Debu vulkanik yang menempel di mobil tidak boleh diperlakukan seperti debu biasa. Partikel abu hasil erupsi dapat memiliki sifat abrasif sehingga berpotensi menggores permukaan kendaraan, termasuk kaca depan.
Masalah bisa menjadi lebih serius ketika pengemudi langsung menyalakan wiper untuk membersihkan kaca yang masih dipenuhi abu. Alih-alih membuat pandangan lebih jelas, tindakan tersebut justru dapat menyeret partikel keras di permukaan kaca dan meninggalkan goresan.
