Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bahaya, Alat Ini Gak Boleh Dicolok ke Stopkontak Kereta Api!
Potret Gerbong Kereta Api Indonesia (KAI) (IDN Times/Uni Lubis)

Saat naik kereta api, tentu kamu ingin perjalanan terasa nyaman dan lancar. Salah satu fasilitas yang sering dimanfaatkan penumpang adalah stopkontak di area kursi. Paling sering dimanfaatkan untuk mengisi daya HP, laptop, atau tablet.

Namun, masih banyak yang menganggap stopkontak kereta bisa digunakan untuk semua alat elektronik. Baru-baru ini, media sosial dihebohkan seorang penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) memasak mi instan menggunakan panci listrik di dalam kereta. Video yang diunggah pada 22 April 2026 itu memperlihatkan proses memasak dilakukan langsung di area kursi penumpang. Aksi tersebut langsung menarik perhatian publik.

Pihak KAI menyayangkan tindakan itu dan menegaskan bahwa stopkontak di kereta tidak diperuntukkan bagi perangkat berdaya tinggi. Penggunaan alat tertentu bisa mengganggu sistem kelistrikan selama perjalanan.

Oleh karena itu, kita perlu memahami perangkat apa saja yang tidak boleh digunakan atau dicolokkan ke stopkontak di kereta api. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Alat yang tidak boleh dicolok ke stopkontak kereta

Melansir informasi dari akun Instagram resmi @kai121_, ada beberapa perangkat yang gak boleh dicolok ke stopkontak kereta karena membutuhkan daya listrik besar. Berikut di antaranya.

  1. Hair dryer.

  2. Catokan rambut.

  3. Ketel listrik.

  4. Rice cooker.

  5. Kompor listrik.

  6. Laptop gaming berdaya tinggi.

  7. Perangkat elektronik lain yang berdaya tinggi.

2. Kenapa dilarang menggunakan perangkat berdaya tinggi?

Potret gerbong kereta api eksekutif (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Ada beberapa alasan perangkat berdaya tinggi tidak boleh dicolok ke stopkontak kereta api.

  1. Penggunaan perangkat berdaya tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kelistrikan yang berpotensi memengaruhi keamanan selama perjalanan.

  2. Sistem kelistrikan kereta memiliki kapasitas tertentu yang dirancang untuk kebutuhan operasional dan fasilitas dasar penumpang.

  3. Beban listrik berlebih bisa memengaruhi kestabilan arus listrik di dalam rangkaian kereta.

  4. Penggunaan alat dengan daya besar dapat memicu gangguan atau kerusakan pada instalasi listrik kereta.

  5. Jika terjadi gangguan listrik akibat penggunaan perangkat tertentu, fasilitas stopkontak bagi penumpang lain juga bisa terdampak.

  6. Semua yang disebutkan di atas dapat memicu korsleting listrik.

3. Ada sanksi dari petugas

Petugas kereta melakukan pengecekan secara berkala selama perjalanan. Jika ada penumpang yang melanggar aturan penggunaan stopkontak, petugas akan memberikan peringatan.

Dalam kondisi tertentu, pelanggaran bisa berujung pada tindakan tegas. Penumpang dapat diminta menghentikan penggunaan alat atau diturunkan dari perjalanan jika dianggap membahayakan keselamatan.

Jadi, sebaiknya lebih bijak menggunakan stopkontak di kereta api demi keamanan dan keselamatan bersama, ya! Gunakan sesuai aturan yang ada dan kita jaga bersama fasilitas publik, ya.

Editorial Team