Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tips Melewati Tumpahan Oli, Biar Motor Gak Tergelincir

Tips Melewati Tumpahan Oli, Biar Motor Gak Tergelincir
ilustrasi naik motor (pexels.com/Tiwi Riders)
  • Tumpahan oli membuat aspal sangat licin, terutama saat bercampur hujan, sehingga pengendara perlu mengenali kilau atau bercak pelangi di jalan.
  • Kurangi kecepatan secara halus sebelum mencapai area licin; hindari rem depan keras, akselerasi agresif, belokan tajam, dan manuver mendadak.
  • Jaga motor tetap tegak serta stabil saat melintas, lalu beri waktu ban kembali mencengkeram; tekanan dan tapak ban yang baik membantu menjaga traksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tumpahan oli di jalan menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai pengendara motor. Permukaan aspal yang terkena oli bisa berubah sangat licin dan membuat ban kehilangan daya cengkeram.

Risikonya semakin besar ketika tumpahan oli bercampur dengan air hujan. Karena itu, pengendara perlu mengetahui cara melewati area tersebut agar motor tetap stabil dan tidak mudah tergelincir.

  1. 1. Kurangi kecepatan sebelum melewati oli

    ilustrasi naik motor
    ilustrasi naik motor (pexels.com/Markus Winkler)

    Ketika melihat permukaan jalan yang mengilap atau terdapat bercak seperti pelangi, segera kurangi kecepatan secara perlahan. Jangan menunggu sampai roda depan tepat berada di atas tumpahan oli karena pengereman mendadak justru dapat membuat ban kehilangan traksi.

    Gunakan rem dengan halus dan usahakan motor tetap dalam posisi tegak. Hindari menarik tuas rem depan secara keras, terutama ketika permukaan jalan basah. Kecepatan yang lebih rendah akan memberikan waktu lebih banyak untuk menjaga keseimbangan jika ban mulai kehilangan cengkeraman.

  2. 2. Hindari gerakan mendadak

    naik motor sendirian
    ilustrasi naik motor sendirian (pexels.com/El gringo photo)

    Saat melewati tumpahan oli, usahakan setang tetap stabil dan jangan melakukan manuver secara tiba-tiba. Gerakan seperti membelok tajam, melakukan akselerasi keras, atau mengerem mendadak dapat membuat ban lebih mudah kehilangan traksi.

    Jika kondisi memungkinkan untuk menghindari tumpahan, lakukan perpindahan jalur secara perlahan sebelum mencapai area tersebut. Pastikan terlebih dahulu kondisi lalu lintas di sekitar motor agar manuver tidak justru membahayakan pengguna jalan lain. Jangan memaksakan diri melewati sisi jalan tertentu jika jalurnya tidak aman.

  3. 3. Jaga posisi motor tetap tegak

    naik motor sendirian
    ilustrasi naik motor sendirian (pexels.com/Optical Chemist)

    Motor sebaiknya berada dalam posisi relatif tegak ketika melewati permukaan yang licin. Hindari menikung di atas tumpahan oli karena ban membutuhkan daya cengkeram lebih besar ketika motor dalam posisi miring.

    Setelah roda melewati area yang terkena oli, jangan langsung melakukan pengereman atau akselerasi secara agresif. Berikan waktu agar ban kembali mendapatkan cengkeraman yang lebih baik pada permukaan aspal. Jika jalan juga dalam kondisi basah, pertahankan kecepatan secara konsisten dan tetap waspada terhadap tumpahan berikutnya.

    Selain teknik berkendara, kondisi ban juga berpengaruh terhadap kemampuan motor menjaga traksi. Ban dengan tekanan yang sesuai dan kondisi tapak yang masih baik akan membantu memberikan cengkeraman lebih optimal. Sebaliknya, ban yang sudah aus tentu membuat risiko kehilangan kendali semakin besar ketika bertemu permukaan licin.

    Tumpahan oli memang tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, terutama pada malam hari atau setelah hujan. Karena itu, selalu perhatikan perubahan warna dan kilau permukaan aspal. Jika menemukan area yang diduga terkena oli, kurangi kecepatan, hindari gerakan mendadak, dan jaga motor tetap stabil sampai kembali melewati permukaan yang aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More