Kaki Selonjoran di Atas Dashboard Mobil, Ini 3 Bahayanya!

- Meletakkan kaki di dashboard berisiko memicu cedera serius saat airbag mengembang, karena lutut dan kaki dapat terdorong keras ke wajah atau dada.
- Saat benturan atau pengereman mendadak, posisi ini dapat menyebabkan patah tulang, kerusakan sendi, cedera panggul, hingga gangguan tulang belakang yang membutuhkan pemulihan panjang.
- Posisi kaki di dashboard juga bisa mengganggu ruang gerak dan pandangan; penumpang dianjurkan duduk tegak, memakai sabuk pengaman, serta menempatkan kaki di area pijakan.
Duduk santai di kursi penumpang sambil meluruskan kaki ke atas dashboard mobil mungkin terasa nyaman, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Posisi ini sering dianggap sebagai cara sederhana untuk mengurangi pegal setelah berjam-jam duduk di dalam kabin.
Namun, kebiasaan tersebut menyimpan risiko keselamatan yang serius. Dashboard bukan tempat untuk menopang kaki, terlebih ketika mobil sedang melaju. Selain mengganggu konsentrasi pengemudi, posisi ini bisa memperparah cedera apabila terjadi kecelakaan atau airbag mengembang.
1. Risiko cedera serius ketika airbag mengembang

ilustrasi kaki di dashboard (pexels.com/LoĆÆc Alejandro) Bahaya paling besar dari kebiasaan selonjoran di atas dashboard adalah ketika airbag penumpang depan mengembang. Airbag dirancang untuk mengembang dengan cepat saat terjadi benturan tertentu, membantu menahan tubuh penumpang agar tidak membentur bagian interior mobil. Sistem ini bekerja berdasarkan asumsi bahwa penumpang duduk dalam posisi yang benar, dengan kaki berada di area pijakan.
Jika kaki berada di atas dashboard, posisi tubuh menjadi tidak sesuai dengan rancangan keselamatan tersebut. Ketika airbag mengembang, lutut dan kaki dapat terdorong keras ke arah wajah atau dada. Akibatnya, penumpang berisiko mengalami cedera serius pada tulang, panggul, wajah, hingga bagian tubuh lainnya.
Risiko ini tetap ada meskipun mobil berjalan pelan. Airbag tidak hanya berpotensi mengembang saat kecelakaan berkecepatan tinggi, tetapi juga pada benturan tertentu yang memenuhi kondisi pemicunya. Karena itu, jangan menganggap posisi selonjoran aman hanya karena perjalanan terasa santai atau mobil sedang melaju di jalan perkotaan.
2. Bisa menyebabkan patah tulang dan cedera permanen

ilustrasi kaki di dashboard (pexels.com/kurmyshov) Posisi kaki di atas dashboard membuat kaki berada dekat dengan kaca depan dan memiliki ruang gerak yang terbatas ketika terjadi benturan. Dalam kecelakaan, tubuh penumpang bisa terdorong ke depan secara mendadak. Jika lutut dan kaki berada pada posisi yang salah, tekanan benturan dapat diteruskan ke panggul, tulang belakang, atau bagian tubuh lainnya.
Cedera yang mungkin terjadi meliputi patah tulang kaki, kerusakan sendi, cedera panggul, hingga gangguan tulang belakang. Tingkat keparahannya bergantung pada kondisi kecelakaan dan posisi tubuh saat benturan. Pada kasus tertentu, cedera tersebut dapat membutuhkan operasi dan pemulihan panjang, bahkan berpotensi menimbulkan keterbatasan gerak dalam jangka panjang.
Masalahnya, kecelakaan bisa terjadi tanpa banyak peringatan. Pengemudi mungkin harus mengerem mendadak untuk menghindari kendaraan lain, sementara mobil di depan bisa berhenti tiba-tiba. Posisi kaki yang tidak semestinya akan membuat penumpang lebih rentan mengalami cedera ketika tubuh terhentak.
3. Mengganggu keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan

ilustrasi kaki di dashboard (pexels.com/gpointstudio) Selain berbahaya saat kecelakaan, kebiasaan ini juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain. Kaki yang terangkat ke dashboard bisa membatasi ruang gerak, menghalangi sebagian pandangan melalui kaca depan, atau mengganggu pengemudi jika posisi kaki terlalu dekat dengan area kendali kendaraan. Perjalanan yang seharusnya nyaman pun menjadi kurang aman.
Cara yang lebih baik untuk mengurangi pegal adalah mengatur posisi kursi dengan benar, menggunakan sandaran punggung sesuai kebutuhan, dan berhenti sejenak di tempat aman saat perjalanan panjang. Penumpang depan sebaiknya duduk tegak dengan punggung bersandar, sabuk pengaman terpasang, serta kedua kaki berada di area pijakan.
Dashboard memang terlihat seperti tempat yang nyaman untuk meluruskan kaki, tetapi fungsinya bukan untuk itu. Menjaga posisi duduk tetap benar merupakan langkah sederhana yang bisa membantu mengurangi risiko cedera serius. Kenyamanan selama perjalanan tetap penting, tetapi keselamatan harus menjadi prioritas utama.





















