ilustrasi mengisi baterai mobil listrik (unsplash.com/Priscilla Du Preez 🇨🇦)
Strategi ini menunjukkan bahwa Li Auto ingin memiliki kendali lebih besar terhadap teknologi baterai sekaligus pasokannya. Liu Zhimin, Senior Director of Power Batteries Li Auto, mengatakan, “Battery technology is not a commodity.” Ia menjelaskan bahwa pengendalian desain dasar dan standar manufaktur memungkinkan perusahaan memperoleh kepastian pasokan sekaligus mempercepat inovasi sesuai kebutuhan pengguna.
Li Auto sebelumnya merupakan salah satu pelanggan besar CATL. Bahkan pada April 2026, perusahaan tersebut tercatat sebagai pelanggan baterai kendaraan listrik terbesar keempat CATL. Kini, posisinya mulai berubah seiring peningkatan penggunaan baterai internal.
Langkah Li Auto juga mengingatkan pada strategi Xpeng yang lebih dulu mengurangi penggunaan baterai CATL. Namun, perubahan tersebut bukan berarti CATL kehilangan seluruh pasar produsen mobil China. Beberapa pemain lain justru meningkatkan kerja sama, termasuk Leapmotor yang menggunakan baterai CATL pada seluruh lini model D-series kelas atas.
Bagi Li Auto, pengembangan baterai sendiri bukan sekadar soal mengganti pemasok. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk mengontrol teknologi inti, menjaga pasokan, dan mempercepat pengembangan kendaraan listrik generasi berikutnya.