Ini Batas Maksimal Tambalan pada Ban Mobil

- Kebocoran pada ban mobil harus diperhatikan
- Segera ganti ban yang terlalu banyak tambalan
- Pentingnya menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan
Jakarta, IDN Times - Ban menjadi komponen yang vital di mobil karena menentukan pengereman, kestabilan, hingga kendali pada kendaraan. Namun, sayangnya masih banyak pengendara yang menyepelekan kondisi ban.
"Selain dari sisi jarak, performa dan usia ban juga ditentukan oleh kebiasaan pemakaian kita sehari-hari," ujar National Sales Manager (PCR) Passenger Car Radial Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, Selasa (26/8/2025).
1. Kebocoran pada ban mobil

Salah satu masalah pada ban yang sering terjadi adalah ban bocor. Nah, menurut Hankook ada batas maksimal tambalan untuk ban mobil yang sudah bocor.
Sebaiknya pengemudi tidak menambal ban tubeless lebih dari empat kali, karena dapat membuat permukaan ban menjadi tidak rata dan mengurangi daya cengkeram ban yang nantinya berisiko terhadap kecelakaan.
2. Segera diganti dengan yang baru

Jika sudah terlalu banyak tambalan, Hankook menyarankan untuk segera menggantinya dengan ban yang baru demi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
"Kebiasaan buruk dalam memakai ban tidak hanya memperpendek umur ban, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros," jelas Apriyanto Yuwono.
3. Tekanan angin ban mobil

Setiap pabrikan mobil biasanya memberikan rekomendasi tekanan ban yang ideal, sesuai jenis dan berat mobil. Misalnya untuk SUV, disarankan menggunakan tekanan angin 35-40 psi.
Sementara untuk sedan 30-33 psi dan 30-36 psi untuk city car. Mengisi tekanan angin ban sesuai rekomendasi membuat laju kendaraan lebih ringan dan konsumsi bahan bakar lebih optimal.