Huawei dan SAIC Kolaborasi Bikin Mobil Listrik Harga Terjangkau

- Huawei berkolaborasi dengan SAIC Motor untuk memperkenalkan merek EV baru, Shangjie, di Indonesia.
- Shangjie menjadi portofolio kelima Huawei di bidang otomotif, dengan harga mulai dari 150-200 ribu yuan atau sekitar Rp300-400 jutaan.
- Model pertama Shangjie adalah SUV kompak yang akan diluncurkan pada kuartal keempat 2025, menargetkan anak muda yang fokus pada nilai kendaraan listrik.
Jakarta, IDN Times - Huawei akan memperdalam terobosannya ke sektor kendaraan listrik (EV) melalui aliansi strategis dengan SAIC Motor, produsen mobil terkemuka asal China.
Dilansir Carnewschina, kolaborasi ini akan memperkenalkan merek EV baru, yang sejauh ini diperkenalkan dengan nama Shangjie. Kabarnya merek ini akan meluncur resmi pada 10 April 2025.
1. Portofolio kelima

Shangjie akan menjadi portofolio kelima Huawei di bidang otomotif. Usaha terbaru ini memperluas kehadiran Huawei yang sudah signifikan di pasar EV.
Huawei menawarkan ekosistem Harmony Intelligent Mobility miliknya kepada beberapa merek-merek kendaraan listrik seperti Aito M9, Luxeed R7, dan yang lainnya di China.
2. Produk dengan harga terjangkau

Kabarnya, model pertama Shangjie nantinya merupakan SUV kompak dengan banderol yang terjangkau, yaitu mulai dari 150 ribu hingga 200 ribu yuan atau setara Rp300 jutaan sampai Rp400 jutaan.
Mobil pertamanya dijadwalkan meluncur pada kuartal keempat 2025, menargetkan anak-anak muda yang lebih berfokus pada nilai sebuah kendaraan listrik.
3. Dibangun oleh SAIC

Model Shangjie nantinya dibangun di atas platform milik SAIC yang sudah ada, kemungkinan dari Marvel RC7. Model ini akan mengintegrasikan arsitektur kendaraan listrik Huawei, sistem mengemudi otonom ADS canggih, dan kokpit pintar HarmonyOS.
Kemudian, ada indikasi bahwa opsi powertrain mungkin termasuk versi listrik murni dan EREV (Extended Range Electric Vehicles), memanfaatkan keahlian SAIC di bidang ini.



















