Sleep tourism menjadi salah satu tren perjalanan yang semakin banyak dibicarakan. Jika biasanya hotel berlomba menawarkan fasilitas, seperti kolam renang, restoran, atau pemandangan menarik, kini ada pula hotel yang justru menjadikan tidur dan istirahat sebagai bagian utama dari pengalaman menginap. Namun, tidak semua hotel otomatis cocok untuk sleep tourism.
Hotel yang benar-benar mendukung tren ini biasanya memperhatikan banyak hal yang berkaitan dengan kualitas tidur, mulai dari kondisi kamar, pencahayaan, suhu, suara, hingga pilihan kasur dan bantal. Lantas, seperti apa sebenarnya hotel yang ideal untuk sleep tourism? Mari, kita bahas bersama!
