Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Tenda Tetap Hangat dan Tidak Rembes saat Berkemah

4 Tips Tenda Tetap Hangat dan Tidak Rembes saat Berkemah
ilustrasi camping (pexels.com/Uriel Mont)
Intinya Sih
  • Pemilihan lokasi tenda di area tinggi dan terlindung dari angin kencang penting untuk mencegah genangan air serta menjaga suhu tetap hangat.
  • Penggunaan alas, lapisan insulasi, serta pemeriksaan jahitan dan ritsleting membantu melindungi tenda dari rembesan air dan udara dingin.
  • Ventilasi yang seimbang menjaga sirkulasi udara agar tidak lembap, sehingga bagian dalam tenda tetap kering dan nyaman saat berkemah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Berkemah di alam terbuka mungkin terdengar menyenangkan, khususnya ketika malam tiba dan udara sekitar pun terasa lebih segar. Namun, suasana yang ada justru bisa berubah menjadi tidak nyaman apabila tenda mulai terasa dingin atau bahkan kebocoran terjadi akibat rembesan air hujan yang masuk ke dalam tenda.

Melalui perencanaan yang tepat dan juga perlengkapan yang sesuai, kamu bisa menikmati malam di alam tanpa khawatir akan suhu yang dingin ataupun kondisi tenda yang basah. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tips berikut ini untuk memastikan bahwa tendamu dalam kondisi hangat dan tidak rembes pada saat berkemah.

1. Pilih lokasi yang aman dari angin kencang dan genangan

ilustrasi berkemah
ilustrasi berkemah (pexels.com/Thirdman)

Menentukan lokasi pemasangan tenda jelas merupakan langkah penting untuk memastikan kehangatan dan kekeringannya. Sebaiknya pilihlah area yang posisinya sedikit lebih tinggi agar air hujan tidak mudah menggenang di area sekitar tenda dan justru berpotensi menimbulkan rembesan pada bagian bawah tenda.

Hindari pula mendirikan tenda di area terbuka yang rentan terkena embusan angin kencang. Angin dingin bisa saja masuk ke sela-sela tenda yang justru membuat suhu di dalamnya mengalami penurunan secara signifikan, sehingga rentan membuat tubuh kehilangan panas dengan lebih cepat.

2. Gunakan alas dan lapisan tambahan di bawah tenda

ilustrasi camping
ilustrasi camping (pexels.com/cottonbro studio)

Alas atau groundsheet memiliki fungsi penting untuk memproteksi bagian dasar tenda dari potensi air tanah atau kelembapan berlebih. Pastikan bahwa ukuran yang dimiliki alas tersebut lebih kecil dari dasar tenda agar air hujan tersebut nantinya tidak mudah mengalir masuk melalui sisi bagian bawah.

Sebenarnya kamu bisa saja menambahkan lapisan insulasi, misalnya, karpet busa atau matras tebal di bagian dalam agar suhunya tetap hangat. Lapisan yang digunakan cukup efektif untuk mengurangi kontak secara langsung antara tubuh dan tanah dingin, sehingga suhu di bagian dalam tenda pun menjadi jauh lebih nyaman.

3. Pastikan semua jahitan dan ritsleting tenda tertutup rapat

ilustrasi berkemah
ilustrasi berkemah (pexels.com/Ali Kazal)

Tenda yang sudah sering digunakan biasanya sangat rentan mengalami jahitan atau ritsleting yang sudah mulai longgar, sehingga air pun akan sangat cepat merembes masuk ke bagian dalam ketika hujan deras datang. Sebelum berangkat camping, sebaiknya kamu dapat lebih teliti memeriksa setiap sisi dan mencoba mengoleskan cairan seam sealer pada jahitan yang terlihat terbuka.

Pastikan bahwa ritsletingnya selalu dalam kondisi tertutup rapat, terutama pada malam hari agar nantinya udara dingin tidak mudah masuk ke bagian dalam. Perawatan kecil semacam ini bisa membantu memperpanjang usia tenda, sekaligus memastikan kondisi di dalamnya tetap hangat dan kering setiap saat.

4. Jaga ventilasi agar udara tetap seimbang

ilustrasi camping
ilustrasi camping (pexels.com/cottonbro studio)

Meski tujuan utamanya untuk menjaga kehangatan, menutup semua ventilasi tenda justru hanya akan membuat udara lembap rentan terperangkap di bagian dalam tenda. Kondisi ini sangat rentan menyebabkan embun menempel pada bagian dinding tenda dan pada akhirnya membuat bagian dalam tenda pun menjadi mudah basah.

Sebaiknya bukalah ventilasi kecil atau jendela udara untuk memastikan sirkulasi tetap lancar tanpa berpotensi kehilangan banyak panas. Dengan udara yang terus bergerak, kelembapan pun dapat diatasi dan kondisi tenda akan tetap nyaman, walau cuaca di luar cukup dingin.

Menjaga tenda agar tetap hangat dan tidak rembes saat camping memerlukan perhatian ekstra terhadap hal kecil. Justru dengan memperhatikan beberapa hal di atas, aktivitas camping-mu akan tetap berjalan dengan baik dan penuh kehangatan. Tenda yang hangat dan tidak basah dapat menambah kenyamanan saat berada di dalamnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More