Kaca depan mobil hampir selalu memiliki posisi yang miring, bukan tegak lurus seperti jendela pada bangunan. Bentuk tersebut bukan sekadar keputusan desainer untuk menciptakan tampilan yang modern, tetapi berkaitan erat dengan aerodinamika, keselamatan, hingga kenyamanan pengemudi. Bahkan, kemiringan kaca depan dirancang melalui perhitungan tertentu agar kendaraan dapat bekerja secara lebih efisien saat melaju.
Sekilas, perbedaan sudut kaca depan mungkin terlihat sebagai detail kecil yang gak terlalu penting. Padahal, posisi tersebut memiliki peran besar terhadap cara udara melewati bodi mobil, pandangan pengemudi, serta perlindungan penumpang ketika terjadi benturan. Supaya gak sekadar tahu bentuknya, yuk pahami alasan di balik desain kaca depan mobil berikut ini!
