Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kota Tua Portugal yang Tak Seramai Lisbon atau Porto

5 Kota Tua Portugal yang Tak Seramai Lisbon atau Porto
ilustrasi Porto, Portugal (pexels.com/Harry Shum)
  • Évora menonjol lewat jejak Romawi, pusat kota bercorak abad ke-15, dan status Warisan Dunia UNESCO sejak 1986, dengan banyak situs sejarah yang mudah dijelajahi пешjalan kaki.
  • Guimarães, ibu kota pertama Portugal pada abad ke-12, mempertahankan tata kota abad pertengahan di sekitar kastel, istana, dan kawasan Couros; pusat bersejarahnya berstatus UNESCO.
  • Tomar, Elvas, dan Viseu menawarkan karakter berbeda: warisan Templar, benteng serta akuaduk militer, hingga pusat bersejarah yang berpadu dengan tradisi anggur kawasan Dão.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Portugal memang identik dengan Lisbon dan Porto, tetapi pesona sejarahnya tidak berhenti di dua kota besar tersebut. Di berbagai penjuru negeri, masih ada kota-kota tua dengan jalan berbatu, bangunan bersejarah, benteng, hingga kawasan abad pertengahan yang terawat.

Menariknya, beberapa kota ini menawarkan pengalaman yang lebih tenang untuk mengenal sejarah dan arsitektur Portugal tanpa suasana kota besar yang terlalu padat. Mulai dari bekas pusat kerajaan hingga kota benteng di perbatasan Spanyol, masing-masing memiliki karakter yang berbeda. Jika ingin menjelajahi Portugal dari sisi yang lebih tenang, berikut beberapa kota tua yang layak masuk daftar perjalananmu. Yuk, simak!

  1. 1. Évora

    ilustrasi Évora, Portugal
    ilustrasi Évora, Portugal (pexels.com/Magali Guimarães)

    Évora merupakan salah satu kota bersejarah paling penting di Portugal. Kota ini memiliki jejak peninggalan Romawi, termasuk Temple of Diana, serta bangunan yang berkembang ketika Évora menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan pada abad ke-15. Pusat kotanya masih mempertahankan pola jalan dan bangunan bersejarah yang khas. Rumah-rumah bercat putih dengan detail azulejos membuat kawasan ini terasa berbeda dari kota besar Portugal. Karena nilai sejarah dan arsitekturnya, pusat bersejarah Évora ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1986.

    Berjalan kaki menjadi salah satu cara menarik untuk menikmati Évora karena banyak tempat bersejarah berada di kawasan pusat kota. Selain peninggalan Romawi, terdapat katedral, gereja, dan bangunan bersejarah lain yang memperlihatkan perkembangan kota selama berabad-abad. Suasananya cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sejarah tanpa harus berpindah dari satu objek wisata ke objek lainnya.

  2. 2. Guimarães

    ilustrasi Guimarães, Portugal
    ilustrasi Guimarães, Portugal (pexels.com/Víctor Suárez)

    Guimarães dikenal memiliki hubungan erat dengan sejarah awal Portugal. Kota ini berkembang sejak abad ke-10 dan pada abad ke-12 menjadi ibu kota pertama Portugal. Jejak masa tersebut masih terlihat melalui tata kota abad pertengahan, bangunan tua, serta kawasan bersejarah yang berkembang di sekitar kastel dan istana. Pusat bersejarah Guimarães juga masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO karena dianggap sebagai contoh penting perkembangan arsitektur Eropa pada periode abad pertengahan hingga modern.

    Menariknya, suasana kota tua Guimarães tidak hanya menawarkan bangunan bersejarah, tetapi juga ruang kota yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jalan-jalan sempit, alun-alun, rumah tradisional, dan kawasan Couros memperlihatkan bagaimana warisan sejarah tetap menjadi bagian dari kehidupan kota. Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang ingin menggabungkan wisata sejarah dengan pengalaman berjalan santai di pusat kota.

  3. 3. Tomar

    ilustrasi Tomar, Portugal
    ilustrasi Tomar, Portugal (pexels.com/Eduardo Lima)

    Tomar memiliki sejarah yang kuat dengan Ordo Ksatria Templar. Kota ini berkembang setelah Gualdim Pais, salah satu tokoh penting Ordo Templar di Portugal, mendirikan kastel dan biara di kawasan tersebut pada 1160. Kompleks Convent of Christ kemudian mengalami berbagai perubahan dan perluasan selama berabad-abad. Perpaduan unsur arsitektur dari beberapa periode membuat kompleks ini menjadi salah satu peninggalan sejarah paling menarik di Portugal. Convent of Christ juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1983.

    Selain kompleks bersejarah tersebut, Tomar menawarkan pusat kota yang nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki. Sungai Nabão yang membelah kota turut memberikan suasana berbeda dari destinasi sejarah Portugal lainnya. Jika tertarik dengan sejarah militer, arsitektur religius, dan perkembangan berbagai gaya bangunan selama berabad-abad, Tomar bisa menjadi pilihan menarik di luar rute wisata utama Lisbon dan Porto.

  4. 4. Elvas

    ilustrasi Elvas, Portugal
    ilustrasi Elvas, Portugal (unsplash.com/Jose Dorda)

    Berada tidak jauh dari perbatasan Spanyol, Elvas memiliki sejarah yang erat dengan pertahanan wilayah Portugal. Kota ini dikenal melalui sistem bentengnya yang luas, lengkap dengan tembok, parit, benteng pertahanan, dan bangunan militer yang berkembang selama berabad-abad. Sistem pertahanan tersebut menjadikan Elvas sebagai salah satu contoh penting arsitektur militer Eropa. Pada 2012, kompleks benteng Elvas ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena nilai sejarah dan arsitekturnya.

    Salah satu bagian yang paling mencolok adalah Amoreira Aqueduct, saluran air sepanjang sekitar 7 kilometer yang dibangun untuk memasok kebutuhan air kota. Keberadaan benteng dan saluran air menunjukkan bagaimana Elvas tidak hanya dirancang sebagai permukiman, tetapi juga sebagai kota strategis. Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah peperangan dan pertahanan, Elvas menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan kota tua Portugal yang lebih banyak menonjolkan gereja atau istana.

  5. 5. Viseu

    ilustrasi Viseu, Portugal
    ilustrasi Viseu, Portugal (pexels.com/Filipa Moreira)

    Viseu berada di kawasan Portugal bagian tengah dan memiliki pusat kota bersejarah yang masih mempertahankan sejumlah bangunan dari berbagai periode. Jalan-jalan tua, rumah tradisional, serta bangunan dengan detail arsitektur khas menjadi daya tarik kawasan ini. Salah satu landmark pentingnya adalah Katedral Viseu yang berdiri di pusat kota. Di sekitarnya, terdapat bangunan dan jalan yang memperlihatkan perkembangan Viseu dari masa lalu hingga sekarang.

    Viseu juga menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan wisata sejarah dengan pengalaman kuliner dan wine tourism. Kota ini berada di kawasan Dão, salah satu wilayah penghasil anggur penting Portugal. Setelah menjelajahi pusat kota, perjalanan dapat dilanjutkan dengan menikmati produk lokal dan lanskap pedesaan di sekitarnya. Perpaduan antara sejarah, kehidupan kota, dan tradisi anggur membuat Viseu cocok sebagai alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati Portugal dengan ritme perjalanan yang lebih santai.

    Portugal ternyata punya banyak kota tua yang menarik di luar Lisbon dan Porto. Dari jejak Romawi di Évora hingga benteng di Elvas, masing-masing menawarkan cerita dan karakter yang berbeda. Kalau kamu bisa memilih satu, kota tua Portugal mana yang paling ingin dikunjungi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More