5 Cara Menentukan Kota Bersalju di Asia untuk Liburan Hemat

- Kota bersalju berada di Asia Timur dan Asia Tengah, seperti Jepang, Korea Selatan, Mongolia, dan Kazakhstan.
- Akses menuju kota harus mudah tanpa rute berbelit, terutama pada musim dingin.
- Aktivitas musim dingin tersedia di dalam kota, dan perkiraan biaya harian masih masuk akal untuk pelancong Asia Tenggara.
Wisata musim dingin tidak selalu identik dengan Eropa atau biaya perjalanan yang menguras tabungan. Sebab, beberapa kota Asia bersalju justru menawarkan pengalaman salju yang autentik dengan pengeluaran lebih terkendali. Faktor jarak yang lebih dekat dari Indonesia, pilihan maskapai regional, dan gaya hidup lokal yang masih terjangkau membuat destinasi ini relevan untuk perjalanan santai maupun liburan panjang.
Namun, memilih kota yang tepat tetap membutuhkan pertimbangan matang agar biaya tidak membengkak di luar rencana. Supaya tidak mempengaruhi keuanganmu, ini beberapa cara menentukan kota bersalju di Asia untuk liburan hematmu selanjutnya.
1. Kota bersalju berada di kawasan Asia Timur dan Asia Tengah

Sebagian besar kota Asia yang bersalju berada di Asia Timur, seperti Jepang, Korea Selatan, dan China Utara, dan Asia Tengah, seperti Mongolia dan Kazakhstan. Untuk wilayah Asia Timur, musim salju umumnya berlangsung stabil antara Desember—Februari dengan puncak salju biasanya terjadi pada Januari.
Sapporo di Hokkaido, Jepang, dikenal memiliki ketebalan salju konsisten sejak akhir Desember hingga awal Maret, sehingga waktu paling ideal berkunjung berada di rentang Januari—Februari. Harbin di China Timur Laut mengalami suhu ekstrem sejak akhir Desember hingga awal Februari dengan kondisi salju terbaik pada pertengahan Januari.
Di Asia Tengah, Ulaanbaatar di Mongolia mulai diselimuti salju sejak November dan mencapai suhu terdingin pada Januari, sehingga menjadikannya cocok bagi pelancong yang ingin melihat lanskap bersalju luas tanpa keramaian. Almaty di Kazakhstan memiliki musim dingin yang relatif lebih bersahabat dengan salju turun sejak Desember—Februari. Sementara itu, Januari menjadi waktu paling aman untuk menikmati panorama pegunungan bersalju. Mengetahui bulan terbaik berkunjung membantu menghindari cuaca ekstrem yang berlebihan sekaligus memastikan salju benar-benar hadir.
2. Akses menuju kota dapat ditempuh tanpa rute berbelit

Akses transportasi menjadi faktor penting saat memilih kota Asia bersalju, terutama jika perjalanan dilakukan pada musim dingin. Sapporo paling nyaman dikunjungi pada Januari—Februari, ketika jadwal penerbangan domestik Jepang cenderung stabil dan risiko pembatalan akibat badai masih bisa ditoleransi. Kemudian, Harbin dapat ditempuh dengan kereta cepat dari Beijing atau Shanghai, dan periode Januari relatif aman karena jalur kereta sudah menyesuaikan jadwal musim dingin.
Ulaanbaatar memiliki keterbatasan penerbangan internasional, sehingga waktu terbaik datang adalah Desember awal atau Februari saat cuaca masih ekstrem, tetapi transportasi kota tetap beroperasi normal. Almaty lebih fleksibel, karena bandara internasionalnya berfungsi baik sepanjang musim dingin, dengan periode Januari—Februari menjadi waktu paling seimbang antara salju dan aksesibilitas. Memilih bulan yang tepat membantu mengurangi risiko keterlambatan dan biaya tambahan akibat perubahan rute.
3. Aktivitas musim dingin tersedia di dalam kota

Kota Asia bersalju yang ramah pelancong umumnya menawarkan aktivitas musim dingin langsung di dalam kota pada periode tertentu. Di Sapporo, taman kota, seperti Odori Park dan Susukino, mulai dipenuhi salju tebal sejak Januari, sehingga menjadikannya waktu paling pas untuk berjalan kaki dan menikmati suasana kota.
Beralih ke Harbin, kota di China itu menghadirkan Ice and Snow World. Acara itu biasanya dibuka dari akhir Desember—Februari dengan kualitas instalasi es terbaik terjadi pada pertengahan musim dingin.
Ulaanbaatar menawarkan pengalaman berbeda, di mana salju yang turun sejak Desember—Januari menciptakan suasana kota yang tenang dan minim wisatawan. Almaty paling ideal dikunjungi pada Januari, ketika Medeu Ice Rink dan Shymbulak Ski Resort beroperasi penuh dengan salju alami. Mengunjungi kota saat aktivitas berada di puncaknya menghindari kebutuhan perjalanan tambahan ke luar kota.
4. Perkiraan biaya harian masih masuk akal untuk pelancong Asia Tenggara

Biaya harian sangat dipengaruhi oleh bulan kunjungan, terutama saat musim liburan lokal. Di Sapporo, awal Januari cenderung lebih mahal, karena libur Tahun Baru, sedangkan pertengahan hingga akhir Januari relatif lebih stabil dari sisi harga.
Sementara itu, Harbin justru mengalami lonjakan harga saat festival es berlangsung di awal Januari. Dengan begitu, datang pada akhir Januari hingga awal Februari bisa lebih masuk akal secara anggaran.
Ulaanbaatar punya biaya hidup rendah sepanjang musim dingin, tetapi Januari menjadi bulan paling dingin, sehingga kebutuhan logistik meningkat. Almaty berada di kisaran menengah dengan harga relatif konsisten selama Januari—Februari, karena bukan musim liburan utama wisatawan internasional. Memilih waktu di luar puncak festival membantu menekan biaya tanpa mengorbankan pengalaman salju.
5. Akomodasi musim dingin tersedia dengan fasilitas memadai

Akomodasi di kota bersalju sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca pada bulan kunjungan. Di Sapporo, hotel bisnis dan hostel paling cepat penuh pada Januari, sehingga pemesanan lebih awal sangat disarankan. Harbin menawarkan banyak hotel lokal dengan harga lebih rendah pada Februari, setelah periode festival selesai.
Ulaanbaatar sebaiknya dikunjungi dengan memilih penginapan berlokasi pusat kota pada Desember atau Februari, saat suhu ekstrem masih dapat ditoleransi. Almaty menyediakan banyak apartemen sewa yang nyaman sepanjang Januari—Februari dengan fasilitas pemanas yang sudah menjadi standar. Menyesuaikan akomodasi dengan bulan perjalanan membantu menjaga kenyamanan tanpa perlu meningkatkan anggaran secara signifikan.
Memilih kota Asia bersalju tidak cukup hanya berdasarkan popularitas atau tampilan foto salju di media sosial. Pertimbangan lokasi, akses, hingga fasilitas perlu dilihat agar perjalanan tetap realistis dan menyenangkan. Dengan perencanaan tepat, pengalaman musim dingin di Asia jelas akan sangat berkesan. Dari beberapa kota tersebut, mana yang paling ingin kamu sambangi terlebih dulu?


















