ilustrasi seorang wanita sedang berada di area camping ground (pexels.com/李奇)
Menyamakan gunung dengan tempat wisata komersial adalah kesalahan paling mendasar yang masih saja disalahpahami oleh banyak pendaki. Sudah beberapa kali diberitahukan dan dijelaskan bahwa gunung adalah alam bebas yang dilindungi ketat oleh banyak aturan tertulis maupun tidak tertulis. Seperti layaknya kamu berkunjung ke rumah seseorang, aturan dari pemilik rumah harus kamu hormati meskipun mungkin berbeda dengan aturan yang ada di rumah kamu sendiri.
Jika kamu tidak ingin terikat dengan aturan yang banyak itu, terutama soal penggunaan alat pengeras suara, camping ground dan area glamping adalah tempat yang cocok untuk kamu. Namun, tempat-tempat komersial tersebut juga memiliki aturan batasan soal alat pengeras suara. Banyak wisata alam komersial yang memperbolehkan penggunaan alat pengeras suara bersyarat, seperti tidak boleh terlalu kencang hingga melewati batas waktu malam yang telah ditentukan atau tertulis pada aturan tempat wisata tersebut.
Tidak menggunakan alat pengeras suara di gunung membuktikan bahwa kamu adalah pendaki yang taat dan peduli terhadap lingkungan di gunung itu sendiri. Dari keempat poin yang telah dibahas sebelumnya, kamu jadi sudah tahu kenapa pendaki dilarang keras membawa alat pengeras suara, kan?