melalui penerbangan panjang adalah kurangnya cairan dalam tubuh selama berada di dalam pesawat. Udara di dalam kabin pesawat biasanya lebih kering jika dibandingkan lingkungan normal, sehingga membuat tubuh pun lebih mudah kehilangan cairan tanpa disadari sebelumnya.
Untuk mengurangi risiko dehidrasi, sebaiknya usahakan minum air putih secara teratur sebelum, selama, dan juga setelah penerbangan berlangsung. Membatasi pengonsumsian minuman berkafein atau beralkohol dapat membantu untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh agar proses pemulihan nantinya berlangsung dengan lebih cepat dan nyaman.
2. Lakukan peregangan dan gerakan ringan

ilustrasi pesawat (pexels.com/Berkalp Turper) Duduk dalam waktu lama ternyata bisa menyebabkan otot tubuh menjadi lebih tegang dan membuat sirkulasi udara kurang optimal selama penerbangan berlangsung. Akibat dari hal ini akan membuat tubuh terasa lebih kaku, pegal, dan mudah mengalami kelelahan pada saat tiba di tujuan, sehingga sangat dianjurkan untuk melakukan peregangan ringan secara berkala.
Jika memungkinkan, cobalah berjalan singkat di lorong pesawat atau dengan menggerakkan kaki dan bahu pada saat duduk. Gerakan sederhana yang dilakukan ternyata bisa membantu untuk melancarkan sistem peredaran darah dan juga mengurangi risiko ketegangan pada otot agar kondisi tubuh pun tetap aktif selama perjalanan berlangsung.
3. Atur pola tidur selama perjalanan

ilustrasi tidur (unsplash.com/Shane) Kualitas tidur ternyata memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kondisi tubuh setelah melakukan penerbangan panjang, terutama jika sampai melibatkan perbedaan pada zona waktu. Kurangnya waktu istirahat akan membuat kondisi tubuh sulit untuk beradaptasi dengan jadwal baru dan membuat rasa kantuk hingga kelelahan bertahan dengan lebih lama.
Sebaiknya gunakan bantal leher, penutup mata, hingga penyubat telinga yang bisa membantu untuk memberikan suasana yang terasa lebih nyaman untuk beristirahat di dalam pesawat. Selain itu, sesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tujuan agar bisa membantu tubuh untuk beradaptasi dengan lebih cepat setelah mendarat, sehingga tubuh pun akan terasa lebih segar dan siap untuk menjalani aktivitas selanjutnya.
4. Berikan waktu untuk beradaptasi setelah tiba

ilustrasi bandara (pexels.com/Muneeb Babar) Banyak orang mungkin langsung melakukan aktivitas padat begitu tiba di tujuan tapi memberikan kesempatan untuk tubuh beristirahat terlebih dahulu. Perlu diketahui bahwa tubuh tetap memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan adanya perubahan lingkungan, cuaca, dan juga perbedaan waktu yang mungkin terjadi di destinasi tujuan.
Coba luangkan waktu untuk berjalan santai, menghirup udara segar, atau bahkan beristirahat sejenak sebelum memulai aktivitas penting lainnya. Mengonsumsi makanan bergizi dan juga menjaga pola makan teratur bisa membantu untuk mempercepat proses pemulihan tubuh agar dapat memberikan waktu adaptasi yang cukup dan mengembalikan kondisi fisik dengan lebih cepat.
Kelelahan setelah penerbangan panjang memang merupakan hal yang umum terjadi, namun bisa dikurangi dengan persiapan dan kebiasaan yang tepat. Dengan tetap memperhatikan beberapa hal di atas, maka bisa menjadi langkah sederhana yang sangat bermanfaat untuk mengembalikan kondisi tubuh. Terapkan tips di atas agar perjalanan udara jarak jauh terasa lebih nyaman dan tubuh pun siap menjalani berbagai aktivitas setelah sampai di tempat tujuan.





















