Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbedaan Complimentary dan Paid Reschedule Flight, Kamu Perlu Tahu!
ilustrasi pesawat (pexels.com/Quynh Tran)
  • Complimentary reschedule biasanya diberikan saat maskapai mengubah atau membatalkan penerbangan, sedangkan paid reschedule diajukan penumpang karena perubahan rencana pribadi.
  • Complimentary umumnya bebas biaya bagi penumpang yang memenuhi syarat, tetapi paid reschedule dapat mencakup biaya perubahan dan selisih tarif penerbangan baru.
  • Sebelum mengubah tiket, cek notifikasi serta kebijakan maskapai; jika perubahan berasal dari penumpang, periksa ketentuan tiket dan bandingkan total biaya dengan harga tiket baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah bingung kenapa ada penumpang yang bisa mengganti jadwal penerbangan tanpa biaya, sementara penumpang lain harus membayar saat melakukan reschedule flight? Perbedaan tersebut berkaitan dengan alasan perubahan jadwal dan pihak yang mengajukan perubahan.

Supaya gak salah paham saat ingin mengganti jadwal penerbangan, penting buat kamu mengetahui bedanya complimentary dan paid reschedule flight. Secara sederhana, complimentary reschedule biasanya diberikan oleh maskapai dalam kondisi tertentu, sedangkan paid reschedule dilakukan atas permintaan penumpang dan dikenakan biaya sesuai ketentuan tiket.

Meski sama-sama bertujuan mengganti jadwal penerbangan, keduanya memiliki aturan dan konsekuensi yang berbeda. Yuk, kenali lima perbedaan complimentary dan paid reschedule flight berikut ini sebelum mengubah jadwal tiketmu.

1. Penyebab perubahan jadwal menjadi perbedaan utama

Bandara Adelaide (commons.wikimedia.org/MDRX)

Complimentary reschedule biasanya terjadi karena adanya perubahan dari pihak maskapai atau kondisi tertentu yang membuat penumpang berhak mendapatkan pilihan penerbangan baru tanpa biaya perubahan. Misalnya, maskapai mengubah jadwal atau membatalkan penerbangan sehingga jadwal awal tidak lagi sesuai dengan tiket penumpang. Dalam situasi seperti ini, perubahan jadwal bukan berasal dari keinginan pribadi penumpang.

Sementara itu, paid reschedule umumnya terjadi karena penumpang ingin mengubah tanggal atau waktu penerbangan yang sudah dipesan. Perubahan tersebut dapat dilakukan karena adanya perubahan rencana, agenda mendadak, atau alasan pribadi lainnya. Jadi, perbedaan paling mendasar adalah complimentary biasanya dipicu oleh kondisi tertentu dari maskapai, sedangkan paid reschedule dilakukan atas permintaan penumpang.

2. Biaya yang dibayarkan penumpang juga berbeda

ilustrasi mata uang rupiah (pixabay.com/WonderfulBali)

Pada complimentary reschedule, penumpang pada kondisi yang memenuhi ketentuan umumnya tidak dikenakan biaya perubahan jadwal. Artinya, penumpang dapat memilih penerbangan pengganti yang tersedia sesuai dengan aturan maskapai tanpa membayar biaya reschedule. Namun, ketentuan mengenai selisih tarif atau pilihan penerbangan tetap perlu diperiksa karena kebijakan setiap maskapai dapat berbeda.

Berbeda dengan itu, paid reschedule mengharuskan penumpang membayar biaya perubahan sesuai ketentuan tiket yang dimiliki. Selain biaya reschedule, bisa saja terdapat fare difference jika harga penerbangan baru lebih mahal daripada tiket sebelumnya. Jadi, jangan hanya melihat biaya reschedule karena total pembayaran bisa mencakup beberapa komponen sekaligus.

3. Complimentary lebih berkaitan dengan hak atau kebijakan maskapai

ilustrasi konter checkin di bandara (pixabay.com/ROUNT)

Complimentary reschedule bukan sekadar fasilitas gratis yang bisa diminta kapan saja oleh penumpang. Fasilitas ini biasanya diberikan ketika terdapat kondisi tertentu yang membuat maskapai menawarkan perubahan jadwal sebagai bagian dari solusi bagi penumpang. Oleh karena itu, complimentary reschedule memiliki kaitan erat dengan kebijakan maskapai dan kondisi penerbangan yang sedang terjadi.

Sebaliknya, paid reschedule merupakan layanan perubahan jadwal yang dapat digunakan penumpang sesuai aturan fare atau jenis tiket yang dibeli. Selama tiket tersebut mengizinkan perubahan jadwal, penumpang dapat mengajukan reschedule dengan mengikuti prosedur dan membayar biaya yang berlaku. Dengan kata lain, complimentary lebih bergantung pada kondisi yang memenuhi syarat, sedangkan paid reschedule lebih bergantung pada ketentuan tiket penumpang.

4. Pilihan jadwal pengganti tidak selalu sama

ilustrasi booking tiket online (freepik.com/freepik)

Saat mendapatkan complimentary reschedule, pilihan jadwal penerbangan biasanya mengikuti alternatif yang disediakan atau diizinkan oleh maskapai. Penumpang mungkin diberikan beberapa pilihan penerbangan pengganti dalam periode tertentu, terutama ketika maskapai melakukan perubahan jadwal. Karena sifatnya merupakan solusi dari kondisi penerbangan, fleksibilitasnya tetap mengikuti kebijakan yang ditetapkan maskapai.

Pada paid reschedule, penumpang biasanya mengajukan perubahan berdasarkan jadwal penerbangan yang tersedia dan ketentuan tiketnya. Pilihan tanggal atau waktu baru dapat memengaruhi jumlah biaya yang harus dibayarkan, terutama jika tarif penerbangan berbeda. Oleh karena itu, complimentary tidak selalu berarti bebas memilih semua jadwal, sementara paid reschedule juga tidak berarti semua jadwal tersedia dengan biaya yang sama.

5. Cara menentukan reschedule yang tepat

ilustrasi tiket pesawat (freepik.com/rawpixel.com)

Jika maskapai mengubah atau membatalkan penerbanganmu, jangan langsung melakukan paid reschedule atau membeli tiket baru. Periksa terlebih dahulu notifikasi dan ketentuan dari maskapai karena kamu mungkin mendapatkan opsi complimentary reschedule. Langkah ini penting agar kamu tidak membayar biaya perubahan untuk kondisi yang sebenarnya bisa mendapatkan fasilitas tanpa biaya.

Sebaliknya, jika perubahan jadwal memang berasal dari keinginanmu sendiri, paid reschedule bisa menjadi pilihan selama tiket mengizinkannya. Sebelum mengonfirmasi perubahan, bandingkan biaya reschedule dengan harga tiket baru dan periksa kemungkinan adanya selisih tarif. Dengan memahami perbedaan keduanya, kamu bisa menentukan pilihan yang lebih sesuai dan menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu.

Kalau lain kali jadwal penerbanganmu berubah, jangan buru-buru klik tombol reschedule sebelum tahu siapa yang sebenarnya menyebabkan perubahan tersebut. Bisa jadi, beberapa menit untuk mengecek ketentuan maskapai justru membuat isi dompetmu tetap aman dan rencana perjalanan tetap jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article