Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Pakai eSIM saat Traveling ke Luar Negeri, Praktis dan Hemat
Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Jacob)
  • eSIM memudahkan traveler tetap online tanpa ganti kartu fisik, cukup diaktifkan sebelum berangkat agar koneksi langsung siap saat tiba di negara tujuan.
  • Pemilihan paket data sesuai kebutuhan perjalanan penting untuk efisiensi biaya dan kenyamanan internet selama liburan lintas negara.
  • Gunakan fitur dual SIM dan beli eSIM dari penyedia terpercaya agar tetap bisa menerima OTP serta menikmati koneksi stabil selama traveling.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Traveling ke luar negeri sekarang makin gampang berkat teknologi eSIM. Kamu tidak perlu lagi repot cari kartu perdana lokal setelah mendarat atau bongkar pasang SIM fisik di bandara. Dengan eSIM, koneksi internet bisa langsung aktif begitu sampai di negara tujuan.

Banyak traveler mulai beralih ke eSIM karena lebih praktis, cepat, dan fleksibel. Apalagi kalau perjalananmu singkat atau berpindah-pindah negara, eSIM bisa jadi solusi internet terbaik. Nah, supaya pengalaman liburan makin lancar, berikut tips pakai eSIM saat traveling ke luar negeri yang wajib kamu tahu.

1. Beli eSIM sebelum berangkat dari rumah

Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Jacob)

Tips pertama yang paling penting adalah beli eSIM sebelum keberangkatan. Jangan tunggu sampai tiba di bandara negara tujuan karena koneksi WiFi publik kadang lambat, penuh pengguna, atau bahkan sulit diakses.

Kalau kamu membeli eSIM saat masih di rumah, proses instalasi juga jauh lebih tenang. Kamu bisa scan QR code, mengikuti panduan aktivasi, dan memastikan semuanya berjalan normal tanpa tekanan waktu.

Selain itu, membeli eSIM lebih awal bikin kamu bisa langsung online sesaat setelah pesawat mendarat. Jadi, saat sampai di negara tujuan kamu bisa langsung buka maps, pesan transportasi online, atau menghubungi hotel.

2. Pilih paket data sesuai kebutuhan perjalanan

Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Joey Tran)

Banyak orang asal beli paket data murah tanpa melihat kebutuhan. Padahal, memilih paket yang tepat bisa bikin pengeluaran lebih hemat dan internet tetap nyaman dipakai selama liburan.

Kalau kamu traveling di satu kawasan, pilih paket regional. Misalnya paket Asia untuk Jepang, Korea, Singapura, atau Thailand. Jika perjalananmu lintas benua, paket global bisa jadi pilihan yang lebih efisien.

Perhatikan juga durasi aktif paket dan total kuota. Untuk liburan 3 sampai 5 hari, paket kecil biasanya cukup. Tapi kalau kamu sering upload video, video call, atau kerja remote saat traveling, sebaiknya ambil kuota lebih besar. Jangan sampai tergoda harga murah tapi kuotanya terlalu kecil. Lebih baik sesuai kebutuhan daripada harus beli ulang di tengah perjalanan.

3. Aktifkan data roaming saat tiba di negara tujuan

Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Jacob)

Setelah sampai di negara tujuan, jangan panik kalau internet belum langsung jalan. Banyak eSIM internasional memang baru aktif saat terhubung ke jaringan negara yang dituju. Masuk ke pengaturan HP lalu aktifkan Data Roaming pada eSIM yang kamu gunakan. Ini penting supaya perangkat bisa menangkap jaringan operator partner di negara tersebut.

Di saat yang sama, matikan data roaming pada SIM utama agar pulsa tidak tersedot biaya roaming internasional yang mahal. Langkah kecil ini sering dilupakan traveler dan akhirnya tagihan membengkak.

Kalau masih belum terhubung, coba aktifkan mode pesawat beberapa detik lalu nyalakan lagi. Biasanya jaringan akan muncul otomatis.

4. Gunakan dual SIM agar tetap bisa terima OTP

Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Jacob)

Salah satu kelebihan eSIM adalah kamu tetap bisa memakai SIM fisik utama secara bersamaan di banyak smartphone modern. Fitur dual SIM ini sangat berguna saat traveling ke luar negeri.

Biarkan kartu SIM utama tetap aktif untuk menerima SMS penting seperti OTP mobile banking, notifikasi transaksi, atau kode verifikasi akun. Sementara itu, eSIM dipakai khusus untuk internet. Cara ini bikin kamu tetap terhubung ke layanan penting di Indonesia tanpa harus mengorbankan akses data murah di luar negeri.

Sebelum berangkat, cek dulu apakah HP kamu mendukung dual SIM antara SIM fisik dan eSIM. Jika iya, manfaatkan fitur ini semaksimal mungkin.

5. Beli dari penyedia eSIM terpercaya

Ilustrasi eSIM di HP (pexels.com/Jacob)

Sekarang ada banyak layanan eSIM di internet, tapi tidak semuanya punya kualitas bagus. Karena itu, pastikan kamu membeli dari penyedia terpercaya yang punya reputasi baik. Penyedia eSIM yang bagus biasanya menawarkan jaringan stabil, pilihan negara lengkap, panduan aktivasi jelas, dan layanan pelanggan responsif. Ini penting kalau sewaktu-waktu kamu mengalami kendala saat di luar negeri.

Sebelum membeli, cek review pengguna, rating aplikasi, dan kejelasan paket yang ditawarkan. Hindari penjual tidak jelas hanya karena harga terlalu murah. Lebih baik bayar sedikit lebih mahal, tapi koneksi aman dan perjalanan nyaman. Saat traveling, internet yang lancar sering jadi kebutuhan utama.

Memakai eSIM saat traveling ke luar negeri memang jadi solusi praktis di era digital. Kamu gak perlu antre beli kartu lokal, gak perlu ribet ganti SIM, dan bisa langsung online begitu mendarat.

Supaya pengalaman liburan makin maksimal, ingat lima hal penting tadi: beli sebelum berangkat, pilih paket sesuai kebutuhan, aktifkan roaming dengan benar, manfaatkan dual SIM, dan beli dari penyedia terpercaya. Dengan begitu, perjalananmu jadi lebih nyaman, hemat, dan bebas drama koneksi internet.

Coba ikutan poolingnya, yuk!

Pilih Pakai eSIM atau SIM Card Biasa Saat Traveling ke Luar Negeri?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team