Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Membuka Jendela Mobil Saat Melaju di Tol Bikin Boros Bensin?

2 min read
 Kenapa Membuka Jendela Mobil Saat Melaju di Tol Bikin Boros Bensin?
ilustrasi membuka jendela mobil (freepik.com/freepik)
  • Membuka jendela saat mobil melaju membuat udara masuk ke kabin dan menciptakan turbulensi, sehingga hambatan aerodinamika meningkat.
  • Di jalan tol, hambatan udara makin berpengaruh pada kecepatan tinggi; mesin perlu tenaga lebih besar untuk mempertahankan laju dan konsumsi bensin berpotensi naik.
  • Penggunaan AC juga menambah beban mesin, tetapi pada kecepatan tinggi menutup jendela dan memakai AC secara wajar dapat lebih efisien.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membuka jendela mobil saat melaju di jalan tol mungkin terasa sepele. Bahkan, sebagian pengemudi melakukannya untuk mendapatkan udara segar tanpa menyalakan AC. Namun, ada konsekuensi terhadap efisiensi bahan bakar ketika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.

Semakin cepat mobil bergerak, semakin besar pula pengaruh hambatan udara terhadap konsumsi bensin. Ketika jendela dibuka, aliran udara di sekitar bodi berubah dan dapat membuat mesin bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan.

  1. 1. Jendela terbuka mengganggu aliran udara

    ilustrasi jendela mobil
    ilustrasi jendela mobil (unsplash.com/Héctor Morales Guzmán)

    Mobil dirancang dengan bentuk bodi tertentu agar udara dapat mengalir melewati permukaannya dengan relatif lancar. Saat jendela tertutup, aliran udara tetap berada di luar kabin sehingga bentuk eksterior kendaraan bekerja sesuai rancangan aerodinamikanya.

    Ketika jendela dibuka, sebagian udara masuk ke dalam kabin dan menciptakan turbulensi. Udara yang masuk tersebut kemudian bertemu dengan berbagai permukaan di dalam kabin sebelum keluar kembali. Kondisi ini meningkatkan hambatan aerodinamika sehingga mobil membutuhkan tenaga tambahan untuk mempertahankan kecepatan.

  2. 2. Efeknya makin terasa di kecepatan tinggi

    Jendela mobil terbuka.
    Jendela mobil terbuka. (pexels.com/Mike Greer)

    Hambatan udara menjadi semakin penting ketika mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Karena itu, dampak membuka jendela biasanya lebih terasa ketika mobil digunakan di jalan tol dibandingkan saat berkendara pelan di dalam kota.

    Mesin harus menghasilkan tenaga lebih besar untuk melawan hambatan tersebut. Ketika kebutuhan tenaga meningkat, konsumsi bahan bakar juga berpotensi bertambah. Besarnya perubahan konsumsi bensin tetap bergantung pada bentuk bodi, kecepatan, arah angin, jumlah jendela yang dibuka, hingga karakter kendaraan.

  3. 3. Lebih hemat mana dengan AC atau jendela terbuka?

    ilustrasi jendela mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)
    ilustrasi jendela mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Membandingkan jendela terbuka dengan penggunaan AC tidak sesederhana memilih salah satunya. AC memang membutuhkan energi dari mesin, sehingga penggunaannya dapat meningkatkan beban mesin dan konsumsi bahan bakar dalam kondisi tertentu.

    Namun, pada kecepatan tinggi seperti di jalan tol, membuka jendela dapat meningkatkan hambatan udara. Karena itu, menutup jendela dan menggunakan AC secara wajar dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dibandingkan terus membuka jendela saat melaju kencang. Hasil akhirnya tetap berbeda pada setiap mobil dan kondisi berkendara.

    Jadi, membuka jendela mobil saat melaju di tol memang bisa membuat konsumsi bensin lebih boros karena aliran udara yang masuk ke kabin meningkatkan hambatan aerodinamika. Semakin tinggi kecepatannya, semakin penting pengaruh aerodinamika terhadap efisiensi mobil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More