Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Sanksi jika Pendaki Nekat Mendaki Lewat Jalur Ilegal?
ilustrasi sekelompok pendaki sedang melewati vegetasi hutan yang masih asri (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
  • Pendaki yang tertangkap memakai jalur ilegal dapat didata dan masuk blacklist nasional, sehingga berpotensi kehilangan akses mendaki di gunung-gunung Indonesia.
  • Selain membahayakan keselamatan, pendakian ilegal dapat dikenai denda finansial karena melintasi area lindung yang terkait aturan konservasi.
  • Pengelola dan polisi hutan dapat menangkap pelanggar; kasus tertentu bisa berlanjut ke proses pidana, sementara sanksi sosial mencakup kerja bakti membersihkan gunung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mendaki gunung adalah salah satu bentuk tanggung jawab terhadap gunung itu sendiri yang masih harus dijaga keasliannya. Bentuk tanggung jawab juga bisa dimulai dari berbagai cara, seperti mengikuti prosedur resmi yang ada, memakai jalur pendakian resmi, hingga beretika baik ketika melakukan perjalanan mendaki.

Namun, masih ada saja oknum pendaki yang tidak memedulikan hal-hal seperti itu, salah satunya dengan mendaki gunung melalui jalur yang tidak resmi atau biasa disebut jalur pendakian ilegal.

Selain berbahaya untuk keselamatan pendaki, melewati jalur pendakian ilegal juga bisa membuat seorang pendaki terkena berbagai macam sanksi dengan beragam tingkatannya. Berikut adalah macam-macam hukuman yang didapat oleh seorang pendaki yang nekat mendaki gunung melalui jalur pendakian ilegal.

1. Terkena blacklist skala nasional untuk selamanya

ilustrasi seseorang sedang mencatat data informasi (pexels.com/Connor Scott McManus)

Jika berani sekali saja mencoba mendaki melalui jalur ilegal, kamu harus tahu sanksi berat ini. Ketika kamu tertangkap dan terbukti bahwa kamu adalah pengguna jalur pendakian ilegal, pihak basecamp gunung resmi akan menyita kartu identitas kamu untuk sementara waktu. Apa yang akan dilakukan oleh pihak basecamp? Mereka akan memasukkan semua data yang ada pada kartu identitas ke dalam daftar pelanggar yang sudah tertata rapi di sistem mereka.

Dampaknya, semua pihak pengelola gunung di Indonesia akan mengetahui pelanggaran yang kamu lakukan, karena sistem blacklist ini sudah berskala nasional. Jadi, seluruh kesempatan kamu untuk mendaki gunung lain di seluruh Indonesia akan pupus hanya karena kelakuan kamu jika berani melewati jalur ilegal.

2. Denda finansial yang fantastis

ilustrasi sejumlah uang kertas (pexels.com/John Guccione)

Salah satu hal yang menggiurkan dari mendaki di jalur ilegal adalah tiket masuk alias SIMAKSI yang tidak dipungut biaya. Padahal, biaya registrasi di basecamp gunung resmi nyatanya tidak begitu mahal dan ramah di dompet para pendaki. Hal itu justru menjadi jebakan paling nyata yang dirasakan oleh oknum pendaki.

Pasalnya, sanksi atas pendakian di jalur ilegal dapat pula berupa denda uang. Kamu, seorang diri atau bersama rombongan yang tertangkap basah oleh tim patroli hutan, akan dibawa ke basecamp gunung resmi dan dikenakan denda finansial. Hal itu dikarenakan kamu telah melewati jalur yang mungkin saja merupakan area yang dilindungi oleh pihak pengelola gunung dan sudah tercatat dalam Undang-Undang Konservasi.

3. Bisa masuk dalam kategori proses hukum yang menuju tindak pidana

ilustrasi sekelompok pendaki sedang melewati vegetasi hutan yang masih asri (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Meskipun banyak yang menyepelekan dan tetap menggunakan jalur pendakian ilegal, pihak pengelola gunung tentu sudah melakukan langkah tegas tanpa toleransi. Pihak basecamp biasanya akan bekerja sama dengan para polisi hutan yang bertugas untuk menangkap siapa pun yang berani mencoba memasuki jalur ilegal. Polisi hutan juga memiliki hak dan wewenang untuk menangkap para oknum pendaki.

Jika jalur pendakian ilegal ini dimanfaatkan sebagai jalan tikus para oknum pendaki yang melakukan tindakan kriminal, siap-siap saja akan ada proses hukum yang menanti. Layaknya tindakan kejahatan, keadilan tetap akan ditegakkan sebagaimana negara hukum di Indonesia ini berjalan.

4. Sanksi sosial berupa tindakan kebersihan gunung

ilustrasi mendaki (unsplash.com/@baleee05)

Dari ketiga poin yang telah dibahas sebelumnya, mungkin poin terakhir ini menjadi hukuman yang paling ringan. Sanksi sosial berupa kerja bakti untuk kebersihan gunung diterapkan untuk memberikan efek jera secara langsung kepada pendaki. Setelah pendaki diinterogasi atau dimintai kartu identitas, oknum pendaki itu tidak diperbolehkan pulang sebelum menjalani rangkaian hukum yang terakhir ini.

Hukuman yang akan dijalankan ini akan menguras fisik karena tugas kebersihan yang diberikan oleh ketua adat atau pihak basecamp sangat banyak. Salah satu yang paling sering diterapkan adalah membersihkan sampah di setiap pos pendakian. Sanksi sosial ini juga bisa membuat oknum pendaki malu karena menjadi bahan tontonan bagi pendaki lain.

Apa pun alasannya, mendaki gunung melalui jalur pendakian ilegal adalah hal yang dilarang keras. Banyak dampak besar yang harus kamu pertimbangkan jika kamu memang sangat mencintai hobi sebagai pendaki. Dari keempat poin yang telah dibahas sebelumnya, kamu sudah tahu sanksi yang akan didapat ketika seorang pendaki menggunakan jalur pendakian ilegal, kan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article