Kemacetan membuat mesin mobil kerap tetap menyala meski kendaraan berhenti cukup lama dan gak bergerak ke mana-mana. Kondisi tersebut berarti bahan bakar masih digunakan ketika mobil sebenarnya sedang menunggu lampu lalu lintas, antrean kendaraan, atau kepadatan jalan kembali terurai. Salah satu teknologi yang dirancang untuk mengurangi konsumsi bahan bakar pada situasi semacam ini adalah idling stop atau sistem start-stop otomatis.
Teknologi idling stop kini tersedia pada berbagai mobil modern dan bekerja secara otomatis sesuai kondisi kendaraan. Meski konsepnya terlihat sederhana, sistem ini melibatkan sejumlah komponen dan parameter agar mesin gak mati pada situasi yang justru membutuhkan tenaga atau berpotensi mengganggu kenyamanan berkendara. Supaya manfaatnya dalam menghadapi kemacetan semakin mudah dipahami, yuk kenali beberapa fakta menarik mengenai teknologi idling stop berikut ini.
