ilustrasi sales mobil (pedes.com/Gustavo Fring)
Kondisi eksterior dapat memberikan petunjuk mengenai sejarah kendaraan. Perhatikan perbedaan warna cat, celah antarpanel yang tidak rata, bekas perbaikan, atau bagian bodi yang terlihat berbeda dari sisi lainnya. Detail tersebut bisa menjadi indikasi bahwa kendaraan pernah mengalami perbaikan bodi.
Selain eksterior, periksa bagian seperti rangka, ruang mesin, bagasi, dan area di balik karpet jika memungkinkan. Tidak semua bekas perbaikan berarti mobil bermasalah, tetapi calon pembeli perlu mengetahui sejarahnya. Dengan begitu, keputusan pembelian tidak hanya berdasarkan tampilan atau angka kilometer.
Mengecek mobil bekas sebaiknya tidak berhenti pada angka kilometer di odometer. Riwayat servis, kondisi mesin, kaki-kaki, transmisi, rem, hingga bodi dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi kendaraan. Kilometer tetap penting, tetapi sebaiknya dibaca bersama dengan berbagai informasi lainnya.
Jika memungkinkan, lakukan inspeksi dan test drive secara menyeluruh sebelum membeli. Untuk kendaraan yang harganya cukup besar, pemeriksaan oleh mekanik independen juga dapat membantu menemukan masalah yang mungkin tidak terlihat secara kasatmata. Dengan cara tersebut, calon pembeli bisa menilai mobil berdasarkan kondisi sebenarnya, bukan hanya angka yang tertera di dashboard.