Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kesalahan Parkir yang Bisa Perpendek Umur Ban dan Suspensi Mobil

5 Kesalahan Parkir yang Bisa Perpendek Umur Ban dan Suspensi Mobil
ilustrasi mobil parkir (pexels.com/Erik Mclean)
Intinya Sih
  • Cara parkir yang salah, seperti roda miring atau permukaan tidak rata, bisa bikin beban mobil nggak seimbang dan mempercepat keausan ban serta suspensi.
  • Kebiasaan naik turun trotoar dan membiarkan mobil diam terlalu lama dapat menyebabkan deformasi ban serta menurunkan performa suspensi secara perlahan.
  • Memarkir mobil dengan beban berlebih tanpa menguranginya bisa memperpendek umur komponen karena tekanan ekstra pada ban dan sistem suspensi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Banyak orang menganggap parkir hanya soal memposisikan mobil lalu selesai. Padahal, cara parkir yang kurang tepat bisa berdampak besar pada kondisi ban dan suspensi. Beban yang tidak merata, sudut roda yang dipaksa, hingga permukaan parkir yang kurang ideal dapat mempercepat keausan komponen tanpa disadari.

Kebiasaan kecil yang terlihat sepele ini sering terjadi dalam keseharian, terutama saat terburu-buru atau merasa situasi masih aman. Padahal, efeknya baru terasa dalam jangka panjang, seperti ban cepat aus atau suspensi terasa tidak nyaman. Yuk mulai perhatikan cara parkir agar kondisi mobil tetap prima dan usia komponen lebih panjang!

1. Parkir dengan posisi roda miring terlalu lama

ilustrasi mobil parkir
ilustrasi mobil parkir (pexels.com/WAVYVISUALS)

Memarkir mobil dengan posisi roda yang tidak lurus sering terjadi tanpa disadari. Misalnya saat berhenti di area sempit atau setelah berbelok tajam lalu mesin langsung dimatikan. Posisi ini membuat beban pada ban dan komponen suspensi tidak tersebar secara merata.

Jika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, tekanan pada satu sisi ban akan meningkat. Dampaknya, permukaan ban bisa mengalami keausan tidak merata dan memicu getaran saat mobil digunakan. Selain itu, komponen seperti tie rod dan bushing juga berpotensi mengalami tekanan berlebih.

2. Parkir di permukaan tidak rata tanpa pengaman

ilustrasi mobil parkir saat hujan
ilustrasi mobil parkir saat hujan (pexels.com/Mario Alvarado)

Permukaan parkir yang miring atau tidak rata sering dianggap sepele, terutama di area rumah atau pinggir jalan. Padahal, posisi ini membuat distribusi beban kendaraan menjadi tidak seimbang. Suspensi di satu sisi harus bekerja lebih keras menahan beban dibanding sisi lainnya.

Tanpa pengaman seperti ganjal roda, tekanan ini bisa berlangsung terus-menerus. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menyebabkan penurunan performa suspensi dan ketidakstabilan saat berkendara. Ban juga bisa mengalami deformasi akibat tekanan yang tidak merata.

3. Terlalu sering naik turun trotoar saat parkir

ilustrasi mobil parkir
ilustrasi mobil parkir (pexels.com/Max Avans)

Kebiasaan menaikkan mobil ke trotoar saat parkir sering dilakukan untuk menghemat ruang. Namun, tindakan ini memberikan tekanan tambahan pada ban dan suspensi, terutama jika dilakukan dengan sudut yang tajam. Benturan kecil yang terjadi berulang dapat memengaruhi struktur komponen.

Ban bisa mengalami kerusakan pada dinding samping atau sidewall, yang sering kali tidak langsung terlihat. Sementara itu, suspensi dapat mengalami keausan lebih cepat akibat beban kejut yang terus berulang. Efeknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi akan muncul seiring waktu.

4. Parkir terlalu lama tanpa menggerakkan mobil

ilustrasi mobil parkir
ilustrasi mobil parkir (pexels.com/ Connor McManus)

Mobil yang dibiarkan parkir dalam waktu lama tanpa pergerakan juga berisiko terhadap kondisi ban. Tekanan kendaraan yang terus bertumpu pada satu titik dapat menyebabkan bagian ban menjadi datar atau dikenal sebagai flat spot. Kondisi ini membuat kenyamanan berkendara menurun.

Selain ban, suspensi juga bisa kehilangan fleksibilitas akibat jarang digunakan. Komponen seperti per dan shock absorber membutuhkan pergerakan agar tetap bekerja optimal. Tanpa itu, performa suspensi dapat menurun saat mobil kembali digunakan.

5. Mengabaikan beban berlebih saat parkir

ilustrasi mengangkut barang
ilustrasi mengangkut barang (pexels.com/Gustavo Fring)

Memarkir mobil dalam kondisi membawa beban berlebih sering kali tidak menjadi perhatian. Padahal, beban tambahan ini memberikan tekanan ekstra pada ban dan suspensi, terutama jika mobil diparkir dalam waktu lama. Distribusi beban yang tidak ideal bisa mempercepat keausan komponen.

Ban akan menerima tekanan lebih besar dari kapasitas normalnya, yang berpotensi menyebabkan deformasi. Suspensi juga harus menahan beban lebih berat dalam kondisi statis, yang bisa mengurangi umur pakainya. Mengurangi beban sebelum parkir menjadi langkah sederhana yang berdampak besar.

Kebiasaan parkir yang terlihat sederhana ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kendaraan. Ban dan suspensi merupakan komponen penting yang mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara. Menjaga keduanya tetap dalam kondisi optimal tentu menjadi hal yang gak bisa diabaikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Automotive

See More