Apakah Makanan Bisa Ditaruh di Bagasi Pesawat? Ini Aturannya!

- Makanan boleh dibawa di bagasi tercatat maupun kabin, termasuk camilan, roti, dan makanan khas, asalkan jenis, jumlah, serta kemasannya memenuhi ketentuan.
- Makanan cair atau menyerupai gel di kabin, seperti saus, sup, selai, dan yogurt, umumnya mengikuti batas 100 ml per wadah serta aturan kantong transparan.
- Makanan basah, mudah basi, berbau, atau produk hewani perlu dikemas rapat; penumpang wajib memeriksa aturan maskapai, karantina, dan bea cukai negara tujuan.
Bepergian menggunakan pesawat terkadang membuat penumpang ingin membawa bekal atau oleh-oleh berupa makanan dari rumah. Namun, muncul pertanyaan apakah makanan bisa ditaruh di bagasi pesawat atau justru hanya boleh dibawa ke dalam kabin. Hal ini penting diketahui agar makanan yang kamu bawa tidak bermasalah saat melewati pemeriksaan keamanan bandara.
Kabar baiknya, penumpang boleh membawa makanan, baik melalui bagasi kabin maupun bagasi tercatat (checked baggage). Meski begitu, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, terutama terkait jenis makanan, kemasan, dan ketentuan maskapai penerbangan. Supaya perjalanan tetap lancar, simak penjelasan mengenai aturan membawa makanan di bagasi pesawat berikut ini.
1. Makanan boleh dimasukkan ke bagasi tercatat

ilustrasi koper (pexels.com/Eminent Luggage) Kamu bisa memasukkan berbagai jenis makanan ke dalam bagasi tercatat atau bagasi yang disimpan di ruang kargo pesawat. Pilihan ini cukup praktis jika kamu membawa makanan dalam jumlah banyak atau berukuran besar sehingga tidak memungkinkan untuk dibawa ke kabin.
Beberapa contoh makanan yang bisa dimasukkan ke bagasi tercatat antara lain makanan kering, camilan kemasan, kue, roti, hingga makanan khas daerah. Kamu juga bisa membawa makanan olahan selama jenis makanan tersebut tidak melanggar ketentuan maskapai maupun aturan negara tujuan.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu cara pengemasan. Pastikan makanan dimasukkan ke dalam wadah tertutup agar tidak mudah rusak atau mengotori barang bawaan lainnya. Jika membawa makanan yang mudah hancur, gunakan pelindung tambahan seperti kotak makanan atau bantalan kemasan.
Untuk makanan yang berbau cukup menyengat, sebaiknya gunakan kemasan berlapis agar aromanya tidak menyebar ke barang lain. Dengan begitu, makanan tetap aman selama perjalanan.
2. Makanan juga boleh dibawa ke bagasi kabin

Ilustrasi kabin pesawat (pexels.com/Magda Ehlers) Selain bagasi tercatat, kamu juga diperbolehkan membawa makanan ke dalam bagasi kabin. Bahkan, pilihan ini bisa lebih menguntungkan untuk jenis makanan tertentu karena kamu dapat mengawasi langsung barang bawaan selama penerbangan.
Makanan kering seperti biskuit, keripik, roti, permen, dan cokelat umumnya bisa dibawa ke kabin pesawat. Begitu juga dengan makanan ringan lain yang dikemas secara praktis dan tidak menimbulkan gangguan bagi penumpang lain.
Namun, kamu perlu memperhatikan aturan mengenai cairan, aerosol, dan gel atau Liquids, Aerosols, and Gels (LAGs). Pada banyak penerbangan internasional, cairan dalam bagasi kabin dibatasi maksimal 100 ml per wadah dan harus dimasukkan ke dalam kantong transparan sesuai ketentuan bandara.
Aturan tersebut bisa berpengaruh pada makanan seperti saus, sup, selai, yogurt, dan makanan bertekstur cair atau menyerupai gel. Jadi, meskipun makanan tersebut boleh dibawa, belum tentu semuanya bisa lolos pemeriksaan keamanan kabin.
3. Perhatikan jenis makanan yang mudah basi dan berbau

ilustrasi snack (pexels.com/Veronica) Tidak semua makanan cocok dibawa menggunakan pesawat, terutama jika perjalanan membutuhkan waktu cukup lama. Makanan basah, makanan bersantan, olahan daging, dan produk yang membutuhkan suhu penyimpanan tertentu perlu mendapatkan perhatian lebih.
Jika ingin memasukkan makanan seperti rendang, sambal, atau lauk matang ke bagasi, pastikan kemasannya benar-benar rapat dan tidak mudah bocor. Kamu bisa menggunakan wadah kedap udara yang dilengkapi segel tambahan untuk mengurangi risiko tumpah selama perjalanan.
Selain kemasan, perhatikan juga daya tahan makanan. Makanan yang mudah basi sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, apalagi jika penerbangan disertai waktu transit.
Jika makanan membutuhkan pendinginan, gunakan kemasan khusus yang sesuai dengan ketentuan maskapai. Perlu diingat, penggunaan es atau bahan pendingin tertentu juga dapat memiliki aturan tersendiri, terutama jika dibawa ke dalam kabin.
4. Cek aturan maskapai dan negara tujuan sebelum membawa makanan

ilustrasi kursi pesawat (unsplash.com/Gerrie van der Walt) Hal terakhir yang gak kalah penting adalah memeriksa ketentuan maskapai serta negara tujuan. Setiap maskapai dapat memiliki kebijakan berbeda mengenai jenis makanan, berat bagasi, ukuran kemasan, hingga barang yang tidak diperbolehkan masuk ke pesawat.
Untuk penerbangan domestik, membawa makanan khas daerah biasanya lebih fleksibel selama tidak termasuk barang yang dilarang dan dikemas dengan benar. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan batas berat bagasi yang sudah ditentukan dalam tiket penerbangan.
Sementara itu, penerbangan internasional memiliki aturan tambahan terkait karantina dan bea cukai. Beberapa negara membatasi atau melarang masuknya produk tertentu, seperti daging, susu, buah segar, sayuran, biji-bijian, dan produk hewani lainnya untuk mencegah penyebaran hama maupun penyakit.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan aturan dari maskapai. Periksa juga ketentuan bea cukai dan karantina negara tujuan sebelum memasukkan makanan ke dalam koper. Langkah sederhana ini bisa menghindarkan kamu dari penyitaan makanan atau masalah saat pemeriksaan kedatangan.
Jadi, apakah makanan bisa ditaruh di bagasi pesawat? Jawabannya boleh, baik di bagasi tercatat maupun bagasi kabin, selama jenis makanan, kemasan, dan jumlahnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah memeriksa aturan maskapai dan negara tujuan, terutama jika membawa makanan basah, mudah basi, atau produk hewani. Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa membawa bekal maupun oleh-oleh makanan tanpa khawatir mengalami kendala selama perjalanan udara.










![[QUIZ] Negara dengan Visa Schengen yang Akan Kamu Kunjungi pada 2027](https://image.idntimes.com/post/20260205/screenshot-2026-02-05-123713_0eefe30b-0c48-4a20-8ad9-0118e59fb913.png)








![[QUIZ] Hey Scorpio, Ini Destinasi Wisata yang Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240809/negara-destinasi-solo-traveling-paling-ramah-perempuan-mana-saja-destinasi-solo-traveling-untuk-perempuan-islandia-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-be55281ec651c399d53ce66f494b0aa1.jpg)


