Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa yang Harus Dilakukan Penumpang saat Pesawat Delay?
Potret penumpang pesawat di bandara (freepik.com/yanalya)

Keterlambatan penerbangan alias delay adalah salah satu situasi yang paling tidak diharapkan penumpang pesawat. Jadwal yang sudah disusun rapi bisa berantakan dalam hitungan menit. Faktor penyebabnya beragam, baik faktor cuaca, operasional, maupun teknis. Situasi ini bisa memicu kebingungan, terlebih jika informasi yang diterima penumpang dinilai kurang jelas.

Hal tersebut terjadi pada penumpang penerbangan Super Air Jet IU-742 rute Jakarta–Bali pada Kamis (12/2/2026) yang mengungkapkan kekecewaannya setelah pesawat mengalami delay sekitar lima jam saat penumpang sudah berada di dalam kabin, tetapi belum juga lepas landas. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang sikap yang tepat sebagai penumpang.

Alih-alih terbawa emosi, memahami prosedur serta hak yang dimiliki bisa membantu situasi tetap kondusif dan terarah. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan penumpang saat pesawat mengalami delay? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Cek informasi resmi dari maskapai

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan informasi delay berasal dari sumber resmi. Perhatikan pengumuman di bandara atau notifikasi dari aplikasi maskapai. Jangan mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.

Jika informasi belum jelas, datangi konter layanan maskapai untuk menanyakan estimasi waktu keberangkatan terbaru. Catat juga alasan keterlambatan karena hal ini berkaitan dengan hak kompensasi penumpang.

2. Ketahui hak sebagai penumpang

Potret penumpang pesawat (freepik.com/DC Studio)

Di Indonesia, hak penumpang saat pesawat delay diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan. Kompensasi biasanya diberikan berdasarkan durasi keterlambatan, mulai dari makanan ringan hingga pengembalian dana atau pengalihan ke penerbangan lain.

Semakin lama durasi delay, semakin besar bentuk kompensasi yang diberikan. Oleh karena itu, penting untuk menanyakan secara langsung kepada petugas mengenai hak yang bisa diperoleh.

3. Manfaatkan waktu dengan produktif

Daripada hanya menunggu dengan rasa kesal, cobalah memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Jika membawa laptop atau ponsel, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan, membaca buku digital, atau sekadar menonton film.

Bandara umumnya menyediakan fasilitas WiFi dan area duduk yang cukup nyaman. Jika delay berlangsung cukup lama, kamu juga bisa mencari tempat istirahat yang lebih tenang di area bandara.

4. Atur ulang jadwal perjalanan

Potret penumpang pesawat di bandara (pexels.com/Kelly)

Jika kamu memiliki jadwal lanjutan seperti penerbangan transit, reservasi hotel, atau penjemputan, segera hubungi pihak terkait untuk memberi tahu adanya keterlambatan. Semakin cepat informasi disampaikan, semakin besar peluang untuk menyesuaikan jadwal tanpa biaya tambahan.

Untuk penerbangan lanjutan dengan maskapai yang sama, biasanya pihak maskapai akan membantu mengatur ulang jadwal. Namun, jika menggunakan maskapai berbeda, kamu perlu mengurusnya secara mandiri.

5. Tetap tenang dan jaga komunikasi

Situasi delay seringkali memicu emosi, terutama jika waktunya cukup lama. Namun, bersikap tenang dan komunikatif justru akan mempermudah proses penyelesaian. Petugas maskapai juga bekerja mengikuti prosedur yang ada.

Jika diperlukan, dokumentasikan informasi delay, seperti foto papan pengumuman atau pesan resmi dari maskapai. Hal ini dapat berguna apabila kamu perlu mengajukan klaim atau komplain di kemudian hari.

6. Perhatikan kebutuhan pribadi

Potret penumpang pesawat di bandara (pexels.com/Negative Space)

Jika delay berlangsung lebih dari dua jam, pastikan kamu tetap menjaga kondisi tubuh. Konsumsi makanan dan minuman yang cukup, serta bergerak ringan, agar tidak terlalu lelah. Jangan lupa memperhatikan barang bawaan dan dokumen penting, biar tetap aman.

Pesawat delay memang bukan pengalaman menyenangkan, tetapi memahami langkah yang tepat bisa membuat situasi lebih terkendali. Dengan mengetahui hak sebagai penumpang dan tetap bersikap tenang, kamu bisa menghadapi keterlambatan penerbangan dengan lebih siap. Jadi, lain kali ketika kamu mengalami kejadian serupa, kamu sudah tahu harus melakukan apa. Safe flight!

Editorial Team