Penjualan Mobil Listrik China Oktober 2026, BYD Masih Teratas

- BYD memimpin penjualan global mobil penumpang Oktober 2026 dengan 483.125 unit, jauh di atas Geely yang mengirimkan 214.996 unit.
- Leapmotor mengirimkan 106.127 kendaraan, naik 50,99 persen tahunan, sementara Xpeng mencetak rekor 50.237 unit dan penjualan luar negeri 13.326 unit.
- Persaingan NEV China turut diramaikan Changan Nevo, Great Wall Motor, GAC Aion, Nio, HIMA, Li Auto, BAIC NEV, dan Voyah dengan capaian penjualan beragam.
Persaingan produsen kendaraan listrik di China semakin ketat. Data penjualan global Oktober 2026 menunjukkan BYD masih memimpin dengan angka hampir setengah juta unit. Sementara itu, Geely menempati posisi kedua, disusul Leapmotor yang mencatatkan pertumbuhan pengiriman cukup tinggi.
Di luar tiga besar, sejumlah merek seperti Xpeng, Xiaomi, Nio, dan Changan juga menunjukkan perkembangan menarik. Berdasarkan data yang dihimpun CarNewsChina, performa setiap produsen memperlihatkan persaingan kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) yang semakin beragam.
1. BYD dan Geely masih menguasai dua posisi teratas

BYD Atto 1 Premium (byd.com) BYD membukukan penjualan global sebanyak 483.125 mobil penumpang pada Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, seri Dynasty dan Ocean menyumbang 423.843 unit. Sementara itu, Fang Cheng Bao mencatatkan 43.872 unit, Denza sebanyak 15.152 unit, dan Yangwang 258 unit. Angka ini memperlihatkan dominasi lini produk utama BYD dalam menopang penjualan perusahaan.
Geely berada di posisi kedua dengan pengiriman 214.996 unit. Kontributor terbesarnya berasal dari Geely Galaxy sebanyak 153.385 unit. Kemudian, Zeekr menyumbang 32.483 unit dan Lynk & Co sebanyak 18.521 unit. Selisih penjualan kedua perusahaan masih cukup jauh, tetapi Geely tetap menunjukkan kekuatan melalui beragam merek dan segmen kendaraan yang dimilikinya.
2. Leapmotor dan Xpeng mencatat pertumbuhan menarik

ilustrasi mobil Leapmotor (dok. Leapmotor) Leapmotor mengirimkan 106.127 kendaraan pada Oktober 2026, meningkat 50,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini sekaligus menjadi bulan keempat berturut-turut perusahaan tersebut mencatatkan pengiriman di atas 100 ribu unit. Leapmotor juga menyampaikan rencana mencapai pengiriman kendaraan ke dua juta pada November 2026.
Xpeng mencatatkan pengiriman global sebanyak 50.237 unit, naik 21,8 persen secara bulanan dan 19,6 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi rekor bulanan baru bagi perusahaan. Menariknya, pengiriman ke pasar luar negeri mencapai 13.326 unit, meningkat 166 persen dibandingkan Oktober tahun lalu. Sementara itu, Xiaomi juga berhasil menjual lebih dari 50 ribu kendaraan. Perusahaan tersebut menargetkan penjualan 550 ribu unit sepanjang 2026 dan telah mencapai sekitar 60 persen dari targetnya.
3. Nio, Changan, dan merek lain ikut meramaikan persaingan

First drive Changan Nevo Q05 (Dok. Changan) Changan Nevo membukukan penjualan 63.648 unit, meningkat 36,9 persen dibandingkan September dan 75 persen secara tahunan. Merek kendaraan energi baru Changan lainnya, Deepal, mencatatkan penjualan 32.602 unit. Great Wall Motor juga menjual 49.499 kendaraan energi baru, termasuk 12.187 unit Ora dan 8.648 unit Wey. Adapun GAC Aion membukukan 42.357 unit, naik 56,8 persen secara tahunan.
Nio mengirimkan 34.246 kendaraan melalui tiga mereknya, yakni Nio sebanyak 18.125 unit, Onvo 8.383 unit, dan Firefly 7.738 unit. Sementara itu, jaringan HIMA milik Huawei mencatatkan 33.537 unit, sedangkan Li Auto mengirimkan 29.025 kendaraan. BAIC NEV membukukan 32.502 unit dan Voyah sebanyak 13.030 unit. Data tersebut menunjukkan persaingan pasar NEV China tidak hanya bergantung pada produsen terbesar, tetapi juga melibatkan banyak pemain dengan strategi dan segmen berbeda.




















