ilustrasi jok mobil dari bahan kulit (pexels.com/Asm Arif)
Setiap orang memiliki tinggi badan dan posisi duduk yang berbeda. Karena itu, pengaturan headrest sebaiknya dilakukan setiap kali posisi jok berubah atau ketika kursi digunakan oleh orang lain.
Cara sederhananya adalah menaikkan atau menurunkan headrest hingga bagian tengahnya sejajar dengan bagian belakang kepala. Usahakan bagian atas headrest tidak berada jauh di bawah bagian atas kepala.
Setelah tinggi headrest sesuai, atur juga posisi jok agar tubuh duduk dengan nyaman dan punggung mendapatkan penopang yang baik. Jangan mengatur posisi duduk terlalu rebah karena dapat memengaruhi cara sabuk pengaman dan headrest bekerja saat terjadi kecelakaan.
Khusus untuk kursi penumpang belakang, pastikan headrest tidak dilepas hanya karena dianggap mengganggu pandangan. Jika kursi digunakan penumpang, headrest sebaiknya tetap terpasang dan diatur sesuai tinggi tubuh.
Headrest bukan sekadar aksesori interior. Posisi yang terlalu rendah dapat membuat perlindungan terhadap kepala dan leher tidak bekerja maksimal ketika terjadi benturan.
Karena itu, sebelum mulai berkendara, luangkan beberapa detik untuk memeriksa posisi jok, sabuk pengaman, dan headrest. Pengaturan sederhana tersebut bisa membuat perjalanan terasa lebih nyaman sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik.