Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Arti Makna di Balik Warna Biru dan Hijau Papan Penunjuk Jalan Tol

Arti Makna di Balik Warna Biru dan Hijau Papan Penunjuk Jalan Tol
ilustrasi jalan tol (pexels.com/Franco Garcia)
Intinya Sih
  • Warna hijau pada papan jalan tol berfungsi sebagai penunjuk arah dan informasi lokasi tujuan, membantu pengemudi mengenali jalur tanpa harus segera mengambil keputusan berpindah lajur.
  • Papan berwarna biru menandakan perintah atau informasi lokasi yang memerlukan tindakan cepat, seperti petunjuk keluar tol, rest area, atau fasilitas umum di sekitar jalur.
  • Pemahaman perbedaan warna hijau dan biru penting untuk keselamatan berkendara karena membantu pengemudi mengantisipasi arah dengan tepat dan mencegah manuver mendadak di jalan tol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengemudi di jalur bebas hambatan memerlukan konsentrasi tinggi serta kemampuan membaca navigasi dengan cepat dan akurat. Salah satu elemen visual yang paling mencolok namun sering kali hanya dianggap sebagai penghias jalan adalah perbedaan warna pada papan petunjuk arah yang dipasang di sepanjang rute tol.

Warna-warna tersebut bukan dipilih berdasarkan estetika semata, melainkan memiliki standar teknis yang diatur oleh undang-undang lalu lintas untuk memberikan informasi spesifik kepada pengemudi. Memahami arti di balik dominasi warna biru dan hijau sangat krusial agar setiap pengguna jalan dapat mengambil keputusan berpindah lajur atau keluar gerbang tol dengan tepat waktu tanpa membahayakan kendaraan lain.

1. Papan hijau sebagai penunjuk arah dan lokasi tujuan

ilustrasi jalan tol (freepik.com/freepik)
ilustrasi jalan tol (freepik.com/freepik)

Warna hijau merupakan warna yang paling sering dijumpai di sepanjang jalan tol dan berfungsi sebagai papan informasi penunjuk arah atau lokasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan, papan berwarna hijau digunakan untuk memberikan petunjuk mengenai jurusan, batas wilayah, atau lokasi tertentu yang akan dicapai. Informasi pada papan ini bersifat informatif dan menjadi panduan umum bagi pengemudi untuk mengetahui ke mana jalur tersebut akan membawa mereka.

Karakteristik utama dari papan hijau adalah sifatnya yang belum mengikat pengemudi untuk segera mengambil keputusan. Sebagai contoh, jika sebuah papan bertuliskan "Semarang" dengan latar belakang hijau, hal itu berarti jalur yang sedang dilintasi menuju ke arah Semarang. Pengemudi masih memiliki ruang dan jarak yang cukup jauh sebelum benar-benar harus berpindah lajur, sehingga warna hijau memberikan kesan tenang dan membantu navigasi jarak jauh secara bertahap.

2. Papan biru sebagai perintah dan informasi lokasi tertentu

Ilustrasi jalan tol di Tokyo, Jepang. (unsplash.com/Nopparuj Lamaikul)
Ilustrasi jalan tol di Tokyo, Jepang. (unsplash.com/Nopparuj Lamaikul)

Berbeda dengan warna hijau yang bersifat informatif, papan berwarna biru memiliki makna yang lebih tegas, yaitu sebagai perintah atau informasi lokasi yang bersifat statis. Di jalan tol, papan biru sering kali digunakan untuk menunjukkan lokasi keluar (exit) yang sudah dekat atau fasilitas tertentu seperti tempat istirahat (rest area). Saat melihat papan biru dengan simbol panah ke arah tertentu, itu berarti pengemudi harus mengikuti jalur tersebut jika ingin menuju ke lokasi yang tertera.

Selain sebagai perintah arah keluar, papan biru juga berfungsi untuk menunjukkan batas akhir sebuah larangan atau informasi layanan publik. Misalnya, petunjuk mengenai ketersediaan pompa bensin, bengkel, atau rumah sakit di area terdekat biasanya menggunakan latar belakang biru. Penggunaan warna biru bertujuan untuk menarik perhatian lebih kuat dibandingkan hijau, karena informasi yang disampaikan biasanya memerlukan antisipasi atau tindakan yang lebih cepat dari pengemudi, seperti mulai berpindah ke lajur paling kiri untuk bersiap keluar tol.

3. Pentingnya pemahaman warna demi keselamatan berkendara

ilustrasi Jalan Tol (Pixabay.com/alexanderjungmann)
ilustrasi Jalan Tol (Pixabay.com/alexanderjungmann)

Ketidaktahuan mengenai perbedaan warna ini sering kali menjadi pemicu keraguan di atas aspal yang berujung pada manuver berbahaya. Banyak kecelakaan di jalan tol terjadi karena pengemudi melakukan pengereman mendadak atau berpindah lajur secara ekstrem setelah menyadari mereka hampir melewati pintu keluar. Dengan memahami bahwa papan biru adalah tanda untuk segera bersiap mengambil tindakan keluar, pengemudi dapat lebih waspada dan tidak melakukan manuver yang mengagetkan kendaraan di belakangnya.

Standar pewarnaan ini merupakan bagian dari sistem komunikasi visual yang dirancang untuk dapat terbaca dengan jelas dalam hitungan detik, bahkan dalam kecepatan tinggi. Kontras antara tulisan putih dengan latar belakang hijau atau biru membantu mata menangkap informasi secara instan tanpa harus mengalihkan fokus dari jalan terlalu lama. Menghargai dan mematuhi instruksi pada papan navigasi ini adalah langkah sederhana namun vital dalam menciptakan ekosistem jalan tol yang teratur, lancar, dan minim risiko kecelakaan fatal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More