Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Penyebab yang Bikin Radiator Mobil Cepat Rusak, Cek!
ilustrasi periksa kondisi mobil (unsplash.com/Kate Ibragimova)
  • Radiator mobil bisa rusak lebih cepat dari umur normalnya jika ada komponen sistem pendingin yang tidak berfungsi dengan baik, menyebabkan kerja radiator jadi lebih berat.
  • Kebocoran cairan pendingin, korosi pada sirip dan tabung radiator, serta sumbatan di selang menjadi penyebab utama penurunan kinerja pendinginan mesin.
  • Sirip radiator yang berkarat atau penyok menghambat aliran udara dan pelepasan panas, membuat mesin cepat panas dan berisiko overheat jika tidak segera diperbaiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Radiator mobil bisa cepat rusak kalau ada yang bocor, berkarat, atau mampet. Kadang air pendingin keluar dari selang yang rusak. Ada juga karat di dalamnya yang bikin udara susah lewat. Kalau gitu mesin jadi panas banget. Sekarang orang harus rajin cek radiator biar mobil gak cepat rusak dan tetap aman jalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini memberikan panduan yang bermanfaat bagi pemilik mobil untuk memahami penyebab umum kerusakan radiator. Dengan penjelasan rinci tentang tanda-tanda kebocoran, korosi, dan sumbatan, pembaca dapat lebih mudah mengenali masalah sejak dini. Informasi ini membantu menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus meningkatkan kesadaran akan keselamatan saat menangani radiator panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Radiator bisa rusak lebih cepat dari umur normalnya 8 sampai 10 tahun. Hal ini terjadi kalau komponen lain di sistem pendingin udah gak berfungsi dengan baik. Kerusakan satu bagian bisa bikin kerja radiator jadi berat.

Kalau dibiarkan, lama-lama radiator kamu bakal ikut bermasalah. Ada beberapa masalah umum yang sering muncul di radiator. Kamu perlu tahu tanda-tandanya biar gak telat nanganin.

1. Kebocoran cairan pendinginan

ilustrasi cek kondisi mobil (unsplash.com/RKTW extend)

Cairan pendingin bisa bocor dari selang yang udah getas atau sambungannya longgar. Retakan kecil di tangki radiator juga sering jadi penyebabnya. Kalau ada rembesan, biasanya kamu bakal lihat tetesan warna hijau atau merah di bawah mobil.

Kebocoran bikin volume cairan pendingin berkurang terus. Akibatnya mesin kamu jadi gampang overheat karena pendinginan gak maksimal. Segera cek kalau kamu nemu tanda-tanda bocor biar gak makin parah.

2. Korosi pada sirip radiator

ilustrasi periksa mesin mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)

Sirip radiator kamu bisa keropos karena karat yang muncul dari waktu ke waktu. Bagian dalam tabung radiator juga rentan korosi kalau jarang dikuras. Korosi ini biasanya dipicu sama cairan pendingin yang udah jelek kualitasnya.

Kalau sirip udah keropos, aliran udara buat buang panas jadi gak lancar. Karat di dalam tabung juga bisa nyumbat saluran dan bikin sirkulasi cairan terganggu. Akibatnya radiator kamu gak bisa dinginin mesin secara maksimal.

3. Selang radiator tersumbat

ilustrasi mobil (unsplash.com/C Joyful)

Selang radiator kamu bisa mampet karena kotoran atau endapan yang numpuk di dalamnya. Sumbatan itu bikin aliran cairan pendingin jadi terhambat. Kalau udah gitu, sirkulasi ke mesin jadi gak lancar.

Aliran yang terbatas bikin radiator gak bisa buang panas mesin dengan maksimal. Akibatnya suhu mesin kamu bisa naik drastis dan berisiko overheat. Segera bersihin atau ganti selangnya kalau kamu nemu tanda-tanda mampet.

4. Sirip yang berkarat

ilustrasi mobil (unsplash.com/Jakub Pabis)

Sirip radiator yang udah berkarat atau penyok bikin pelepasan panas jadi terganggu. Udara gak bisa lewat dengan lancar di sela-sela sirip yang rusak. Kondisi ini sering terjadi kalau kamu jarang bersihin bagian depan radiator.

Kalau siripnya rusak, kemampuan radiator buat nurunin suhu mesin jadi turun drastis. Efisiensi pendinginan kamu bakal berkurang dan mesin jadi lebih cepat panas. Sebaiknya segera diperbaiki biar gak merembet ke komponen lain.

Saat cairan pendingin kurang atau ada kebocoran, radiator jadi gak bisa buang panas dengan efektif sehingga mesin mobil kamu cepat overheat, dan demi keselamatan kamu jangan sekali-kali buka tutup radiator ketika mesin masih panas karena cairan bertekanan tinggi bisa nyembur dan bikin luka bakar serius.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article