Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kebiasaan saat Antre Isi Bensin yang Perlu Kamu Hindari

3 min read
5 Kebiasaan saat Antre Isi Bensin yang Perlu Kamu Hindari
ilustrasi isi bensin (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Mematikan mesin saat antre membantu menghemat BBM dan mengurangi kerja mesin yang tidak perlu.
  • Hindari gas-rem berulang serta menjaga jarak terlalu rapat karena bisa memboroskan BBM, mempercepat keausan komponen, dan memicu benturan ringan.
  • Tetap fokus tanpa ponsel saat kendaraan bergerak, serta buka tutup tangki hanya dekat dispenser agar risiko tabrakan dan masuknya kotoran ke tangki berkurang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Antrean kendaraan di SPBU merupakan pemandangan yang sudah sangat umum dijumpai. Kondisi ini terjadi karena jumlah kendaraan terus meningkat, sementara fasilitas pengisian terbatas. Oleh karena itu, kedisiplinan saat mengantre menjadi hal yang penting.

Apabila kamu hendak mengisi bahan bakar dan harus mengantre, sebaiknya hindari sejumlah kebiasaan yang dapat mengganggu kelancaran. Sebab, kebiasaan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut beberapa kebiasaan saat mengantre isi bensin yang perlu kamu hindari.

  1. 1. Mesin dibiarkan menyala terlalu lama

    benarkah mencampur Pertalite dan Pertamax Turbo bikin irit
    ilustrasi isi bensin (unsplash.com/Jesse Donoghoe)

    Tidak sedikit pengendara yang masih membiarkan mesin kendaraan tetap menyala saat mengantre untuk mengisi bensin. Padahal kebiasaan ini sering dilakukan tanpa menyadari dampaknya. Padahal SPBU memiliki aturan demi keamanan dan efisiensi bersama.

    Jika kamu tetap menyalakan mesin saat mengantre, bahan bakar akan terus terpakai meskipun kendaraan tidak bergerak. Selain itu, mesin juga bekerja lebih lama tanpa ada manfaat yang jelas. Akibatnya konsumsi BBM menjadi lebih boros dan usia pakai mesin bisa berkurang lebih cepat.

  2. 2. Sering menekan dan melepas pedal gas

    ilustrasi mobil isi bensin
    ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Fahad Puthawala)

    Tidak jarang pengendara langsung menginjak pedal gas setiap kali antrean maju beberapa meter. Kebiasaan tersebut dilakukan karena ingin segera mendekati dispenser. Namun tindakan ini justru dapat menimbulkan masalah baru.

    Padahal, akselerasi dan pengereman berulang dalam jarak yang sangat pendek membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Selain itu, mesin dan transmisi juga menerima beban kerja tambahan yang tidak perlu. Jika dilakukan terus-menerus, komponen kendaraan akan lebih cepat mengalami keausan.

  3. 3. Berada di dekat kendaraan lain

    ilustrasi mobil isi bensin
    ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Engin Akyurt)

    Antre di SPBU dengan jarak yang terlalu rapat terhadap kendaraan di depan dapat membuat ruang gerak menjadi sangat sempit. Kondisi ini membuat kamu sulit mengatur laju kendaraan saat antrean mulai maju. Akibatnya, manuver menjadi tidak leluasa dan rawan menimbulkan kesalahan.

    Selain berisiko menimbulkan benturan ringan, kebiasaan ini juga memaksa kamu untuk sering menginjak gas dan rem. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya jarak aman untuk bergerak secara perlahan dan bertahap. Lama-kelamaan perilaku ini membuat konsumsi bahan bakar lebih boros dan komponen pengereman cepat aus.

  4. 4. Main ponsel saat kendaraan masih bergerak

    ilustrasi mobil isi bensin
    ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Julia Avamotive)

    Meskipun antrean di SPBU berjalan lambat, penggunaan ponsel saat mengemudi tetap tidak disarankan. Aktivitas tersebut dapat memecah fokus kamu terhadap kondisi sekitar. Akibatnya, kewaspadaan terhadap pergerakan kendaraan lain menjadi berkurang.

    Tanpa konsentrasi penuh, kamu berpotensi terlambat menyadari bahwa kendaraan di depan telah berhenti. Kondisi ini tentu meningkatkan peluang terjadinya tabrakan ringan. Oleh karena itu, sebaiknya simpan ponsel dan tetap perhatikan antrean agar proses pengisian berjalan aman.

  5. 5. Tutup tangki dibuka lebih awal

    ilustrasi mobil isi bensin
    ilustrasi mobil isi bensin (pexels.com/Engin Akyurt)

    Masih ada pengendara yang sudah membuka tutup tangki bahan bakar jauh sebelum kendaraannya berada di depan dispenser. Kebiasaan ini biasanya dilakukan agar proses pengisian terasa lebih cepat. Padahal tindakan tersebut justru tidak memberikan keuntungan apa pun.

    Selain tidak efektif, membuka tutup tangki lebih awal membuat lubang pengisian terbuka dalam waktu yang lebih lama. Akibatnya, peluang debu, air, atau kotoran masuk ke dalam tangki menjadi semakin besar. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat mengganggu kualitas bahan bakar dan kinerja mesin.

    Hindari kebiasaan buruk saat mengantre di SPBU, seperti menyalakan mesin terus-menerus, terlalu sering gas-rem, menempel terlalu dekat, memakai ponsel, dan membuka tutup tangki lebih awal. Kebiasaan itu membuat BBM boros, berisiko menimbulkan tabrakan, serta mempercepat kerusakan kendaraan. Dengan tetap tertib dan fokus, antrean akan berjalan lebih aman dan efisien untuk semua.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More