Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Biaya Mobil Listrik Polytron G3 Series hanya Rp220 per km

Biaya Mobil Listrik Polytron G3 Series hanya Rp220 per km
Produksi Mobil Listrik Polytron G3+ dan G3 di Fasilitas PT Handal Indonesia Motor Purwakarta (Dok. Polytron)
Intinya Sih
  • Polytron meluncurkan G3 Series sebagai mobil listrik efisien dengan biaya operasional hanya sekitar Rp220 per km, jauh lebih hemat dibandingkan mobil bensin yang mencapai Rp1.767 per km.
  • Mobil ini menawarkan kemudahan pengisian daya di rumah dengan baterai 52 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 402 km per pengisian penuh seharga sekitar Rp88.000.
  • Tarif listrik yang stabil membuat biaya energi Polytron G3 Series lebih transparan dan mudah diprediksi, memberikan kepastian pengeluaran dibandingkan fluktuasi harga BBM.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN TimesPolytron memperkenalkan Polytron G3 Series sebagai solusi mobilitas yang diklaim lebih efisien di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan simulasi biaya operasional, kendaraan listrik ini disebut mampu memberikan efisiensi hingga hampir sembilan kali dibandingkan mobil berbahan bakar bensin.

Selain efisiensi biaya, Polytron juga menekankan aspek kepastian pengeluaran energi yang dinilai lebih stabil dibandingkan kendaraan konvensional. Hal ini menjadi daya tarik utama di tengah ketidakpastian harga BBM dan meningkatnya kebutuhan mobilitas harian.

1. Biaya operasional jauh lebih rendah dibanding mobil bensin

Screen Shot 2025-07-20 at 11.27.43 AM.png
Produksi Mobil Listrik Polytron G3+ dan G3 di Fasilitas PT Handal Indonesia Motor Purwakarta (Dok. Polytron)

Perbandingan biaya menunjukkan selisih signifikan antara kendaraan listrik dan mobil berbahan bakar bensin. Dengan asumsi harga BBM Rp13.590 per liter dan konsumsi 13 liter per 100 km, biaya mobil bensin mencapai sekitar Rp1.767 per km.

Sementara itu, Polytron G3 Series hanya membutuhkan sekitar Rp220 per km dengan tarif listrik Rp1.699 per kWh dan konsumsi energi 0,129 kWh per km.

Dalam skenario penggunaan 1.500 km per bulan, biaya operasional mobil bensin mencapai sekitar Rp2,65 juta. Sebaliknya, mobil listrik ini hanya membutuhkan sekitar Rp330 ribu per bulan. Artinya, pengguna berpotensi menghemat lebih dari Rp2,3 juta setiap bulan atau hingga Rp28 juta per tahun.

2. Pengisian daya di rumah jadi solusi praktis

Polytron G3, mobil listrik pertama Polytron. (Dok. Polytron)
Polytron G3, mobil listrik pertama Polytron. (Dok. Polytron)

Polytron juga menyoroti kemudahan pengisian daya sebagai keunggulan utama dibanding kendaraan konvensional. Jika mobil bensin bergantung pada SPBU yang kerap mengalami antrean, mobil listrik dapat diisi langsung dari rumah.

Dengan kapasitas baterai sekitar 52 kWh, Polytron G3 Series mampu menempuh jarak hingga 402 km dalam sekali pengisian penuh. Biaya untuk pengisian penuh tersebut hanya sekitar Rp88.000 untuk jarak mendekati 400 km, menjadikannya lebih praktis sekaligus ekonomis.

3. Biaya energi lebih transparan dan mudah diprediksi

Tampilan kap depan Polytron G3 (IDN Times/Fadhliansyah)
Tampilan kap depan Polytron G3 (IDN Times/Fadhliansyah)

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah transparansi biaya energi. Tarif listrik yang relatif stabil memungkinkan pengguna menghitung pengeluaran secara lebih akurat dibandingkan BBM yang cenderung fluktuatif.

Pendekatan berbasis kalkulasi ini dinilai memberi gambaran nyata terkait efisiensi kendaraan listrik dalam jangka panjang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Latest in Automotive

See More