GWM Tank 300 Diesel Tuntaskan Reli Ekstrem AXCR 2026

- Dua GWM Tank 300 Diesel menuntaskan enam leg AXCR 2026 sejauh lebih dari 2.000 kilometer, dengan finis peringkat 12 dan 15 overall.
- Reli digunakan GWM untuk menguji teknologi, rekayasa, serta ketahanan kendaraan produksi massal yang dimodifikasi sesuai standar FIA dan regulasi kelas T2.
- Tank 300 Diesel mengandalkan mesin 2.370 cc, transmisi otomatis sembilan percepatan, dan garansi mesin hingga 1.000.000 kilometer atau delapan tahun.
Jakarta, IDN Times - GWM Tank 300 Diesel berhasil menuntaskan seluruh rangkaian Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 dengan melewati lebih dari 2.000 kilometer trek berat. Pencapaian ini menjadi pembuktian kemampuan, daya tahan, dan keandalan powertrain diesel GWM dalam menghadapi kondisi ekstrem di ajang motorsport internasional.
GWM Ek Group Racing Team menurunkan dua unit Tank 300 Diesel yang masing-masing berhasil menyelesaikan enam leg kompetisi. Mobil nomor 114 yang dikemudikan Olan Sornsirirat bersama navigator Somkiat Noychat finis di posisi ke-12 overall dan peringkat keempat kelas T2A-D. Sementara, mobil nomor 128 yang dikemudikan Thovald Thovaldsen dan navigator Chapphawit Junlasantirat finis di posisi ke-15 overall serta keenam di kelas T2A-D.
1. Tank 300 Diesel diuji di trek ekstrem

Mobil yang digunakan dalam AXCR 2026 dikembangkan dari GWM Tank 300 Diesel versi produksi massal (Dok. GWM) Keikutsertaan Tank 300 Diesel di AXCR 2026 bukan sekadar untuk mengejar posisi di klasemen. Reli tersebut menjadi ajang bagi GWM untuk menguji kemampuan kendaraan dalam menghadapi kondisi jalan yang berat, berubah-ubah, dan sulit diprediksi.
Managing Director GWM (Thailand), Wayne Zhou, mengatakan tantangan ekstrem dalam kompetisi menjadi kesempatan untuk menguji teknologi, rekayasa, serta daya tahan produk dalam kondisi nyata.
"Melihat GWM Tank 300 Diesel mencapai garis finis dengan selamat merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus bukti nyata atas kapabilitas GWM," ujar Wayne, Kamis (19/8/2026).
2. Berbasis mobil produksi massal

Tank 300 Diesel jadi jagoan (Dok. GWM) Menariknya, mobil yang digunakan dalam AXCR 2026 dikembangkan dari GWM Tank 300 Diesel versi produksi massal. Kendaraan tersebut kemudian dimodifikasi untuk memenuhi standar keselamatan FIA dan regulasi kelas T2. Regulasi T2 mengharuskan kendaraan balap tetap mempertahankan kemiripan dengan versi produksinya.
Dengan begitu, keberhasilan Tank 300 Diesel menyelesaikan reli menjadi salah satu bentuk pengujian terhadap struktur sasis, powertrain, serta daya tahan kendaraan yang menjadi basis mobil konsumen.
Data dan pengalaman yang diperoleh sepanjang kompetisi juga akan digunakan oleh GWM untuk mengembangkan kualitas, daya tahan, serta keandalan produknya. Reli tersebut sekaligus menjadi pembuktian terhadap kemampuan powertrain diesel GWM yang tetap mengandalkan rekayasa dasar dari kendaraan produksi massal.
3. Andalkan mesin diesel 2.370 cc

GWM Ek Group Racing Team (Dok. GWM) GWM telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam mengembangkan sistem powertrain dan teknologi mesin diesel. Untuk pasar Thailand, GWM mulai memperkenalkan jajaran kendaraan dieselnya pada 2025 melalui Tank 300, kemudian memperluasnya dengan Tank 500 Diesel dan POER SAHAR Diesel.
Ketiganya menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.370 cc yang dipadukan dengan transmisi otomatis sembilan percepatan. Mesin tersebut dilengkapi dengan sistem injeksi langsung common rail bertekanan tinggi 2.000 bar dan turbocharger geometri variabel untuk menghasilkan respons tenaga sejak putaran mesin rendah.
GWM juga merancang ulang sistem pembakaran dan pelumasan untuk mendukung performa serta daya tahan mesin. Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi cuaca dan jalan di sejumlah wilayah untuk memastikan kesiapan kendaraan untuk digunakan dalam kondisi berat dalam jangka panjang.
Sebagai bentuk keyakinan terhadap daya tahan powertrain tersebut, GWM memberikan garansi mesin hingga 1.000.000 kilometer atau delapan tahun, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.




















