Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ciri Karet Wiper Mobil Sudah Getas, Wajib Banget Diganti
ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Vitali Adutskevich)
  • Wiper berperan menjaga pandangan saat hujan, tetapi karet dapat menua akibat paparan panas, air, debu, dan perubahan suhu sehingga kinerjanya menurun.
  • Karet wiper getas ditandai tekstur keras, kaku, dan tidak lentur, sehingga tidak mampu menempel sempurna serta mengikuti permukaan kaca.
  • Sapuan bergaris atau berbercak dan suara berdecit menandakan wiper perlu diperiksa atau diganti untuk mencegah pandangan buram dan baret pada kaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Karet wiper mobil bisa jadi keras karena kena panas, air, dan debu lama-lama. Wiper lalu tidak bisa menyapu kaca dengan baik saat hujan. Kaca bisa ada garis air dan bercak. Wiper juga bisa bunyi cit-cit. Kalau begitu, karetnya perlu dicek dan diganti supaya pengemudi bisa melihat jalan jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wiper mobil menjadi komponen kecil yang memiliki peran besar terhadap keselamatan berkendara, terutama ketika hujan turun. Bilah wiper bertugas menyapu air dari kaca depan agar pandangan pengemudi tetap jelas selama perjalanan.

Sayangnya, kondisi karet wiper sering luput dari perhatian. Padahal, material karet bisa mengalami perubahan setelah digunakan dalam waktu lama dan terpapar panas matahari. Ketika sudah getas, kemampuan wiper membersihkan kaca akan ikut menurun.

1. Karet mulai keras dan tidak lentur

ilustrasi merawat karet wiper (vecteezy.com/IVAN SVIATKOVSKYI))

Ciri paling mudah dikenali adalah tekstur karet yang berubah. Wiper yang masih bagus biasanya terasa lentur ketika disentuh dan mampu mengikuti permukaan kaca. Sebaliknya, karet yang mulai getas akan terasa lebih keras, kaku, atau bahkan seperti kehilangan elastisitasnya.

Perubahan tersebut terjadi karena karet terus terpapar sinar matahari, panas, air, debu, dan perubahan suhu. Seiring waktu, material dapat mengalami penuaan sehingga tidak lagi mampu menempel dengan sempurna pada permukaan kaca. Jika kondisi ini dibiarkan, kinerja wiper akan semakin menurun terutama ketika hujan deras.

2. Sapuan meninggalkan garis dan bercak air

ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Lucas Pezeta)

Karet wiper yang sudah aus biasanya tidak mampu menyapu air secara merata. Ketika digunakan, kaca mungkin masih menyisakan garis-garis air, bercak, atau area yang tidak benar-benar bersih. Kondisi tersebut akan semakin terlihat ketika hujan cukup deras atau terkena cahaya lampu kendaraan dari arah berlawanan.

Selain mengganggu pandangan, sisa air yang tidak tersapu dapat membuat kaca tampak buram. Pengemudi akhirnya harus mengandalkan washer atau mengaktifkan wiper berulang kali agar mendapatkan pandangan yang lebih jelas. Jika pola seperti ini mulai sering terjadi, kondisi bilah wiper sebaiknya segera diperiksa.

3. Muncul suara berdecit saat wiper bekerja

ilustrasi wiper mobil (pexels.com/Sergey Isaev)

Wiper yang masih dalam kondisi baik umumnya bergerak dengan suara yang relatif halus. Jika terdengar suara berdecit, berderit, atau gesekan yang cukup keras ketika bilah bergerak, kondisi karet perlu diperhatikan. Suara tersebut dapat muncul karena permukaan karet sudah keras dan tidak lagi bekerja dengan baik di atas kaca.

Dalam kondisi tertentu, karet yang sudah getas juga dapat meninggalkan bekas pada kaca dan membuat permukaannya lebih cepat mengalami baret jika terus digunakan. Karena itu, penggantian wiper sebaiknya tidak menunggu sampai bilah benar-benar rusak. Pemeriksaan sederhana secara berkala dapat membantu memastikan wiper tetap mampu bekerja maksimal ketika hujan datang, sehingga visibilitas dan keselamatan berkendara tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article