Tidak semua reschedule hanya berkaitan dengan maju atau mundurnya jam keberangkatan. Perubahan juga dapat terjadi ketika maskapai mengubah rute, menambahkan titik transit, mengganti bandara, atau membuat jadwal baru. Hal tersebut bisa berpengaruh terhadap koneksi penerbangan penumpang.
Contohnya, penerbangan yang sebelumnya langsung bisa berubah menjadi penerbangan dengan transit. Dengan begitu, jadwal perjalanan ikut berubah.
Jika perubahan tersebut dilakukan oleh maskapai, penanganannya dapat berbeda dengan kondisi ketika penumpang sendiri meminta perubahan rute. Jadi, perhatikan terlebih dahulu apakah perubahan tersebut berasal dari maskapai atau memang atas permintaan pribadi sebelum melakukan proses reschedule.
Kalau suatu hari jadwal penerbanganmu berubah, coba cek penyebabnya terlebih dahulu sebelum melakukan reschedule. Dari situ, kamu bisa lebih mudah mengetahui aturan yang berlaku dan menentukan pilihan penerbangan yang paling pas dengan rencana perjalananmu.
Itu dia beberapa jenis reschedule maskapai yang perlu kamu ketahui sebelum penerbangan. Ternyata, reschedule bukan cuma soal perubahan waktu. Ada berbagai penyebab lain yang membuat jadwal penerbangan kamu berubah. Jadi, jangan lupa selalu cek informasi maskapai sebelum flight, ya!