Timing belt merupakan salah satu komponen penting pada mesin mobil yang sering luput dari perhatian karena posisinya tersembunyi di balik pelindung mesin. Komponen ini bertugas menyelaraskan putaran poros engkol dan poros nok agar katup membuka serta menutup sesuai dengan gerakan piston. Masalahnya, ketika timing belt putus saat mesin menyala, akibatnya gak sekadar membuat mobil mendadak mogok, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan serius pada komponen internal mesin.
Risiko tersebut bergantung pada desain mesin, putaran mesin ketika kejadian, serta kondisi komponen lain yang ikut terdampak. Pada mesin tertentu, piston dapat menghantam katup yang masih terbuka sehingga menimbulkan kerusakan dengan biaya perbaikan yang gak sedikit. Supaya gak salah mengambil tindakan ketika menghadapi situasi darurat ini, yuk, kenali lima dampak timing belt putus saat mesin menyala beserta risiko teknis yang perlu diwaspadai!
