Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BYD Siapkan Baterai Blade untuk Lokomotif Industri di China

BYD Siapkan Baterai Blade untuk Lokomotif Industri di China
ilustrasi logo BYD (unsplash.com/P. L.)
  • FinDreams Battery milik BYD bekerja sama dengan Changsha Fusheng Technology mengembangkan sistem Blade Battery berstandar otomotif untuk lokomotif industri dan pertambangan di China.
  • FinDreams akan menangani riset, pengembangan, dan produksi baterai, sementara Changsha Fusheng mengintegrasikan sistem kendali; spesifikasi, nilai kontrak, volume pasokan, dan jadwal komersial belum diungkap.
  • Ekspansi ini melanjutkan penggunaan Blade Battery pada truk tambang dan truk traktor listrik, saat pangsa pemasangan baterai BYD di China Januari-Juli 2026 mencapai 18 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

BYD memperluas pemanfaatan teknologi baterai Blade ke sektor transportasi yang selama ini tidak terlalu identik dengan perusahaan tersebut. Melalui anak usaha baterainya, FinDreams Battery, BYD menjalin kerja sama untuk mengembangkan sistem baterai bagi lokomotif yang digunakan di kawasan industri dan pertambangan.

Kerja sama tersebut dilakukan bersama Changsha Fusheng Technology. Kesepakatan ditandatangani pada 7 September 2026 di kantor pusat BYD di Pingshan, Shenzhen. Langkah ini menunjukkan bahwa teknologi baterai yang selama ini dikenal melalui mobil listrik BYD mulai diarahkan untuk kebutuhan kendaraan berat dan operasional khusus.

  1. 1. Baterai blade masuk ke sektor lokomotif

    ilustrasi BYD ATTO 1
    ilustrasi BYD ATTO 1 (byd.com)

    Mengutip CarNewsChina.com, FinDreams Battery menandatangani perjanjian kerja sama dengan Changsha Fusheng Technology untuk mengembangkan sistem Blade Battery bagi lokomotif industri dan pertambangan. Kendaraan yang menjadi sasaran mencakup lokomotif untuk fasilitas industri, area tambang, depo kereta, hingga kebutuhan langsir dan transportasi di dalam kawasan tertentu.

    Menariknya, baterai yang dikembangkan untuk lokomotif tersebut harus menggunakan standar automotive-grade. Dalam kerja sama ini, FinDreams Battery akan memberikan dukungan untuk riset, pengembangan, serta produksi baterai. Sementara itu, Changsha Fusheng bertanggung jawab terhadap integrasi sistem dan pengembangan aplikasi dengan memanfaatkan teknologi manajemen baterai serta kendali elektronik yang dimilikinya.

  2. 2. Menyasar kendaraan yang bekerja di kawasan industri

    ilustrasi BYD Seal
    ilustrasi BYD Seal (byd.com)

    Changsha Fusheng sendiri mengembangkan sistem energi terintegrasi untuk berbagai peralatan yang beroperasi di area tertentu. Dalam proyek bersama BYD, perusahaan tersebut akan mengintegrasikan Blade Battery dengan sistem kendali yang dibutuhkan untuk operasional lokomotif industri.

    Namun, belum banyak informasi mengenai spesifikasi teknis baterai maupun lokomotif yang akan menggunakan teknologi tersebut. Pengumuman kerja sama juga belum mengungkap nilai kontrak, volume pasokan baterai, spesifikasi lokomotif, maupun jadwal dimulainya operasi komersial.

  3. 3. Bukan pertama kali blade battery dipakai kendaraan berat

    logo BYD
    logo BYD (byd.com)

    Pengembangan baterai untuk lokomotif menjadi langkah baru bagi BYD, tetapi perusahaan sebenarnya sudah memiliki pengalaman memasok Blade Battery untuk kendaraan berat. Pada Juni 2026, BYD menyerahkan 100 unit truk tambang listrik T31 di Shenzhen. Setiap truk tersebut menggunakan baterai Blade berkapasitas 424 kWh.

    BYD juga telah mengembangkan truk traktor listrik Q3 yang menggunakan Blade Battery. Kendaraan tersebut diperkenalkan dalam sebuah acara di Hunan pada April 2026, ketika BYD mengamankan kesepakatan untuk 150 truk berat energi baru. Di sisi lain, FinDreams Battery juga memperluas kerja sama di sektor pertambangan dan transportasi industri, termasuk rencana mengeksplorasi proyek truk tambang listrik di Mongolia.

    Perluasan ini berlangsung ketika posisi BYD sebagai pemasok baterai di China masih berada di bawah CATL. Sepanjang Januari-Juli 2026, BYD memasang 72 GWh baterai kendaraan listrik di pasar domestik China dengan pangsa 18 persen. Angka tersebut turun 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, CATL mencatat pemasangan 186 GWh dengan pangsa 46 persen, atau tumbuh 22 persen secara tahunan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More