Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Bisa Refund saat Penerbangan Batal karena Bencana?

Apakah Bisa Refund saat Penerbangan Batal karena Bencana?
ilustrasi seseorang di bandara (unsplash.com/Anete Lūsiņa)
  • Penerbangan yang dibatalkan akibat bencana atau force majeure dapat memberi penumpang pilihan refund penuh atau pengalihan rute, sesuai regulasi dan kebijakan maskapai yang berlaku.

  • Pengajuan refund bisa dilakukan melalui contact center, layanan pelanggan bandara, atau platform pembelian tiket dengan menyiapkan data diri, kode pemesanan, bukti transaksi, dan pengumuman pembatalan.

  • Penumpang sebaiknya tidak membatalkan tiket sendiri sebelum pengumuman resmi, dapat menolak voucher bila berhak refund ke metode pembayaran asal, serta memantau proses pencairan dana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Siapa yang merasa jengkel saat penerbangan tiba-tiba dibatalkan, nih? Maskapai memang memiliki "hak" tersebut jika dalam kondisi darurat atau force majeure karena faktor eksternal, misalnya, bencana alam, cuaca ekstrem, perang, hingga kebijakan penutupan wilayah udara oleh pemerintah.

Kebijakan tersebut tentunya membuat rencana perjalanan para penumpang menjadi berantakan sehingga mereka mengalami kerugian finansial tambahan untuk akomodasi atau transportasi lanjutan. Lantas, apakah bisa mengajukan refund saat penerbangan dibatalkan karena bencana alam?

  1. 1. Bisakah refund saat penerbangan dibatalkan karena bencana alam?

    ilustrasi para penumpang di bandara
    ilustrasi para penumpang di bandara (unsplash.com/Aiytan)

    Berdasarkan Regulation (EC) 261/2004, maskapai wajib menawarkan pengembalian dana atau pengalihan rute pada penerbangan berikutnya yang tersedia atau pada waktu lain sesuai dengan pilihan para penumpang. Jika mengambil opsi pengembalian dana, maskapai penerbangan harus memprosesnya dalam waktu 7 hari setelah pembatalan penerbangan, termasuk akibat force majeure, yang mencakup biaya tiket dan transportasi lanjutan.

    Secara umum, transportasi lanjutan atau pengganti ditanggung oleh maskapai hanya jika pembatalan terjadi pada tiket terusan atau connecting flight dalam satu pemesanan yang sama. Selain itu, kompensasi tersebut juga bergantung pada aturan perlindungan konsumen atau regulasi regional yang berlaku, sehingga setiap negara bisa berbeda.

    Namun, dilansir laman resmi Garuda Indonesia, maskapai hanya menawarkan pengembalian dana penuh atau penjadwalan ulang gratis bagi para penumpang jika penerbangan dibatalkan karena force majeure, termasuk bencana alam. Tidak hanya itu, banyak negara seperti Uni Eropa dengan regulasi (EU) 261 yang juga mewajibkan maskapai mengembalikan uang tiket secara penuh jika mereka yang membatalkan penerbangan, terlepas dari alasan daruratnya.

  2. 2. Cara mengajukan refund saat penerbangan dibatalkan maskapai

    ilustrasi seseorang yang mengecek harga tiket pesawat
    ilustrasi seseorang yang mengecek harga tiket pesawat (unsplash.com/Jakub Żerdzicki)

    Jika penerbangan dibatalkan sepihak oleh maskapai karena bencana alam maupun kondisi darurat lainnya, tidak perlu khawatir. Sejumlah maskapai, baik dalam negeri maupun luar negeri, seperti Garuda Indonesia hingga China Airlines, telah memberikan kemudahan bagi para penumpang untuk melakukan refund secara digital. Berikut tata caranya.

    1. Hubungi pusat layanan pelanggan (contact center) atau datangi customer service maskapai di bandara jika situasi mendesak.
    2. Untuk tiket yang dibeli melalui agen perjalanan atau pemesanan daring, permohonan pengembalian dana juga dapat dilakukan melalui platform tempat membeli.
    3. Siapkan data diri hingga bukti transaksi, seperti kode pemesanan (booking code), dan pengumuman pembatalan penerbangan resmi dari pihak maskapai.
    4. Ikuti petunjuk panduan cara refund resmi dari maskapai terkait dengen mengecek ketentuannya melalui situs web mereka agar proses pengembalian berjalan lancar.

  3. 3. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengajukan refund

    ilustrasi seorang pria di bandara
    ilustrasi seorang pria di bandara (pixabay.com/JoshuaWoroniecki)

    Namun, proses refund juga tidak boleh sembarangan agar dana yang diterima penuh. Pasalnya, kesalahan yang sepele sekali pun dapat membuat uang tiket tidak utuh atau bahkan hangus, lho. Berikut sederet hal yang perlu diperhatikan saat mengajukan pengembalian.

    1. Jangan mengajukan pembatalan mandiri sebelum ada pengumuman resmi pembatalan dari pihak maskapai. Jika membatalkan terlebih dahulu, aturan refund akan mengikuti jenis tiket normal yang bisa jadi tidak penuh atau utuh.
    2. Sebagian maskapai kadang menawarkan travel credit atau voucher. Penumpang berhak menolak dan meminta pengembalian ke metode pembayaran asal, seperti cash/credit card, jika regulasi tersebut berlaku.
    3. Proses pencairan dana bisa memakan waktu mulai dari 14 hari kerja hingga beberapa minggu tergantung pada kebijakan finansial maskapai. Jadi, selalu cek secara berkala. Jika melebihi batas waktu, hubungi pusat layanan pelanggan (contact center).

    Setelah maskapai mengumumkan pembatalan penerbangan, segera menuju ke customer service di bandara untuk mengetahui opsi penerbangan alternatif, hak kompensasi, atau proses refund. Dengan langkah yang tepat, kerugian tetap bisa ditekan meski situasi sedang tidak menentu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More